UN Masih Dibutuhkan untuk Pemetaan

UN Masih Dibutuhkan untuk Pemetaan

UN Masih Dibutuhkan untuk Pemetaan

Meski tak lagi menjadi penentu kelulusan, keberadaan Ujian Nasional (UN) masih dianggap penting untuk melakukan pemetaan kualitas pendidikan. Hal inilah yang membuat beberapa pihak menolak jika Mendikbud berencana menghapuskan UN.

Wakil Kepala Bidang Humas SMA N 3 Yogyakarta Agus Santoso menilai, UN

bermanfaat dalam melakukan pemetaan sekolah dan peningkatan mutu pembelajaran. Jika UN dihapuskan, pemerintah tak lagi memiliki data untuk pemetaan.

Namun, Agus juga menegaskan agar UN tak lagi kembali berfungsi sebagai penentu kelulusan. Jika UN akan difungaikan sebagai penentu kelulusan, menurutnya lebih baik UN ditiadakan.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim. Menurutnya, sebagai alat pemetaan kualitas pendidikan, UN masih perlu dipertahankan. Untuk mengurangi bebanan anggaran, Ramli meminta pemerintah untuk lebih memaksialkan UNBK.

“UNBK perlu didorong di seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, UNBK bisa dilaksanakan dengan memaksimalkan teknologi yang sudah ada tanpa harus menambah alat baru. UNBK juga bisa dilaksanakan tanpa harus dengan jadwal serentak.

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Efendi menyatakan akan melakukan kajian

internal terkait penyelenggaraan UN. Dimungkinkan, UN tak diadakan setiap tahun. Ini dilakukan untuk menghemat anggaran, karena UN tak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. UN hanya sebagai alat pemetaan. (Andi)

 

Baca Juga :