Tahap Perencanaan Pembangunan Daerah

Tahap Perencanaan Pembangunan Daerah

Tahap Perencanaan Pembangunan Daerah
Tahap Perencanaan Pembangunan Daerah

Menurut Blakely (1989)

Ada 6 tahap dalam proses perencanaan pembangunan ekonomi daerah yaitu:

TAHAP KEGIATAN
I Pengumpulan dan Analisis Data

Ø      Penentuan Basis Ekonomi

Ø      Analisis Struktur Tenaga Kerja

Ø      Evaluasi Kebutuhan Tenaga Kerja

Ø      Analisis Peluang dan Kendala Pembangunan

Ø      Analisis Kapasitas Kelembagaan

II Pemilihan Strategi Pembangunan Daerah

Ø      Penentuan Tujuan dna Kriteria

Ø      Penentuan Kemungkinan-kemungkinan Tindakan

Ø      Penyusunan Strategi

III Pemilihan Proyek-proyek Pembangunan

Ø      Identifikasi Proyek

Ø      Penilaian Viabilitas Proyek

IV Pembuatan Rencana Tindakan

Ø      Prapenilaian Hasil Proyek

Ø      Pengembangan Input Proyek

Ø      Penentuan Alternatif Sumber Pembiayaan

Ø      Identifikasi Struktur Proyek

V Penentuan Rincian Proyek

Ø      Pelaksanaan Studi Kelayakan Secara Rinci

Ø      Penyiapan Rencana Usaha (Busisness Plan)

Ø      Pengemabangan, Monitoring dan Pengevaluasian Program

Pemerintah Daerah Dalam Proses Pembangunan Ekonomi Daerah

Ada 4 peran yang diambil oleh pemerintah daerah dalam proses pembangunan ekonomi daerah yaitu :

Entrepreneur

Pemerintah daerah bertanggungjawab untuk menjalankan suatu usaha bisnis seperti BUMD yan harus dikelola lebih baik sehingga secara ekonomis menguntungkan.

Koordinator

Untuk menetapkan kebijakan atau mengusulkan strategi-strategi bagi pembangunan didaerahnya. Dalam peranya sebagia koordinator, pemerintah daerah bisa juga melibatkan lembaga-lembaga pemerintah lainnya, dunia usaha dan masyarakat dalam penyusunan sasaran-sa\saran konsistensi pembangunan daerah dengan nasional (pusat) dan menjamin bahwa perekonomian daerah akan mendapatkan manfaat yang maksimum daripadanya.

Fasilitator

Pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan melalui perbaikan lingkungan didaerahnya, hal ini akan mempercepat proses pembangunan dan prosedur perencanaan serta pengaturan penetapan daerah (zoning) yang lebih baik.

Stimulator

Pemerintah daerah dapat menstumulasi penciptaan dan pengembangan usaha melalui tindakan-tindakan khusus yang akan mempengaruhi  perusahaan-perusahaan untuk masuk ke daerah tersebut dan menjaga agar perusahaan yang telah ada tetap berada di daerah tersebut.

Sumber : https://blog.dcc.ac.id/contoh-teks-ulasan/