Peraturan Perusahaan

PERATURAN PERUSAHAAN

PERATURAN PERUSAHAAN

Menimbang bahwa untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara Perusahaan dan Karyawan demi terciptanya ketenangan dan kepuasan bagi kedua belah pihak hingga dapat ditingkatkan produktivitas, serta mengingat akan wewenang yang ada padanya berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, maka Direksi HARDHI SMART CONSULTING dengan ini memutuskan menetapkan Peraturan Perusahaan sebagaimana tercantum di bawah ini.

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Perusahaan dan Karyawan

1 .Yang dimaksud dengan Perusahaan dalam peraturan ini adalah HARDHI SMART CONSULTING
berkedudukan diJakarta, didirikan berdasarkan Akta Notaris No.04.4676.89 tanggal 24 Oktober ,Notaris 2654705 di Jakarta. KEPMEN Kehakiman RI No.03 TH 2003, dengan cabang-cabang diwilayah Indonesia .
2.Yang dimaksud dengan Lingkungan Perusahaan adalah keseluruhan tempat yang berada dibawah penguasaan Perusahaan yang digunakan untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan.

3.Yang dimaksud dengan Karyawan adalah mereka yang mempunyai hubungan kerja dengan Perusahaan berdasarkan Surat Pengangkatan yang sah dan menerima upah.
4.Yang dimaksud dengan Istri Karyawan adalah 1 (satu) orang istri dari perkawinan yang sah dan terdaftar pada Departemen (Dept) HRGA.
5.Yang dimaksud dengan Suami Karyawan adalah 1 (satu) orang suami dari perkawinan yang sah dan terdaftar pada Dept HRGA.
6.Yang dimaksud dengan Anak Karyawan adalah anak pertama, kedua dan ketiga karyawan dari istri sah yang menjadi tanggungannya, belum bekerja dan belum menikah serta berusia dibawah 21 tahun dan terdaftar pada Dept HRGA.
7.Keluarga karyawan adalah suami/istri dan 3 (tiga) orang anak seperti pada ayat 6.
8.Yang dimaksud dengan Pekerjaan adalah pekerjaan yang dijalankan oleh karyawan untuk Perusahaan dalam suatu hubungan kerja tertentu yang telah disepakati bersama dalam suatu ikatan hubungan kerja.
9.Yang dimaksud dengan Pimpinan Perusahaan adalah mereka yang karena jabatannya mempunyai tugas memimpin Perusahaan.
10.Yang dimaksud dengan Direksi adalah anggota direksi dari Perusahaan sebagaimana tercantum dalam Akta Perusahaan.
11 .Yang dimaksud dengan Peraturan Perusahaan adalah peraturan-peraturan yang mengatur hubungan kerja, syarat-syarat kerja, kondisi kerja serta hak-hak dan kewaj iban Karyawan.BAB II
HUBUNGAN KERJA

Pasal 2
Penerimaan karyawan

1 .Pimpinan Perusahaan da lam menerima karyawan sesua i dengan keperluannya dengan syarat-syarat yang telah d itentukan oleh Perusahaan dan tidak menyimpang dari Undang-undang dan Peraturan yang berlaku.

2.Persyaratan umum calon Karyawan adalah :
a.Warga Negara Indonesia.
b.Berusia sekurang-kurangnya 18 (delapan belas) tahun sesua i Akte Kelahiran atau Tanda Kena l Lahir.
c.Mempunyai KTP ketika melamar.
d.Berbadan sehat dan berjiwa sehat berdasarkan surat keterangan kesehatan oleh Dokter.
e.Berkelakuan baik.
f.Lulus test yang diadakan oleh Perusahaan.

3.Persyaratan khusus sesuai dengan tuntutan dan spesifikasi pekerjaan yang harus dipenuhi atau ditempuh oleh calon Karyawan.

Pasal 3
Masa Percobaan

1 .Pada dasarnya Karyawan yang diterima, terlebih dahulu wajib menjalani masa percobaan selama 3 (tiga) bu lan sejak tanggal mulai dipekerjakan. Selama masa percobaan baik Perusahaan maupun Karyawan bebas sewaktu-waktu dengan pemberitahuan 1 x 24 jam dapat memutuskan hubungan kerja dengan tanpa syarat dan tanpa kewajiban memberi dan menuntut pesangon/ganti rugi dalam bentuk apapun.
2.Selama dalam masa percobaan prestasi kerja dan kondite Karyawan tersebut dinilai berdasarkan ketentuan tata cara penilaian yang berlaku. Apabila pada akhir masa percobaan Karyawan dinilai berhasil baik memenuhi persyaratan yang ditetapkan dapat diangkat menjad i karyawan tetap,dan sebaliknya apabila gagal akan d iputuskan hubungan kerjanya.
3.Masa percobaan 3 (tiga) bulan dimaksud diperhitungkan sebagai masa kerja.