Sumber Informasi yang Mendasari Interaksi

Sumber Informasi yang Mendasari Interaksi

Sumber Informasi yang Mendasari Interaksi

Selain membahas aturan-aturan dalam interaksi sosial, Karl dan Yoels juga membahas sumber-sumber informasi yang mendasari interaksi seseorang dengan orang lain. Sama seperti Goffman yang menyatakan bahwa seseorang akan berusaha mencari informasi tentang orang lain yang ditemuinya agar dapat mendefinisikan situasi, Karl dan Yoels pun menyatakan bahwa apabila seseorang baru menjumpai orang lain yang belum dikenal, ia akan berusaha mencari informasi tentang orang itu. Karl dan Yoels berpendapat bahwa ada 7 sumber informasi dalam interaksi. Di antaranya sebagai berikut.

Warna Kulit
Ciri seseorang yang dibawa sejak lahir, seperti jenis kelamin, usia, dan ras sangat menentukan interaksi terutama pada masyarakat yang sehari-harinya berada di lingkungan yang diskriminatif. Contohnya, di negara Afrika Selatan pada era apartheid, orang kulit putih tidak mau berinteraksi dengan orang kulit hitam. Orang-orang kulit putih menganggap orang kulit hitam cenderung berperilaku kriminal.

Usia
Cara seseorang berinteraksi dengan orang yang lebih tua seringkali berbeda dengan orang yang sebaya, atau dengan orang yang lebih rnuda.

Jenis Kelamin
Jenis kelamin juga bisa mempengaruhi interaksi seseorang terhadap yang lainnya. Contoh, laki-laki cenderung menghindari sekelompok perempuan yang tengah membicarakan kosmetik atau model sepatu terbaru. Sebaliknya, perempuan pun cenderung menghindar dari percakapan laki-laki tentang sepak bola atau otomotif.

Penampilan Fisik
Selain warna kulit, usia, dan jenis kelamin, penampilan fisik juga sering menjadi sumber informasi dalam interaksi sosial. Umumnya, yang pertama kali dilihat dalam interaksi adalah penampilan fisik seseorang. Ada beberapa penelitian yang memperlihatkan bahwa orang yang berpenampilan menarik cenderung lebih mudah mendapatkan pasangan daripada orang dengan penampilan kurang menarik.

Bentuk Tubuh
Menurut penelitian Wells dan Siegal, orang cenderung menganggap bahwa terdapat kaitan antara bentuk tubuh dengan sifat seseorang. Orang yang memiliki tubuh endomorph (bulat, gemuk) dianggap memiliki sifat tenang, santai, dan pemaaf. Orang yang memiliki tubuh mesomorph (atletis, berotot) dianggap memiliki sifat dominan, yakin, dan aktif. Sementara orang yang bertubuh ectomorph (tinggi, kurus) dianggap bersifat tegang dan pemalu.

Pakaian
Sumber informasi juga dapat diperoleh dari pakaian seseorang. Seringkali seseorang yang berpakaian seperti eksekutif muda lebih dihormati dibandingkan dengan orang yang berpakaian seperti gelandangan.

Wacana
Dari pembicaraan seseorang, kita pun dapat memperoleh informasi-informasi tentang dirinya. Kadang-kadang kita mendengar seseorang berbicara bahwa ia baru saja bertemu dengan direktur sebuah perusahaan terkenal atau dengan seorang gubernur. Dari perkataan orang itu, kita bisa memperoleh informasi tentang orang itu. Dengan kata lain, kita bisa menebak status seseorang berdasarkan pembicaraannya, meskipun pada ada pula orang yang tidak berkata jujur tentang dirinya.

Sumber : https://forbeslux.co.id/