Ikuti Bandung Historical Study Games untuk Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum

Ikuti Bandung Historical Study Games untuk Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum

Ikuti Bandung Historical Study Games untuk Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum

BANDUNG, DISDIK JABAR

Kementrian Luar Negeri (Kemlu) bersama Sahabat Museum Konfrensi Asia Afrika akan menggelar kembali acara rutin tahunannya BHSG (Bandung Historical Study Games) dalam rangka memperingati 63 tahun Konfrensi Asia Afrika pada Sabtu 21 April 2018 mendatang.

BHSG

BHSG ini adalah sebuah kegiatan pembelajaran sejarah dalam bentuk permainan yang bersifat edukatif dan rekreatif yang bertujuan mengedukasi, mengenang sekaligus memperkenalkan sejarah Kota Bandung kepada masyarakat.

15 Maret 2018

Pendaftaran acara ini telah dibuka dari tanggal 15 Maret 2018 dan berakhir pada 7 Mei 2018 dengan biaya 200 ribu per kelompok. Peserta BHGS selain dari kalangan pelajar sekolah menengah dan mahasiswa dapat diikuti juga oleh masyarakat umum asalkan dia berusia 15 sampai dengan 55 tahun.

Area permainan BHSG 2018

Area permainan BHSG 2018 terbentang dari Gedung Dwi Warna (Jalan Diponegoro) sampai dengan Gedung Merdeka (Jalan Asia Afrika). Sepanjang perjalanan, peserta akan diajak menjelajah jejak sejarah KAA dan Kota Bandung dengan cara menjawab kuis dan tantangan di pos-pos tertentu sesuai dengan petunjuk yang diberikan.

Berbagai fasilitas akan didapatkan oleh peserta seperti makanan, minuman souvenir dan sertifikat penghargaan bahkan berbagai hadiah pun akan didapat seperti Juara 1 dapatkan Trofi dan uang Rp. 2 juta; Juara 2 peroleh Trofi dan uang Rp. 1.5 juta serta Juara 3 mendapatkan Trofi dan uang Rp 1 juta.

 

Artikel Terkait:

Hoaks, Kebocoran Soal dan Kunci Jawaban UNBK

Hoaks, Kebocoran Soal dan Kunci Jawaban UNBK

 

Hoaks, Kebocoran Soal dan Kunci Jawaban UNBK

BANDUNG, DISDIK JABAR

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK serentak dilaksanakan Senin, 2 April 2018. Sebanyak 314.275 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengawali ujian tersebut.

2.414 sekolah SMK di Jawa Barat

Sejumlah 2.414 sekolah SMK di Jawa Barat melaksanakan UNBK secara mandiri, sedangkan 268 sekolah SMK melaksanakan UNBK di sekolah lain. Kebocoran soal dan kunci jawaban UNBK menjadi isu-isu yang beredar saat ini.  Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Ahmad Hadadi, menyakini tidak akan ada kebocoran soal.

Setiap sekolah telah menyepakati perjanjian bahwa soal hanya ada pada server sekolah dan tidak ada di tempat lain.

Jika seseorang didapati membocorkan soal ataupun kunci jawaban UNBK tersebut, tentunya akan ada sanksi berat karena hal tersebut adalah sanksi nasional.  Begitupula Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menjamin bahwa tidak ada kebocoran yang terjadi di antara para siswa.

Pelaksanaan UNBK dengan berbasis komputerisasi tentunya tidak dapat dimanipulasi dan minim kecurangan.

Pada Pasal 54 ayat (1) Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) telah mengatur ketentuan pidana bagi siapa saja yang membocorkan informasi yang dikecualikan atau rahasia negara dengan ancaman maksimal 2 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 20 juta.  Pasal tersebut dapat dipakai sebagai ancaman pidana pada pelaku yang membocorkan soal ataupun kunci jawaban UNBK.

Pada Pasal 32 ayat 1 dan 2 UU ITE tentang setiap orang dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apapun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik atau dokumen elektronik milik orang lain atau publik.

Selanjutnya, Pasal 32 ayat 3 menyebutkan bahwa perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 yang mengakibatkan terbukanya suatu informasi elektronik dan dokumen elektronik yang bersifat rahasia sehingga dapat diakses oleh publik dengan keutuhan data yang tidak sebagaimana mestinya.

Pasal 48 UU ITE ayat 3 mengatur sanksi bagi perbuatan menyebarkan rahasia sebagaimana diatur di Pasal 32 ayat 3. Sanksi pidana bagi penyebar kebocoran soal dengan ancaman pidana penjara 10 tahun dan denda Rp 5 miliar. Selain terdapat pasal tersebut,

Dinas Provinsi Jawa Barat membuka berbagai pengaduan yang terjadi pada pelaksanaan UNBK SMA/SMK, termasuk jika terjadi adanya kebocoran soal. Pengaduan dapat diajukan pada Seksi Perencanaan dan Evaluasi pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Jl. Dr. Radjiman No. 6.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

3 Gaya Rambut Klasik yang Dilirik Wanita

3 Gaya Rambut Klasik yang Dilirik Wanita

 

3 Gaya Rambut Klasik yang Dilirik Wanita

JAKARTA

Rambut merupakan mahkota wanita yang selalu menjadi daya tarik utama. Oleh karena itu, sebagian besar wanita rela melakukan berbagai hal agar terjaga keindahan rambut dan penampilannya. Salah satunya dengan mengikuti tren gaya rambut terbaru.

Mengubah gaya rambut memang tak hanya dapat menyempurnakan penampilan, juga bisa membantu penampilan menjadi lebih segar.

Gaya rambut klasik diprediksi akan menjadi tren dan diaplikasikan banyak wanita. Jika Anda tertarik mengubah gaya rambut saat ini, berikut tren gaya rambut klasik seperti dilansir The New Indian Express.

1. Ekor kuda klasik

Ekor kuda klasik bisa diaplikasikan secara tinggi atau rendah secara mudah. Dengan pita, jepitan, atau aksesori rambut lainnya, gaya rambut ini dapat memberikan sentuhan glamor. Seseorang juga dapat mengaplikasikan kuncir kuda untuk penampilan yang formal atau informal. Untuk wajah yang panjang, kenakan ekor kuda rendah dan poni panjang yang jatuh lurus ke bawah. Untuk wajah oval, kenakan dengan pinggiran disapu. Untuk wajah rahang persegi, gumpalan ikal panjang jatuh di kedua sisi wajah, tepat di atas tingkat rahang.

2. Kepang

Pemilik rambut panjang bisa mengepang rambut mereka kemudian mentatanya. Atau, buat kepangan di satu sisi, dengan ikal kecil membingkai wajah. Letakkan beberapa kepang di ekor kuda dengan pita, atau, buat ekor kuda, biarkan satu bagian rambut bebas. Kepang bagian bebas dan bungkus di sekitar ekor kuda.

3. Rambut panjang

Rambut panjang sedang tren, dengan gelombang cascading atau rambut keriting. Gunakan tampilan yang lebih lembut, dengan ikal atau gelombang alami, di bagian bawah rambut.

 

Sumber : https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Perhatian! Lengkap Cara Berbudidaya Ikan Lele di Kolam

Perhatian! Lengkap Cara Berbudidaya Ikan Lele di Kolam

Perhatian! Lengkap Cara Berbudidaya Ikan Lele di Kolam
Perhatian! Lengkap Cara Berbudidaya Ikan Lele di Kolam
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan tinggi. Ikan ini memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Dengan sifat seperti ini, budidaya ikan lele akan sangat menguntungkan bila dilakukan secara intensif.
Terdapat dua segmen usaha budidaya ikan lele, yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Segmen pembenihan betjuan untuk menghasilkan benih ikan lele, sedangkan segmen pembesaran bertujuan untuk menghasilkan ikan lele siap konsumsi. Pada kesempatan kali ini alamtani akan membahas tahap-tahap persiapan budidaya ikan lele segmen pembesaran.
Budi daya umumnya di lakukan di kolam kolam galian konvesional. Namun kendala yang sering dihadapi adalah ketika kolam ikan dilanda banjir. Nah dengan pembuatan kolam dari terpal ini kemungkinan tersebut bisa dihindari. Karena kolam terpal ini bisa dibuat dengan posisi berada di atas tanah dengan dinding dari kayu kemudian dilapis terpal.

Budidaya Ikan Lele

Pertimbangan Teknis Kolam terpal
Kolam terpal ini bisa di jalankan di medan yang tidak memungkinkan untuk membudidayakan ikan. Misalnya tanah dengan medan propos, tanah pasir, ruang sempit, dan lain-lain.
Keunggulan:
  • Praktis dan mudah
  • Investasi kecil
  • Tidak mudah terkena banjir
  • Kontaminasi dengan tanah yang tidak diketahui kualitasnya dapat dihindari
  • Kontrol terhadap kualitas dan kuantitas air lebih mudah
  • Mudah melakukan pengeringan dan pembersihan
  • Mudah melakukan panen
  • Bisa dipindahkan
Jenis budidaya:

a. Budidaya Lele untuk Pembibitan

Bagi anda yang ingin menjalankan bisnis budidaya lele di segmen pembibitan harus memahami bahwa bisnis ini cukup menjanjikan. Kenapa demikian? karena setelah telur menetas, bibit lele langsung bisa dijual ke para peternak lele.
Sementara secara teknis bibit lele bisa memiliki ukuran 2-3 cm setelah usia penetasan sudah sekitar sebulan. Biasanya pengembangan bibit lele dilakukan pada medan kolam yang berlumpur. Biasanya di sawah dengan ukuran yang luas. Namun hal ini bisa juga di lakukan namun sebaiknya dilakukan di kolam yang berukuran besar agar bibit cepat besar. Apabila kolam terpal berukuran kecil, maka sebaiknya bibit yang dimasukan dalam jumlah kecil saja. Sebagai penunjang pertumbuhan bibit bisa di suplay dengan makanan berupa pelet setiap harinya.
Waktu yang dibutuhkan agar bibit tumbuh dengan ukuran 5-7 cm sekitar 2 bulan. Bibit yang telah menjapai ukuran ini memiliki harga jual yang lebih baik dan bisa di pasarkan ke peternak lele.
b Budidaya Lele untuk Konsumsi
Bagi anda yang membudidayakan ikan lele dengan tujuan untuk di jual sebagai lele konsumsi maka sebaiknya membeli bibit berukuran 5-7 cm lebih baik lagi bibit jenis lele Dumbo. Kenapa demikian? dalam hal ini pertimbanganya adalah ukuran bibit yang sebesar itu akan akan lebih cepat tumbuh. Sehingga panen bisa berlangsung lebih cepat dalam kurun 3-4 bulan sudah bisa dipanen. Agar hasil lebih baik dan optimal, maka sebaiknya di suplay dengan memberikan makanan seoptimal mungkin. Budidaya lele untuk konsumsi lebih lebih aman dibanding pembibitan. Karena ikan dengan usia besar lebih tahan terhadap penyakit yang menyebabkan kematian.
  • Pemilihan dan Penebaran Benih Lele

Sebelum memilih dan melakukan penebaran benih alangkah baiknya kita mengetahui karakter ikan lele, mungkin beberapa sahabat ternak belum banyak yang mengetahui karakter dari ikan lele peliharannya.

1. Ikan Lele dapat/lebih cocok hidup dengan suhu lingkungan antara 20 derajat C – 28 derajat C.
2. Air kolam ikan lele sebaiknya bukan air dari hasil limbah industri pabrik (yang bersifat kimia/anorganik).
3. Ikan lele menyukai perairan yang tenang meskipun keruh dan sedikit kandungan oksigennya. Namun bila air mulai bau dan jenuh lalu terlihat lele mengambang sebaiknya air segera diganti paling tidak 50%.
4. Permukaan kolam sebaiknya tidak tertutup, tetapi bisa juga dilakukan penutupan yang tujuannya untuk menjaga kestabilan suhu kolam dengan syarat sirkulasi udara dan cahaya matahari masih bisa masuk.
Pada tahap pemilihan bibit usahakan memilih bibit yang berkualitas, karena nantinya ini cukup berpengaruh pada keberhasilan bisnis lele kita. Logikanya para peternak lele jaman sekarang sudah pintar memilih jenis lele yang berkualitas, mereka juga paham selera konsumen mereka yang hanya mengambil ikan lele yang hanya kualitas bagus. Dan lagi lele kualitas bagus dikenal memiliki daya tahan dan kondisi fisik yang lebih baik dari lele non kualitas. Jangan lupa untuk membeli bibit lele berkualitas dari penjual langganan sobat yang sudah terkenal kualitasnya dan sudah menjadi langganan pastinya. Mengenai bibitan ikan lele yang direkomendasikan, sobat bisa memilih jenis ikan lele sangkuriang yang merupakan perkembangan dari lele jumbo. Budidaya ikan lele jenis sangkuriang lebih menguntungkan karena lebih cepat besar dan ukuran tubuh yang lebih berisi dari lele jumbo sehingga dapat dijual dengan harga yang lebih bersaing.
Pastikan benih lele yang sudah kita beli dan siap ditebar benar-benar sehat, gerakannya lincah gesit normal, tidak ada luka atau cacat pada tubuhnya, dan tidak ada penyakit atau jamur. Untuk kelas bisnis dan budidaya hindari membeli benih yang terlalu kecil karena selain kualitasnya sulit diidentifikasi, daya tahan bibit lele yang terlalu kecil masih angin-anginan. Standardnya ambil bibitan lele dengan ukuran 5-7cm, dalam waktu 3 bulan dengan perawatan yang normal akan didapatkan ikan lele ukuran konsumsi.
Penebaran dilakukan secara bertahap, ketika wadah pembungkus datang usahakan langsung rendam di kolam minimal 1 jam agar bibit lele menyesuaikan suhu air di kolam sehingga nantinya ketika ditebar tidak kaget. Jika sudah siap, bibitan lele siap ditebar dengan takaran 200-400 ekor untuk per meter perseginya dengan kondisi kedalaman kolam 1-1,5 meter.
 
  • Pemeliharaan dan Perawatan

Sebelum bibit dimasukan ke kolam yang sudah jadi sebaiknya kolam di isi dengan air terlebih dahulu kemudian membuat air agar kaya akan plankton (sejenis biota air yang bisa menjadi makanan bibit). Caranya dengan memberikan pupuk kompos dari kotoran sapi kedalam air secukupnya kemudian biarkan selama tiga hari sehingga plankton bisa hidup dan berkembang.
Agar cepat berkembang sebaiknya lele juga di suplay dengan makanan berupa palet. Pemberian palet bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari. Namun akan lebih baik diberikan lebih dari 2 kali dengan porsi yang lebih sedikit tentunya. SElain palet bisa juga di suplai dengan makanan alami seperti bekicot, kerang, keoang emas, rayap dan lain-lain jika memang ada di sekitar kita. Makanan alami ini selain menghemat pengeluaran juga sangat bermanfaat menunjang kebutuhan gizi lele.
Pergantian air kolam juga diperlukan, meskipun lele termasuk jenis ikan yang tahan terhadap kondisi berbagai jenis air. Akan tetapi dengan kondisi air yang tidak di ganti dalam jangka waktu lama akan membuat kualitas air menjadi buruk dan bau. Tentunya akan berdampak pada munculnya bebagai penyakit yang bisa menyerang lele. Pergantian air sebaiknya dilakukan dengan membuang 10-30% air di kolam dan menambahkan jumlah yang sama, setiap seminggu sekali atau 2 minggu sekali, artinya bukan mengganti semua air.
Ketika usia lele sudah mencapai 1 bulan di kolam maka seleksi dan pemisahan harus dilakukan. Hal ini mengingat pertumbuhan lele tidak sama antara satu dan yang lainya. Dengan memisahkan lele yang terlam bat tumbuh bertujuan agar mereka tidak kalah bersaing mendapat makanan dengan lele yang telah tumbuh lebih besar. Demikian tips budidaya ikan lele di kolam terpal agar bisa berhasil dan sukses, semoga bermanfaat.
  • Pakan untuk budidaya ikan lele

Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan lele. Ada banyak sekali merek dan ragam pakan di pasaran. Pakan ikan lele yang baik adalah pakan yang menawarkan Food Convertion Ratio (FCR) lebih kecil dari satu. FCR adalah rasio jumlah pakan berbanding pertumbuhan daging. Semakin kecil nilai FCR, semakin baik kualitas pakan.
Untuk mencapai hasil maksimal dengan biaya yang minimal, terapkan pemberian pakan utama dan pakan tambahan secara berimbang. Bila pakan pabrik terasa mahal, silahkan coba membuat sendiri pakan lele alternatif.
  • Pemberian pakan utama

Dalam menentukan pakan budidaya lele kita harus jeli memilih jenis pakan dari berbagai merk di pasaran yang memiliki kualitas. Pakan yang baik memiliki rasio jumlah pakan lebih kecil berbanding dengan rasio pertumbuhan daging. Semakin kecil rasio jumlah pakan (di bawah 1 cm) maka dapat dipastikan kualitas pakan semakin baik. Selain pakan utama, dalam usaha lele juga diperlukan pakan tambahan. Biasanya pakan tambahan berfungsi sebagai alternatif jika harga pakan utama dirasa terlalu mahal, sehingga porsi pakan utama dikurangi dan digantikan dengan tambahan pakan alternatif yang lebih murah.
Pemberian pakan utama lebih baik diberikan pada sore atau malam hari ketika ikan lele sedang aktif. Porsi, frekuensi, dan aturan pemberian pakan lele adalah 4-5 kali sehari, perkirakan bahwa setiap harinya ikan lele memerlukan pakan 3-6% dari berat bobot tubuhnya. Berikan secukupnya, bila lele mulai malas memakan pakan utama hentikan pemberian pakan. Pakan utama umumnya berupa pelet ikan yang mengandung protein hewani (30%), lemak (15%), karbohidrat (20%), dan vitamin. Kita juga harus pintar memilih di pasaran, pakan mana yang memenuhi seluruh standard kebutuhan nutrisi ikan lele. Sementara itu untuk pakan bibitan lele yang cukup kecil bisa diberikan pakan alami berupa fitoplankton (green water), kutu air, cacing kecil, dan jentik-jentik.
Di samping memberikan pakan utama, pemberian pakan pendamping juga diperlukan untuk menghemat biaya pengeluaran pakan. Umumnya pakan tambahan dapat berupa keong mas atau bangkai ayam. Sebelum diberikan pada ikan lele, terlebih dahulu cincang-cincang dagingnya sampai halus lalu berikan pada ikan lele. Jika dilihat dari kandungan nutrisinya, paka tambahan tersebut tidak kalah nutrisinya dari pakan utama. Sehingga jika memberikan pakan tambahan pada ikan lele, maka porsi pakan utama harus dikurangi. Dalam pemberian pakan lele jangan sampai telat dan kurang, karena bisa memicu kanibalisme ikan lele besar yang bisa mengancam ikan lele yang lebih kecil. Sekian panduan lengkap budidaya dan bisnis ikan lele dari tim usahaternak, semoga bermanfaat dalam membantu mensukseskan bisnis ternak dan budidaya ikan lele anda. Bila ada yang masih kurang jelas bisa langsung ditanyakan. Jangan lupa juga berdoa agar bisnis anda semakin sukses dan berkembang. Salam ternak!
  • Pemberian pakan tambahan

Selain pakan utama, bisa dipertimbangkan juga untuk memberi pakan tambahan. Pemberian pakan tambahan sangat menolong menghemat biaya pengeluaran pakan yang menguras kantong.
Apabila kolam kita dekat dengan pelelangan ikan, bisa dipertimbangkan pemberian ikan rucah segar. Ikan rucah adalah hasil ikan tangkapan dari laut yang tidak layak dikonsumsi manusia karena ukuran atau cacat dalam penangkapannya. Bisa juga dengan membuat belatung dari campuran ampas tahu.
Keong mas dan limbah ayam bisa diberikan dengan pengolahan terlebih dahulu. Pengolahannya bisa dilakukan dengan perebusan. Kemudian pisahkan daging keong mas dengan cangkangnya, lalu dicincang. Untuk limbah ayam bersihkan bulu-bulunya sebelum diumpankan pada lele.
Satu hal yang harus diperhatikan dalam memberikan pakan ikan lele, jangan sampai telat atau kurang. Karena ikan lele mempunyai sifat kanibal, yakni suka memangsa sejenisnya. Apabila kekurangan pakan, ikan-ikan yang lebih besar ukurannya akan memangsa ikan yang lebih kecil.
  • Pengelolaan air

Hal penting lain dalam budidaya ikan lele adalah pengelolaan air kolam. Untuk mendapatkan hasil maksimal kualitas dan kuantitas air harus tetap terjaga.
Awasi kualitas air dari timbunan sisa pakan yang tidak habis di dasar kolam. Timbunan tersebut akan menimbulkan gas amonia atau hidrogen sulfida yang dicirikan dengan adanya bau busuk.
Apabila sudah muncul bau busuk, buang sepertiga air bagian bawah. Kemudian isi lagi dengan air baru. Frekuensi pembuangan air sangat tergantung pada kebiasaan pemberian pakan. Apabila dalam pemberian pakan banyak menimbulkan sisa, pergantian air akan lebih sering dilakukan.
  • Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang paling umum dalam budidaya ikan lele antara lain hama predator seperti linsang, ular, sero, musang air dan burung. Sedangkan hama yang menjadi pesaing antara lain ikan mujair. Untuk mencegahnya yaitu dengan memasang saringan pada jalan masuk dan keluar air atau memasang pagar di sekeliling kolam.
Penyakit pada budidaya ikan lele bisa datang dari protozoa, bakteri dan virus. Ketiga mikroorganisme ini menyebabkan berbagai penyakit yang mematikan. Beberapa diantaranya adalah bintik putih, kembung perut dan luka di kepala dan ekor.
Untuk mencegah timbulnya penyakit infeksi adalah dengan menjaga kualitas air, mengontrol kelebihan pakan, menjaga kebersihan kolam, dan mempertahankan suhu kolam pada kisaran 28oC. Selain penyakit infeksi, ikan lele juga bisa terserang penyakit non-infeksi seperti kuning, kekurangan vitamin dan lain-lain. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pengendalian penyakit silahkan baca pengendalian hama dan penyakit ikan lele.
  • Panen budidaya ikan lele

Ikan lele bisa dipanen setelah mencapai ukuran 9-12 ekor per kg. Ukuran sebesar itu bisa dicapai dalam tempo 2,5-3,5 bulan dari benih berukuran 5-7 cm. Berbeda dengan konsumsi domestik, ikan lele untuk tujuan ekspor biasanya mencapai ukuran 500 gram per ekor.
Satu hari (24 jam) sebelum panen, sebaiknya ikan lele tidak diberi pakan agar tidak buang kotoran saat diangkut. Pada saat ikan lele dipanen lakukan sortasi untuk misahkan lele berdasarkan ukurannya. Pemisahan ukuran berdampak pada harga. Ikan lele yang sudah disortasi berdasarkan ukuran akan meningkatkan pendapatan bagi peternak.
Baca Artikel Lainnya:

Ciri-Ciri Model Pembelajaran Langsung

Ciri-Ciri Model Pembelajaran Langsung

Ciri-Ciri Model Pembelajaran Langsung
Ciri-Ciri Model Pembelajaran Langsung

A.  Adanya tujuan pembelajaran

Pembelajaran langsung ini menekankan tujuan pembelajaran yang harus berorientasi kepada siswa dan spesifik, mengandung uraian yang jelas tentang situasi penilaian dan mengandung tingkat ketercapaian kinerja yang diharapkan (kriteria keberhasilan).

B Sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegiatan pembelajaran

Pada model pembelajaran langsung terdapat lima fase yang sangat penting. Pembelajaran langsung dapat berbentuk ceramah, demonstrasi, pelatihan atau praktek, dan kerja kelompok. Pembelajaran langsung digunakan untuk menyampaikan pelajaran yang ditransformasikan langsung oleh guru kepada siswa.

C. Sistem pengelolaan dan lingkungan belajar yang mendukung

Keberhasilan metode pembelajaran langsung memerlukan lingkungan yang baik untuk presentasi dan demonstrasi, yakni ruangan yang tenang dengan penerapan cukup, termasuk alat atau media yang sesuai. Di samping itu, metode pembelajaran langsung juga bergantung pada motivasi siswa yang memadai untuk mengamati kegiatan yang dilakukan guru dan mendengarkan segala sesuatu yang dikatakannya. Pada hakikatnya, pembelajaran langsung memerlukan kaidah yang mengatur bagaimana siswa yang suka berbicara, prosedur untuk menjamin tempo pembelajaran yang baik, strategi khusus untuk mengatur giliran keterlibatan siswa, dan untuk menanggulangi tingkah laku siswa yang menyimpang.
Pembelajaran langsung merupakan suatu model pembelajaran dimana kegiatannya terfokus pada aktivitas-aktivitas akademik sehingga di dalam implementasi kegiantan pembelajaran guru melakukan kontrol yang ketat terhadap kemajuan belajar siswa. Pendayagunaan waktu serta iklim kelas yang di kontrol secara ketat pula.
Pembelajaran langsung pada umumnya dirancang secara khusus untuk mengembangkan aktivitas belajar di pihak siswa berkaitan dengan aspek pengetahuan prosedural (pengetahuan tentang bagaimana melaksanakan sesuatu) serta pengetahuan deklaratif (pengetahuan tentang sesuatu dapat berupa fakta, konsep, prinsip, atau generalisasi) yang terstruktur dengan baik yang dapat dipelajari selangkah demi selangkah. Fokus utama dari pembelajaran ini adalah pelatihan – pelatihan yang dapat diterapkan dari keadaan nyata yang sederhana sampai yang lebih kompleks. Pengajaran langsung berpusat pada guru, tetapi harus menjamin terjadinya keterlibatan siswa. Disini guru menyampaikan isi akademik dalam format yang terstruktur, mengarahkan kegiatan para siswa dan menguji keterampilan siswa melalui latihan-latihan di bawah bimbingan dan arahan guru. Jadi lingkungannya harus diciptakan yang berorientasi pada tugas – tugas yang diberikan pada siswa.

Pengertian Strategi Pembelajaran, Teknik dan Fungsinya

Pengertian Strategi Pembelajaran, Teknik dan Fungsinya

Pengertian Strategi Pembelajaran, Teknik dan Fungsinya
Pengertian Strategi Pembelajaran, Teknik dan Fungsinya

Pengertian Strategi pembelajaran  Menurut Para Ahli

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1998 : 203), pengertian strategi  (1) ilmu dan seni menggunakan sumber daya bangsa untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dalam dan perang damai, (2) rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Soedjadi (1999 :101) menyebutkan strategi pembelajaran adalah suatu siasat melakukan kegiatan pembelajaran yang bertujuan mengubah keadaan pembelajaran menjadi pembelajaran yang diharapkan. Untuk dapat mengubah keadaan itu dapat ditempuh dengan berbagai pendekatan pembelajaran. Lebih lanjut Soedjadi menyebutkan bahwa dalam satu pendekatan dapat dilakukan lebih dari satu metode dan dalam satu metode dapat digunakan lebih dari satu teknik. Secara sederhana dapat dirunut sebagai rangkaian :

Teknik  metode  pendekatan  strategi model

Istilah  “ model pembelajaran” berbeda dengan strategi pembelajaran, metode pembelajaran, dan pendekatan pembelajaran. Model pembelajaran meliputi suatu model pembelajaran yang luas dan menyuluruh. Konsep model pembelajaran lahir dan berkembang dari pakar psikologi dengan pendekatan dalam setting eksperimen yang dilakukan. Konsep model pembelajaran untuk pertama kalinya dikembangkan oleh Bruce dan koleganya.

Lebih lanjut  Ismail (2003) menyatakan  istilah Model pembelajaran mempunyai empat ciri khusus yang tidak dipunyai oleh strategi atau metode tertentu yaitu :

  1. Rasional Teoritik yang logis disusun oleh perancangnya,
  2. Tujuan Pembelajaran yang akan dicapai,
  3. Tingkah Laku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan secara berhasil dan
  4. Lingkungan belajar  yang diperlukan agar tujuan pembelajaran itu dapat tercapai.

Pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran yang dirangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah Model Pembelajaran.Jadi, model pembelajaran merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru.

Model Pembelajaran menurut Bruce Joys dan Marsha Weil terdiri dari empat kelompok yaitu :

  1. Model Interkasi Sosial
  2. Model Pengolahan Informasi
  3. Model Personal – humanistik dan
  4. Model modifikasi tingkah laku

Fungsi Model Pembelajaran

Seluruh aktivitas pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan oleh guru bermuara pada terjadinya proses belajar siswa. Dalam hal ini model – model pembelajaran yang dipilih dan dikembangkan guru hendaknya dapat mendorong siswa untuk belajar dengan mendayagunakan potensi yang mereka miliki secara optimal. Model – model pembelajaran dikembangkan utamanya beranjak dari adanya perbedaan berkaitan dengan berbagai karakteristik siswa. Karena siswa memiliki berbagai karakteristik kepribadian, kebiasaan – kebiasaan, modalitas belajar yang bervariasi antara individu satu dengan yang lain, maka model pembelajaran guru juga harus selayaknya tidak terpaku hanya pada model tertentu, akan tetapi harus bervariasi.

Penggunaan model pembelajaran yang tepat dapat mendorong tumbuhnya rasa senang siswa terhadap pelajaran, menumbuhkan dan meningkatkan motivasi dalam mengerjakan tugas, memberikan kemudahan bagi siswa untuk memahami pelajaran sehingga memungkinkan siswa mencapai hasil belajar yang lebih baik.

Sumber: https://www.ayoksinau.com/

AKUAPONIK

AKUAPONIK

AKUAPONIK
AKUAPONIK

Pengertian

Akuaponik merupakan salah satu cara mengurangi pencemaran air yang dihasilkan oleh budidaya ikan dan juga menjadi salah satu alternatif mengurangi jumlah pemakaian air yang dipakai oleh sistem budidaya.

Teknologi akuaponik merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan dalam rangka pemecahan keterbatasan air. Disamping itu teknologi akuaponik juga mempunyai keuntungan lainnya berupa pemasukan tambahan dari hasil tanaman yang akan memperbesar keuntungan para peternak ikan.

Aquaponik yaitu memanfaatkan secara terus menerus air dari pemeliharaan ikan ke tanaman dan sebaliknya dari tanaman ke kolam ikan. Inti dasar dari sistem teknologi ini adalah penyediaan air yang optimum untuk masing-masing komoditas dengan memanfaatkan sistem re-sirkulasi. Sistem teknologi akuaponik ini muncul sebagai jawaban atas adanya permasalahan semakin sulitnya mendapatkan sumber air yang sesuai untuk budidaya ikan, khususnya di lahan yang sempit, akuaponik yang merupakan salah satu teknologi hemat lahan dan air yang dapat dikombinasikan dengan berbagai tanaman sayuran. Beberapa hal berkaitan dengan pemeliharaan ikan agar baik dalam teknologi akuaponik adalah sebagai berikut:

Jenis Ikan : Padat Tebar

* Ikan Mas : 10-200 ekor/m2
* Ikan Nila : 100-150 ekor/m2
* Ikan Gurame : 5-10 ekor/m2
* Ikan Lele : 100-150 ekor/m2
* Ikan Patin : 10-15 ekor/m2

Wadah Pemeliharaan

Wadah pemeliharaan ikan prinsipnya mempunyai pembuangan air yang dapat menyedot kotoran ikan ataupun sisa pakan yang digunakan untuk dialirkan kedalam bak filter misalnya dengan menggunakan ember – ember plastik ukuran 10-20 l atau papan kayu yang dibentuk menjadi seperti bak saluran air yang dilapisi plastik. luasan ember sebagai filter yang digunakan adalah 25% dari permukaan wadah pemeliharaan ikan seperti pada gambar. Sehingga air yang kotor menjadi bersih kembali. Medianya terdiri dari : batu kerikil atau batu apung lebih dianjurkan untuk digunakan karena jika memakai tanah maka seringkali jalannya air lebih terhambat karena tanah-tanah halus juga ikut hanyut dan menyumbat lubang pengeluaran

Sistem Resirkulasi

Secara ringkasnya dapat digambarkan sebagai berikut, air yang berasal dari wadah pemeliharaan ikan dialirkan dengan menggunakan pompa air ke filter yang juga berfungsi sebagai tempat untuk menanam tanaman, kemudian air yang sudah difilter tersebut dialirkan kembali kedalam kolam ikan dialirkan secara terus menerus, sehingga amoniak yang berada di kolam akan tersaring sampai 80 % oleh tanaman tersebut..jenis tanaman yang sudah dicoba dan berhasil cukup baik adalah kangkung, tomat, sawi dan fetchin atau pokchai. Karena media filter tidak menggunakan tahah maka agar tanaman dapat tumbuh baik perlu disemaikan dulu sampai bibit berumur 1-1,5 bulan baru siap dipindahkan pada sistem akuaponik dengan jarak tanam :

Jenis Tanaman – Jarak Tanam

* Kangkung – 10 cm
* Cabai – 40 cm
* Tomat – 40 cm
* Terong sayur – 40 cm

Baca Artikel Lainnya:

Lapisan Pada Kabel Fiber Optik

Lapisan Pada Kabel Fiber Optik

Lapisan Pada Kabel Fiber Optik
Lapisan Pada Kabel Fiber Optik
  • Inti

Pada bagian ini jenis  serat kaca sangat berpengaruh pada kualitas kabel fiber Optik tersebut. Diameter inti serat optik memiliki ukuran yang berbeda- beda. biasanya besar dari inti kabel Fiber Optik adalah sebesar rambut manusia. selain itu inti dari kabel fiber optik juga sangat berbahaya jika terkena kulit secara langsung karena bisa masuk kedalam pori – pori dan akan memecahkan pembuluh darah sehingga menyebabkan kematian.

  • Cladding

Untuk bagian ini  komponen terbuat dari kaca yang memiliki fungsi sebagai pelindung inti fiber optik. bagian ini juga sebagai jaket clandding . selain itu clandding juga berfungsi memancarkan cahaya  dari luar kepada inti.

  • Coating

lapisan ini sering kita sbut dengan mantel, Berbeda dengan inti dan clandding yang terbuat  dari kaca. untuk lapisan ini terbuat dari bahan plastik. fungsi dari mantel ini adalah untuk melindungi gangguan dari luar seoerti lengkungan kabbel dan kelembaban udara yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lapisan dalam. Setiap mantel memiliki warna yang berbeda – beda , tujuannya adalah agar mudah dalam penyusunan urutan core.

  • Strength Member  & Outer Jacket.

Pelindung Utama berawal  dari lapisan ini. lapisan imi merupakan lapisan terluar dari kabel Fiber Optik, fungsinya adalah melindungi inti  dari gangguan secara langsung.

Sumber: https://www.kuliahbahasainggris.com/

Pengertian Fiber Optik, Latar Belakang, Tujuan dan Jenisnya

Pengertian Fiber Optik, Latar Belakang, Tujuan dan Jenisnya

Pengertian Fiber Optik, Latar Belakang, Tujuan dan Jenisnya
Pengertian Fiber Optik, Latar Belakang, Tujuan dan Jenisnya

Pengertian

Fiber Optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah dari sinar laser atau LED.
Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi fiber optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.
Perkembangan teknologi fiber optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar, maka mampu dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian fiber optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi.

Latar Belakang:

pada jaman sekarang penggunaan kabel fiber optik sudah sangat banyak digunakan oleh banyak orang, untuk itu disini saya akan menjelaskan kelemahan serta kelebihan kabel fiber optik.

Maksud dan Tujuan :

  • Mengetahui apa itu kabel Fiber optik
  • mengetahui Kelemahan serta kelebihan Kabel Fiber Optik.

Jenis kabel Fiber optik :

  • Single Mode

Merupakan kabel fiber optik yang memiliki inti lebih kecil dengan ukuran 9 micron. memilik fungsi untuk mengirimkan sinar laser inframerah ( panjang gelombang mencapai 1300-1550nm) yang hanya bisa menyebarkan cahaya melalui sattu inti pada suatu waktu.

  • Multimode

Merupakan Multimode yang digunakan untuk tujuan komersial. Memiliki initi yang lebih besar dan memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat dalam waktu yang bersamaan. untuk diameternya, multimode mmemiliki diameter 62.5 micron dan memiliki fungsi menghantarkan sinar inframerah dengan panjang gelombang 850-1300nm.

Sumber: https://dosenpendidikan.co.id/

5 Hal penentu Kecepatan Smartphone

5 Hal penentu Kecepatan Smartphone

5 Hal penentu Kecepatan Smartphone
5 Hal penentu Kecepatan Smartphone

Melihat fenomena persaingan pasar smartphone saat ini

Para produsen seperti terus kejar-kejaran untuk mengeluarkan ponsel dengan jeroan berspesifikasi tinggi. Tengok saja dalam hal RAM, jika dahulu didominasi dengan angka 512MB ataupun hanya 1 hingga 2 GB saja, kini bahkan ada ponsel dengan RAM mencapai 6 dan 8 GB.

Sering kali jadi fokus utama ketika memilih ponsel yang diekspektasikan memiliki kinerja yang cepat dan lancar, ternyata RAM bukanlah satu-satunya unsur penentu kecepatan sebuah smartphone lho.

Nah, untuk menambah wawasanmu, terutama ketika hendak memilih smartphone baru, ternyata ada 5 faktor yang dapat mempengaruhi cepat atau tidaknya performa sebuah smartphone lho. Jangan sampai ketinggalan, simak selengkapnya di bawah ini!

RAM

Meskipun bukan segalanya, namun semakin tinggi RAM, pastinya semakin baik pula performa yang akan diberikan sebuah smartphone. Hal ini dikarenakan peran RAM yang taka hanya berguna untuk menjalankan aplikasi, tapi juga untuk menampung aplikasi sistem.

Ketika membeli smartphone berkapasitas RAM 4 GB, jangan heran apabila kapasitas yang bisa digunakan hanyalah sebesar 2 GB. Hal ini dikarenakan sisa RAM yang lainnya telah digunakan untuk menjalankan sistem operasi smartphone. Oleh karena itu, semakin besar RAM yang bisa digunakan, semakin besar pula RAM yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi dalam satu waktu.

CPU

Central Procession Unit atau yang biasa disingkat CPU bisa dibilang merupakan otak sebuah ponsel pintar. Bagaimana tidak, CPU merupakan juru proses utama dari segala aktivitas yang terjadi pada sebuah smartphone.

Ketika membicarakan masalah CPU, Snapdragon, MediaTek, Intel, dan Exynos merupakan deretan nama CPU yang sering kali ditanamkan dalam sebuah ponsel. Namun dari banyaknya deretan nama CPU, Snapdragon dan Exynos menjadi dua nama yang paling populer dalam menyajikan performa smartphone yang maksimal.

GPU

Sesuai namanya, GPU atau Graphics Processing Unit, diandalkan sebuah juru olah grafis pada sebuah smartphone. Jenis GPU yang digunakan pada smartphone sangatlah berpengaruh besar terhadap seberapa lancarnya ponsel pintarmu untuk mengelola gambar atau video, tak hanya ketikaa melihat-lihat foto, tapi juga ketika menjalankan sebuah aplikasi game di ponsel. Smartphone dengan GPU Adreno dikenal lebih ‘gahar’ dalam memproses grafik pada smartphone dibandingkana PowerVR ataupun Mali.

CLOCK SPEED

Terlalu terpaku pada RAM, kebanyakan orang seharusnya juga memperhatikan clock speed dari CPU yang tepasang pada smartphone yang hendak dipilihnya. Bagaimana tidak, clock speed sangatlah berpengaruh dalam kinerja ponsel beraktivitas.

Sebagai contoh, prosesor Octa-core 1.0GHz VS prosesor Quad-core 2,5GHz lebih cepat mana? Jawabannya adalah Quad-core 2,5GHz. Hal ini dikarenakan prosesor tersebut memiliki 4 inti prosesor yang masing-masing bekerja di kecepatan 2,5GHz; jika bekerja bersamaan maka akan dihasilkan clock speed 10GHz.

UI

Disadari atau tidak, ternyata UI atau user interface ternyata juga memiliki peran yang cukup penting dalam mulus atau tidaknya sebuah smartphone bekerja. Misalnya MIUI dari rumah elektronik Xioami itu lebih ringan dan cepat jika dibandingkan dengan Zen UI ASUS, tapi sayangnya, kemulusan tersebut membuatnya lebih boros RAM.

Baca Juga :