Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Pengertian Zakat Infaq Shodaqoh Dan Perbedaannya

pengertian zakat infaq shodaqoh

Pengertian Zakat Infaq Shodaqoh Dan Perbedaannya – banyak orang yang belum tahu pengertian zakat, infaq dan shodaqoh. Apakah yang sudah kita berikan, selama ini termasuk kedalam jenis yang mana? Kali ini, terbaru.co.id akan sedikit mengulas pengertian dari zakat infaq dan shodaqoh serta perbedaannya.

Sering kita menanyakan, apakah bedanya di antara zakat, infaq, shodaqoh (sedekah), waqof (wakaf) dan qurban. Dengan singkat, dihimpun dari bermacam sumber, mari kita perhatikan perbedaan antara zakat, infaq, shodaqoh, wakaf dan qurban beberapa tulisan berikut

Pengertian Zakat

Secara Bahasa (lughat), memiliki arti : tumbuh; berkembang karunia, bersihkan atau mensucikan. Sakat mempunyai syarat hukum yang telah diputuskan, seperti macamnya, jumlah dan waktunya. Dalam Al Qur’an, kata zakat dipertemukan dalam kata shalat, bila kita perhatikan, shalat dan zakat mempunyai kecocokan dalam status hukum.

Masing-masing dari ke-2 nya (Shalat dan zakat) mempunyai dalil-dalil hukum yang pasti hingga ke-2 nya jadi harus dan berdosa jika di meninggalkan atau mungkin tidak dilaksanakan sesuai ketentuan dalam syariat.

Pengertian Infaq

Secara bahasa Infaq memiliki makna : keterputusan dan kelenyapan, dari segi leksikal infaq memiliki makna : mempertaruhkan harta dan sejenisnya dalam soal kebaikan. Dengan begitu, jika ke-2 arti ini di satukan karena itu bisa dimengerti jika harta yang dipertaruhkan atau didermakan pada kebaikan itu yang alami keterputusan atau musnah dari pemilikan orang yang mengorbankannya. Berdasar pemahaman di atas, karena itu tiap pengorbanan (pembelanjaan) harta dan sejenisnya pada kebaikan disebutkan al-infaq.

Dalam infaq tidak di tentukan wujud dan waktunya, demikian juga dengan kecil atau besar banyaknya. Tapi infaq umumnya sama dengan harta atau suatu hal yang mempunyai nilai barang yang di pertaruhkan. Infaq ialah tipe kebaikan yang memiliki sifat umum, berlainan dengan zakat. Bila seorang ber-infaq, karena itu kebaikan akan kembali ke dianya, tapi bila dia tidak lakukan hal tersebut, jadi tidak akan jatuh ke dosa, seperti orang yang sudah penuhi persyaratan untuk berzakat, tapi dia tidak melakukannya. Dalam beberapa arti, infaq sering di definisikan dengan zakat.

Pengertian Shodaqoh

Pengertian Shodaqoh atau yang dengan bahasa indonesia seringkali di tulis dengan sedekah bermakna yang lebih luas kembali dari zakat dan infaq. Shodaqoh bisa diartikan dengan 1 perlakuan yang dilaksanakan karena benarkan ada pahala / balasan dari Allah SWT. Hingga shodaqoh bisa kita maknai dengan semua wujud / jenis kebaikan yang dilaksanakan oleh seorang karena benarkan ada pahala / balasan dari Allah SWT. Shodaqoh bisa berupa harta seperti zakat atau infaq, tapi dapat suatu hal yang tidak berupa harta. Misalkan seperti senyuman, menolong kesusahan seseorang, singkirkan halangan di jalan, dan bermacam jenis kebaikan yang lain.

Advertisement. Scroll Untuk Melanjutkan Membaca.

Seperti infaq, dalam shodaqoh tidak di tentukan memiliki bentuk, dapat berbentuk barang, harta atau satu sikap yang bagus. Bila dia berbentuk harta atau barang, karena itu shodaqoh tidak di tentukan waktunya, dan banyaknya.

Shodaqoh ialah tipe kebaikan yang karakternya lebih luas dari zakat dan infaq, karena itu sering kita mendapati kata shodaqoh ini di definisikan dengan zakat atau mungkin dengan infaq. Dan shodaqoh sering di pakai untuk pernyataan kejujuran seorang pada agama / keimanan seorang. Saat seorang ber-shodaqoh karena itu dia akan memperoleh balasan atas sesuatu yang dia kerjakan, tapi bila dia tidak lakukan ini, karena itu dia tidak berdosa seperti dia tidak bayar zakat namun dia kehilangan peluang untuk memperoleh pahala.

Arti Waqaf

Waqaf dan qurban terhitung ke infaq dan shodaqoh dengan jenjang dan saran yang semakin khusus. Ke-2 nya bukan terhitung zakat. Waqof berawal dari arti kata yang memiliki arti, meredam, diam, atau stop. Harta yang stop, ditahan dan tidak di pakai kembali oleh pemiliknya (diam) untuk maksud kebaikan dan faedah, karena itu dia disebutkan dengan waqaf. Waqaf cuman bisa berbentuk harta yang mempunyai nilai uang, seperti uang, emas, perak, tanah, binatang, dan lain-lain.

Arti Qurban

Qurban sebagai salah satunya rukun dalam penerapan haji, dia berawal dari arti kata merapat atau mendekati. Berqurban ialah wujud dekatkan diri pada Allah SWT. Qurban ialah tipe shodaqoh dan infaq yang khusus dan mempunyai ketentuannya sendiri yang disandar pada Al Quran dan hadits. Tapi, Qurban berlainan dengan zakat, dia sebagai sunnah yang di sarankan tapi dia tidak harus dikerjakan.

Perbedaan Zakat Infaq Dan Shodaqoh

Lewat rincian singkat di atas, kita dapat ambil satu ringkasan, jika semua kebaikan berbentuk harta atau suatu hal yang tidak berharga harta karena itu dia disebutkan di dalam shodaqoh. Yang semakin khusus dari kebaikan itu ialah infaq (hanya karena berbentuk harta atau sejenisnya) dan yang semakin khusus kembali ialah zakat. Karena zakat mempunyai hukum yang jelas sudah penghitungan, nishob dan haul.

Shodaqoh dan infaq sebagai saran untuk memperoleh kelebihan yang bila dilaksanakan oleh seorang karena itu dia akan memperoleh pahala, bila tidak dilaksanakan, jadi tidak berdosa. Sedang zakat bila dilaksanakan memperoleh pahala apabila di meninggalkan karena itu dia berdosa.

Dengan begitu, bila seorang ingin ber-zakat, tapi sebenarnya dia belum penuhi persyaratan zakat, karena itu dia akan di kelompokkan jadi orang yang ber-infaq atau ber-shodaqoh. Tapi bila dia melakukan perbuatan kebaikan (tanpa suatu hal yang berharga harta atau barang), karena itu hal tersebut lebih pas diberi nama shodaqoh.

Advertisement. Scroll Untuk Melanjutkan Membaca.

Bila seorang berzakat, karena itu dia bisa disebut sedang ber-infaq atau bersedekah. Bila dia ber-infaq dapat disebutkan bershodaqoh, dan berzakat jika ketentuannya penuhi, tapi bila tidak jadi tidak terhitung ke zakat. Apabila dia bershodaqoh, jika ketentuannya masuk ke zakat, karena itu dia dapat disebutkan berzakat, tapi bila tidak masuk di dalam persyaratan zakat tapi dia melakukan dengan harta atau barang, karena itu dia bisa disebutkan sedang berinfaq. Wallahu’alam.

Written By

Menurut pepatah belajar itu tidak ada waktunya. So, belajar terus, sampai menemukan apa yang kamu inginkan.

Comments

Jangan Terlewatkan

Advertisement