Connect with us

Hi, what are you looking for?

Finance

Ribuan Perangkat Desa Di Jember Belum Dapat Gaji Selama 5 Bulan

Perangkat Desa Belum Dapat Gaji

Jember – Beberapa perwakilan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang dijadikan sebagai wakil beberapa ribu perangkat desa pada 266 desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengadu ke Komisi A DPRD di tempat, Senin (3/5/2021), karena sepanjang 5 bulan semenjak Januari sampai Mei 2021 belum dapat gaji atau Penghasilan Tetap.

“Kami mengharap gaji rutin dapat cair saat sebelum Lebaran bersamaan dengan keperluan mendekati Hari Raya Idul fitri lumayan banyak,” kata Sekretaris DPD PPDI Jember Santos MV selesai rapat dengar opini di DPRD Jember.

Menurut dia, belum ada Peraturan Daerah (Perda) APBD 2021 jadi salah satunya pemicu belum cairnya penghasilan tetap, Sekitar nyaris 3.000 perangkat desa di Jember, dikutip dari Antara.

“Jika tidak bersamaan dengan Lebaran, kami bisa bersabar untuk menanti kapan pun Penghasilan tetap perangkat desa cair. Tetapi, masalahnya hadapi Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah,” katanya.

Upah perangkat desa atau penghasilan tetap perangkat desa itu mengambil sumber dari alokasi dana desa (ADD) di APBD Jember tahun 2021. Tetapi, Perda APBD 2021 masih pada proses penilaian gubernur dan tidak dapat dikerjakan sampai awalnya Mei 2021.

“Kami mengharap di depan nanti ada peraturan yang mengendalikan pendapatan rutin dibayar tiap bulan langsung ke rekening masing-masing perangkat desa,” ucapnya di Jember.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sepanjang 5 bulan belum terima upah, nyaris 90 % perangkat desa harus pinjam ke perbankan dan cari pendapatan lain dengan bertani atau usaha berdagang.

Tidak terbayarnya pendapatan rutin perangkat desa merambat pada persoalan pembayaran BPJS Kesehatan, hingga tidak terbayarkan sepanjang 5 bulan dan kartu JKN-KIS tidak dapat dipakai saat perangkat desa alami sakit.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menjelaskan faksinya akan berbicara dengan Pemerintah provinsi Jawa Timur berkaitan masalah yang terjadi dengan beberapa ribu perangkat desa.

“Perda APBD Jember hampir sebulan diberikan ke Gubernur Jawa timur untuk difasilitaskan, tetapi sampai awalnya Mei belum dilakukan oleh Pemkab Jember,” sebut politikus PDI Perjuangan itu.

Dia menjelaskan faksinya usaha optimal untuk menolong pencairan Penghasilan Tetap beberapa ribu perangkat desa dengan masih patuhi peraturan yang telah ada.

“Semoga nanti ada jalan keluar dan penghasilan tetap beberapa perangkat desa dapat dicairkan saat sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah,” katanya.

Pemerintahan merencanakan memberi Insentif ke karyawan non-ASN dengan upah di bawah Rp. 5 juta. Lewat peraturan ini, Semoga bisa tingkatkan daya membeli warga dalam program perbaikan perekonomian nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Written By

Menurut pepatah belajar itu tidak ada waktunya. So, belajar terus, sampai menemukan apa yang kamu inginkan.

Comments

You May Also Like

Business

Cara Menetaskan Telur Ikan Koi Dengan Mudah – Salah satu ide usaha yang bisa bertahan lama salah satunya yaitu budidaya ikan. Budidaya ikan koi...

Business

Sekarang tanaman porang mulai diminati oleh banyak petani karena komoditas baru ini tergolong mahal. Lalu bagaimana cara budidaya tanaman porang? Jenisnya apa saja? Serta...

Hobi

Mungkin tulisan ini bisa dikatakan sedikit usang, karena akan membahas definisi blog beserta manfaatnya. Tapi walaupun begitu, semoga tulisan ini bisa membantu bagi anda...

Business

Harga Dan Spesifikasi Lengkap, Makin Gahar!, Realme hari ini direncanakan melaunching hp terbaru yaitu Realme 8 dan Realme 8 Pro, Senin (29/3/2021). Realme menyebutnya...

Advertisement