RUANG LINGKUP STRATEGI PEMBELAJARAN AL-QU’RAN

RUANG LINGKUP STRATEGI PEMBELAJARAN AL-QU’RAN

  1. Pendidik atau guru : mata pelajaran al-qur’an
  2. Peserta didik : kelas VII SMP Al-Hikmah
  3. Materi : hukum bacaan nun mati atau tanwin dan mim mati
  4. Tujuan: memahami, mempraktekkan dan menghafalkan hukum bacaan nun mati atau tanwin dan mim mati
  5. Metode: demonstrasi, driil, dan talking stick
  6. Media : Lks dan buku tajwid
  7. Evaluasi : Penilaian Proses dan Penilaian hasil tes

2.3 METODE PEMBELAJARAN AL-QUR’AN

  1. Metode demonstrasi dalam pembelajaran al-quran

            Metode berasal dari kata “Methodos” yang secara etimologis, berasal dari bahasa latin yaitu “Methodos”. Secara etimologis kata methodos berasal dari kata metha yang artinya dilalui dan hodos yang artinya jalan. Jadi methodos artinya jalan yang dilalui. Secara umum, “metode artinya jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai tujuan.

            Metode Demonstrasi adalah suatu metode mengajar dimana seorang guru atau orang lain yang sengaja diminta atau murid sendiri memperlihatkan pada seluruh kelas tentang suatu proses atau suatu kaifiyah melakukan sesuatu.[3] Metode demonstrasi merupakan metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada peserta didik tentang suatu proses, baik sebenarnya ataupun hanya sekedar tiruan.[4]

Jadi, dari pemaparan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian metode demonstrasi dalam pembelajaran Al-Qur’an adalah metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada peserta didik tentang suatu proses, baik sebenarnya ataupun hanya sekedar tiruan dalam pembelajaran Al-Qur’an terkait materi nun mati/tanwin dan mim mati.

Langkah-langkah metode demonstrasi dalam pembelajaran Al-Qur’an.

  • Langkah pertama yaitu pembukaan
  • Tujuan pembelajaran yaitu untuk memahami dan mempraktekkan hukum bacaan nun mati atau tanwin dan mim mati
  • Guru  menjelaskan tentang materi hukum nun mati atau tanwin dan mim mati beserta contohnya
  • Guru menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh siswa untuk mempraktekkan contoh hukum bacaan nun nun mati atau tanwin dan mim mati.
  • Guru mengucapkan contoh bacaan nun mati atau tanwin dan mim mati
  • Siswa mempraktekkan  ucapan guru tentang contoh nun mati atau tanwin dan mim mati dengan baik dan benar
  • Setelah itu siswa diberikan kesempatan untuk mengulang kembali apa yang telah dijelaskan dan di praktekkan oleh guru
  • Kemudian guru mengadakan evaluasi tentang materi bacaan hukum nun mati atau tanwin.

sumber :
https://robinschone.com/seva-mobil-bekas/