TELSOM TELMIN 2018 kaji keamanan siber ASEAN

TELSOM TELMIN 2018 kaji keamanan siber ASEAN

TELSOM TELMIN 2018 kaji keamanan siber ASEAN

Pertemuan Telecommunications and Information Technology Senior Officials Meeting (TELSOM) dan ASEAN Telecommunications and Information Techology Ministers Meeting (TELMIN) di Ubud, Bali, antara lain menitikberatkan pada keamanan siber regional ASEAN dan data pribadi.

“Sangat dinamis, maka kami harus review ICT Masterplan 2020 ada beberapa isu

yang perlu lebih diperdalam, terutama mengenai cyber security. Dari sepuluh negara ASEAN semua setuju itu merupakan tantangan yang perlu dicarikan solusinya, segera,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat ditemui di sela rapat, Rabu.

Sejauh ini, seperti dijelaskan Rudiantara, belum ada protokol di tingkat ASEAN

yang mengatur apa yang harus dilakukan sebuah negara ketika negara lain di ASEAN terkena serangan siber. Menurut Rudiantara, para menteri komunikasi mengusulkan perlu ada pandangan yang sama untuk menyikapi serangan siber ini.

Misalnya, jika terjadi serangan siber di sebuah negara, ia perlu segera memberi tahu negara lain untuk mendapatkan bantuan, atau sebisa lain melindungi agar serangan tidak meluas ke negara lain.

“Nomor satu adalah keamanan siber. Harus sesegera mungkin

, itu menjadi prioritas utama,” kata Rudiantara.

Hal penting lainnya yang turut menjadi pembahasan dalam acara ini adalah mengenai ekonomi digital, bagaimana perpindahan data dari satu negara ke negara lain di dalam ASEAN serta bagaimana melindungi data pribadi.

Belum seluruh negara ASEAN memiliki peraturan untuk melindungi data pribadi. Indonesia sendiri baru akan membahas undang-undang tersebut pada 2019 mendatang.

sumber :

https://ruangseni.com/seva-mobil-bekas/