Pembelajaran Menurut konstruktivisme

Pembelajaran Menurut konstruktivisme

Siswa mencari arti sendiri yang dari mereka pelajari, ini merupakan proses penyesuaikan diri konsep-konsep dan ide-ide baru yang dengan membentuk kerangka pikiran yang telah ada dalam pikiran mereka. Dalam hal ini siswa membentuk pengetahuan sendiri dan guru membantu sebagai mediator dalam proses pembentukan itu. Proses perolehan pengetahuan akan terjadi apabila guru dapat menciptakan kondisi pembelajaran yang ideal yang telah dimaksud disini adalah suatu proses belajar mengajar yang sesuai dengan karakteristik IPA dan memperhatikan perspektif siswa sekolah dasar. Pembelajaran yang dimaksud adalah diatas pembelajaran yang mengutamakan keaktifan siswa, menerangkan pada kemampuan mind-on serta terjadi insteraksi dan mengakui adanya konsep awal yang dimiliki siswa melalui pengalaman sebelumnya. Dalam pelaksanaan teori konstruktivisme ada beberapa saran yang berkaitan dengan rancangan pembelajaran yaitu sebagai berikut :

  1. Pengertian Pancasila

Sebagai bangsa indonesia , kita patut mengerti dan memahami apa pancasila itu . Pancasila berasal dari dua kata yakni panca dan sila, menurut bahasa sanskerta. Sehingga mengandung arti lima buah prinsip atau asas. asas-asas atau prinsip tersebut antara lain :

  1. Ketuhanan yang maha esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradap
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyarawatan / perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

sumber :
https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/