Tugas Mengatur dan Mengawasi Bank

Tugas Mengatur dan Mengawasi Bank

Berdasarkan undang-undang kewenangan BI dalam mengatur dan mengawasi bank meliputi:

  1. Memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank
  2. Menetapkan peraturan di bidang perbankan
  3. Melakukan pengawasan bank baik secara langsung maupun tidak langsung
  4. Mengenakan sanksi terhadap bank sesuai ketentuan perundangan

 

  1. Neraca Bank Sentral

     Kegiatan bank sentral di dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan moneter tercermin pada bentuk umum neraca yang disusun. Secara singkat pos-pos atau  rekening utama pada neraca bank sentral adalah sebagai berikut :

  1. Kekayaan (Assets)
  2. Cadangan, yang meliputi :

 – Sertifikat Emas

 – Special Drawing Rights (SDR)

 – Valuta Asing

  1. Pinjaman yang diberikan (loans), terutama kepada bank umum.
  2. Surat berharga (sebagian besar adalah surat berharga milik pemerintah).
  3. Kekayaan lain-lain, dapat berupatanah, gedung atau peralatan-peralatan,

  1. Hutang (Liabilities)
  2. Uang kertas
  3. Deposito merupakan bagian terbesar adalah deposito bank umum.
  4. Surplus diperoleh dari : bunga surat berharga yang ditahan, bunga pinjaman yang diberikan dan dari kegiatan lain.
  5. Lain-lain (misalnya: pengeluaran yang belum dibayar).

Dari uraian di atas jelas tampak bahwa pada dasarnya kekayaan bank sentral diperoleh dengan menciptakan hutang terhadap dirinya sendiri. Seperti pada contoh pembelian surat berharga, kekayaan yang berupa surat berharga ini dapat diperoleh dengan menciptakan hutang berupa deposito bank umum.

sumber :

https://bloggermuslimah.id/jasa-penulisan-artikel/