Teknologi layar lipat Samsung dicuri

Teknologi layar lipat Samsung dicuri

Teknologi layar lipat Samsung dicuri

Teknologi layar lipat yang belum lama lalu diperkenalkan Samsung, telah dicuri dan dijual ke perusahaan China, menurut jaksa di Korea Selatan.

Kantor Kejaksaan Distrik Suwon menuduh 11 orang yang terlibat dalam pencurian rahasia teknologi milik Samsung itu, kata kantor kejaksaan itu dalam pernyataannya sebagaimana dilaporkan WTVA–media yang berafiliasi dengan NBC, dikutip Jumat.

Jaksa menuduh bahwa pemasok Samsung membocorkan cetak biru “laminasi panel 3D edge OLED fleksibel” kepada perusahaan dalam grupnya.

Perusahaan itu kemudian menjual rahasia teknologi ke perusahaan China

dengan harga hampir 14 juta dolar atau sekitar Rp200 miliar lebih, menurut jaksa.

Mereka tidak menyebut orang atau perusahaan yang terlibat dalam pencurian itu. Samsung Display, anak perusahaan konglomerat Korea Selatan, mengatakan dalam sebuah pernyataan Jumat bahwa mereka terkejut dengan hasil penyelidikan oleh jaksa.

Temuan ini datang pada saat persaingan yang semakin ketat untuk teknologi

baru di antara para pesaing.

Jaksa mengatakan Samsung menginvestasikan enam tahun dan sekitar 150 miliar won ($ 130 juta) untuk mengembangkan layar yang bisa ditekuk.

Karena permintaan untuk smartphone kelas atas mulai berkurang di pasar-pasar utama

, perusahaan telah mencari hal besar berikutnya untuk meyakinkan konsumen untuk meningkatkan perangkat mereka.

Baca Juga :