Penyelenggara Pasar Tenaga Kerja

Penyelenggara Pasar Tenaga Kerja

Di Indonesia, penyelenggaraan bursa tenaga kerja ditangani oleh departemen tenaga kerja (Depnaker). Orang-orang atau lembaga-lembaga yang membutuhkan tenaga kerja dan melapor ke Depnaker dengan mennyampaikan jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan beserta persyaratannya. Kemudian Depnaker akan mengumumkan kepada masyarakat umum tentang adanya permintaan tenaga kerja tersebut. Sementara itu, para pencari kerja dapat mendaftarkan dirinya ke Depnaker dengan menyampaikan keterangan-keterangan tentang dirinya, keterangan tentang diri pribadi si pencari kerja ini sangat penting untuk dasar penyesuaian dengan kebutuhan tenaga kerja dari orang-orang atau lembaga-lembaga yang bersangkutan. Apabila ada kesesuaian Depnaker akan mempertemukan antara si pencari kerja dengan orang atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja tersebut untuk transaksi lebih lanjut.

Selain Depnaker, di Indonesia juga berkembang penyelenggaraan bursa tenaga kerja swasta yang bisa disebut perusahaan penyalur tenaga kerja. Perusahaan swasta yang berusaha mengumpulakan dan menampung pencari kerja, kemudian menyalurkan kepada orang-orang atau lembaga-lembaga yang membutuhkan tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Hongkong dan Arab Saudi. Sebelum diadakan penyaluran perusahaan, ini juga sering menyelenggarakan pelatihan kepada para pencari kerja yang ditampungnya. Apabila ada kesesuaian antara pencari kerja dengan orang atau lembaga yang membutuhkannya dapat dilakukan transaksi. Atas jasanya menyalurkan tenaga kerja ini perusahaantersebut akan mendapatkan komisi.


  1. Jenis-jenis Pasar Tenaga Kerja

  2. Pasar tenaga kerja terdidik, terlatih, tidak terdidik dan tidak terlatih.

Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus seperti dokter, akuntan, guru, dan lain-lain. Adapun tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang memerlukan latihan dan pengalaman seperti montir, sopir, koki, dan lain-lain:

–  Pasar tenaga kerja terdidik adalah pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja terdidik.

–   Pasar tenaga kerja terlatih adalah pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja terlatih.

–  Pasar tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih, seperti tukang angkut, tukang batu, dan lain-lain.

  1. Pasar tenaga kerja utama dan biasa

Pasar tenaga kerja utama (primary labour market) adalah pasar tenaga kerja yang memiliki ciri-ciri, sebagai berikut :

– Terjadi pada lingkungan perusahaan besar.

–  Manajemen perusahaan sangat baik.

– Tingkat pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan sangat tinggi.

– Gaji dan upah tinggi.

–  Jaminan sosial yang baik.

–  Disiplin pegawai sangat tinggi.

–  Jumlah perpindahan pegawai sedikit.

Pasar tenaga kerja biasa (secondary labour market) adalah pasar tenaga kerja yang memiliki ciri-ciri, sebagai berikut:

– Terjadi pada lingkungan perusahaan kecil.

– Manajemen perusahaan kurang baik.

– Tingkat pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan rendah,

–  Gaji dan upah rendah,

–  Jaminan sosial kurang baik,

–  Disiplin pegawai rendah,

–  Sering terjadi perpindahan pegawai.

 

Penyelenggara Pasar Tenaga Kerja

Penyelenggara Pasar Tenaga Kerja

Pengertian Pasar Tenaga Kerja