Budidaya Ikan Cupang

Budidaya Ikan Cupang

Budidaya Ikan Cupang

Budidaya Ikan Cupang
Budidaya Ikan Cupang
Ikan Cupang siapa yang tidak suka, karena bentuknya yang beraneka ragam juga warnanya yang indah dan cantik-cantik, bisa jadi koleksi untuk aquarium anda di rumah. Juga bisa untuk lahan bisnis dengan berbudidaya ikan cupang.

Cara Budidaya Ikan Cupang.

Ikan cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya ada di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang.
Salah satu keistimewahan ikan cupang adalah daya tahannya. Sanggup hidup dalam lingkungan air minim oksigen. Bisa dipelihara dalam toples kecil tanpa menggunakan aerator. Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan miskin oksigen.

Jenis ikan cupang

Dilihat dari kecamata para pehobi dikenal dua macam ikan cupang, yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias dipelihara untuk dinikmati keindahan bentuk, warna dan gerakannya. Sedangkan cupang adu dipelihara untuk di adu. Perlu diketahui, di beberapa negara mengadu cupang termasuk tindakan ilegal.
Cupang hias dan cupang adu dibedakan berdasarkan bentuk dan sifat agresifitasnya. Untuk mengetahui lebih jauh silahkan lihat cupang hias vs cupang adu.
Masyarakat ilmiah mencatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang ada di bumi ini. Namun tidak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan. Spesies ikan cupang yang beredar di pasaran kebanyakan berasal dari kelompok splendens complex, yang terdiri dari Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Serta varian hasil silangan dari spesies-spesies tersebut. Lihat juga jenis-jenis ikan cupang.

Memilih indukan ikan cupang

Untuk memulai budidaya ikan cupang, langkah pertama yang harus disiapkan adalah mendapatkan indukan atau bibit berkualitas. Indukan yang baik sebisa mungkin berasal dari keturunan unggul, kondisinya bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan. Simpan indukan jantan dan betina di tempat terpisah.

Tips membedakan cupang jantan dan betina!

Jantan: gerakannya lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warna cerah, tubuhnya lebih besar. Betina: gerakannya lebih lamban, sirip dan ekor lebih pendek, warna kusam, tubuh lebih kecil.
Sebelum pemijahan dilakukan, pastikan indukan jantan dan betina sudah masuk dalam fase matang gonad atau siap untuk dikawinkan. Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin adalah sebagai berikut.
  • Untuk cupang jantan:
    • Berumur setidaknya 4-8 bulan
    • Bentuk badan panjang
    • Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif
    • Gerakannya agresif dan lincah
  • Untuk cupang betina:
    • Berumur setidaknya 3-4 bulan
    • Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit
    • Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik
    • Gerakannya lambat
    • Pemijahan ikan cupang
Setelah indukan jantan dan indukan betina siap untuk memijah, sediakan tempat berupa wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Siapkan juga gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Sediakan juga tumbuhan air seperti kayambang.
Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan hingga 1000 butir telur. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan. Berdasarkan pengalaman para pembudidaya, tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Dalam satu kali kawin biasanya hanya dapat dipanen 30-50 ikan cupang hidup.
Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Bila dipaksakan, pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin. Dimana anakan ikan semakin didominasi kelamin betina.

Berikut langkah-langkah pemijahan ikan cupang:

Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Seabagai catatan gunakan air tanah atau air sungai yang jernih. Endapkan terelebih dahulu air yang akan dipakai setidaknya selama satu malam. Hindari penggunaan air dalam kemasan atau air PAM yang berbau kaporit.
Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat burayak berlindung. Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat. Karena tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.
Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin. Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara. Gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Untuk memancing si jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina tetapi dipisah. Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (bekas gelas akua) dan benamkan ke dalam aquarium dimana ikan jantan berada.
Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.
Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan. Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi. Apabila indukan betina tidak diangkat, maka telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan si betina.
Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.
Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, berikan kutu air (moina atau daphnia). Pemberian pakan jangan lebih banyak dari burayak karena pakan akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.
Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas. Pindahkan burayak tersebut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.
Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.

Pakan ikan cupang

Pakan favorit yang biasa diberikan pada ikan cupang adalah kutu air , cacing sutera dan larva nyamuk. Pakan sebaiknya diberikan sesering mungkin, misalnya 3-4 kali sehari. Semakin sering frekuensinya semakin baik. Lebih baik sedikit-sedikit tapi sering dari pada sekaligus banyak. Hal ini untuk mengurangi resiko penumpukan sisa pakan yang bisa mengakibatkan berkembangnya penyakit.
Kutu air bisa didapatkan di selokan-selokan yang tergenang, atau membelinya dari toko akuarium. Kalau tidak memungkinkan, kita bisa membudidayakan kutu air sendiri. Silahkan lihat cara budidaya kutu air daphnia dan moina.

Perawatan ikan cupang

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, ikan cupang relatif tahan banting. Bisa dipelihara dalam akuarium tanpa menggunakan aerator. Ikan ini tahan terhadap kondisi air yang minim oksigen. Walaupun begitu, disarankan untuk tetap menjaga kualitas air dengan memberinya aerasi dan filter pembersih. Agar ikan bisa berkembang sempurna dan selalu dalam kondisi bugar. Terutama untuk perawatan ikan kontes.
Tidak disarankan memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan yang telah dewasa dalam satu akuarium. Terlebih bila ukuran akuariumnya kecil dan tidak ada tempat berlindung. Ikan-ikan tersebut bisa saling menyerang satu sama lain. Akibatnya, sirip-siripnya tidak mulus dan warnanya kurang keluar.
Khusus untuk ikan cupang aduan, kita bisa memasukkannya ke dalam toples kaca kecil. Berdasarkan beberapa pengalaman, agar ikan lebih agresif simpan di tempat yang gelap. Jangan meletakkan toples ikan secara berdekatan. Karena ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi siap menyerang dan membenturkan dirinya ke kaca. Berikan sekat tidak tembus pandang di antara toples-toples tersebut.
Gantilah air yang terdapat dalam wadah secara berkala. Lihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan pada dasar wadah. Penumpukan tersebut bisa menimbulkan penyakit bahkan kematian pada ikan karena pencemaran air.

Pelajar Dianjurkan Berjalan Kaki 100 Meter ke Sekolah

Pelajar Dianjurkan Berjalan Kaki 100 Meter ke Sekolah

 Pelajar Dianjurkan Berjalan Kaki 100 Meter ke Sekolah

 

 Pelajar Dianjurkan Berjalan Kaki 100 Meter ke Sekolah

BANDUNG BARAT

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program ‘Ngabaso’ atau Ngabring ka Sakola, di hotel Mason Pine Padalarang, yang dihadiri para anak sekolah, guru dan relawan forum anak, Kamis (22/11/18).

Dengan program ‘Ngabaso’, mulai besok, anak SD hingga SMU sangat dianjurkan untuk berjalan kaki minimal 50 sampai 100 meter sebelum tiba di gerbang sekolah.

“Kita mewajibkan orang tua untuk mengantar anaknya sekolah tapi tidak sampai pintu gerbang melainkan ada jarak radius 50 sampai 100 meter,” ujar Gubernur yang akrab disapa Emil ini.

Selain untuk membiasakan anak berjalan kaki agar lebih sehat, menurut Emil, dengan ‘Ngabaso’ akan meningkatkan interaksi sosial antar teman sekolah, menjaga toleransi dan kekompakan.

“Mudah-mudahan dengan program ini akan melahirkan anak-anak yang lebih peduli kepada sesama dan punya empat nilai utama,” katanya.

Empat nilai utama yang dimaksud Emil adalah memiliki kekuatan fisik, kecerdasan akal, akhlak dan nilai spiritualnya. Empat nilai tersebut akan mampu diterjemahkan dalam program pendidikan karakter salah satunya ‘Ngabaso’.

“Anak-anak Jabar sedang kita kondisikan untuk memiliki 4 nilai utama yaitu kekuatan fisik, kecerdasan akal, akhlak dan nilai spiritualnya,” tutur Emil.

Lebih lanjut Emil mengatakan

dalam penerapan program ini apabila ada anak yang terbiasa tidak diantar orang tuanya atau sering menggunakan transportasi umum, maka disarankan agar berhenti 100 meter sebelum tiba di sekolah. Setelah itu maka anak harus berjalan kaki ‘ngabring’ bersama teman-temannya.

“Kalau anak tidak diantar orang tua berarti si anak itu kan naik kendaraan umum nah saya minta berhentilah tidak di depan sekolahnya agar dia bisa berjalan dulu ngabring dengan temannya,” jelasnya.

Agar program ini berjalan lancar dan diikuti semua sekolah

Emil meminta kesediaan para anak memfoto saat aktivitas berjalan ngabring ke sekolah yang kemudian mengunggahnya ke media sosial.

“Hari ini kan zaman digital jadi waktu anak berjalan ke sekolah sambil ngabringnya difoto atau divideo, ada keseruan disitu sehingga akhirnya lahir budaya baru di Jabar bahwa anak tidak manja dan mau berjalan kaki ke sekolah,” harapnya. contoh report text beserta generic structure dan terjemahannya

Emil pun meminta komitmen dari para guru dan kepala sekolah untuk mensukseskan dan mengawal salah satu program unggulan tersebut.

Di sela launching ‘Ngabaso’

Emil yang saat itu didampingi Atalia Praratnya juga membuka jambore forum anak. Jambore yang bertemakan Anak Jabar Lebih Peka, Peduli dan Jadi Solusi Menuju Anak Juara ini, digelar dari tanggal 22 – 23 November 2018 dengan peserta para pengurus, pendamping dan fasilitator forum anak, serta perwakilan kepala sekolah dan pelajar.

Pemkot Probolinggo Belajar Kebijakan KTR

Pemkot Probolinggo Belajar Kebijakan KTR

Pemkot Probolinggo Belajar Kebijakan KTR

 

Pemkot Probolinggo Belajar Kebijakan KTR

Dalam rangka mengkaji kebijakan mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Bogor. Kunjungan kerja tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Bambang Agus Suwignyo dan diterima langsung Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat di ruang Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (22/11/2018).

Sekda Probolinggo

Bambang Agus Suwignyo mengungkapkan, tujuan mereka datang ke Kota Bogor untuk menimba ilmu terkait pelaksanaan KTR. Dipilihnya Kota Bogor karena berdasarkan referensi Kota Bogor adalah salah satu kota yang sudah memperoleh predikat baik dalam penerapan KTR.

“Kami datang ke Kota Bogor untuk menimba ilmu kira-kira apa yang bisa diterapkan di Probolinggo,” ujar Bambang.

Dia menyebutkan, dari paparan Sekda Kota Bogor beserta tim KTR banyak hal yang bisa dibawa dan diterapkan di Probolinggo. Yang paling menarik adalah terkait penegakan Perda KTR Nomor 12 Tahun 2009. Ada Tindak Pidana Ringan (tipiring) KTR di angkutan kota, restoran dan juga inspeksi mendadak (sidak) di perkantoran.

“Itu contoh yang baik agar masyarakat di kota kami disiplin mematuhi Perda,” kata Bambang.

Bambang mengakui, meski Kota Probolinggo sudah menerapkan KTR dan juga memperoleh penghargaan tingkat kedua, namun masih ada beberapa permasalahan. Salah satunya adalah tentang iklan rokok. Terutama iklan rokok dari perusahaan-perusahaan besar yang terpampang dalam bentuk LCD, Videotron dan sebagainya.

Bambang Pemkot Probolinggo

Kedepan, lanjut Bambang Pemkot Probolinggo akan mencoba melarang dan melakukan sosialisasi tertentu. Dalam hal ini tentunya mengundang perusahaan rokok besar dan kecil agar tidak mengiklankan rokoknya karena sudah ada Perdanya.

Perda KTR

Tidak hanya penegakan Perda KTR, dirinya juga terpesona dengan keindahan Kota Bogor. Menurutnya Kota Probolinggo adalah kota kecil yang berada di pinggir pantai dan tidak mempunyai banyak memiliki obyek wisata seperti Kota Bogor.

Artikel Terkait:

Solok Belajar Soal Pengendalian Penduduk hingga Pengelolaan PDAM di Kota Bogor

Solok Belajar Soal Pengendalian Penduduk hingga Pengelolaan PDAM di Kota Bogor

Solok Belajar Soal Pengendalian Penduduk hingga Pengelolaan PDAM di Kota Bogor

 

Solok Belajar Soal Pengendalian Penduduk hingga Pengelolaan PDAM di Kota Bogor

Pemerintah Kota Bogor

Pemerintah Kota Bogor mendapatkan kunjungan kerja dari Kabupaten Solok dan Kota Semarang pada Kamis (22/11/2018). Rombongan diterima langsung oleh Asisten Pemerintahan Pemkot Bogor Hanafi di ruang Paseban Sri Baduga, Gedung Balai Kota Bogor.

Dalam kunjungannya

Rombongan Komisi D DPRD Kota Semarang yang dipimpin Ketua Komisi D Laser Narindro mengatakan pihaknya bertujuan untuk melakukan studi komparasi terkait pengendalian penduduk dan sekolah siaga kependudukan.

Sementara rombongan DPRD Kabupaten Solok

Sumatera Barat, dipimpin Anggota DPRD Bestari mempelajari penerapan PP No.57 Tahun 2017 tentang pengelolaan PDAM di Kota Bogor. Apresiasi pun disampaikan Bestari tentang kemajuan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor yang merupakan salah satu PDAM terbaik di Indonesia.

Menurut Hanafi

terkait persoalan kependudukan, problem yang dihadapi Kota Bogor hampir serupa dengan yang dihadapi Kota Semarang. “Bedanya mungkin Kota Bogor memiliki Blue Room sebagai manajemen informatif kependudukan Kota Bogor. Sementara untuk PDAM Kota Bogor masih menggunakan nomenklatur yang lama. Dalam regulasi yang baru, dewan pengawas itu murni bukan dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (PPKB) Kota Bogor Lilies Sukartini menerangkan mengenai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Kota Bogor yang secara resmi akan dijalankan pada tahun 2019 nanti. “Untuk Sekolah Siaga Kependudukan adalah bagaimana ibu dan keluarga dalam berkomunikasi dengan remaja diperlukan trik berbeda dan dilakukan melalui pelatihan bekerjasama dengan BKKBN,” ujar Lilies. contoh report text singkat tentang kelinci

Kota Bogor Sekolah

“Alhamdulillah di Kota Bogor Sekolah Ibu sudah berjalan. Kedepan direncanakan ada sekolah remaja bagi keluarga yang kurang mampu. Secara Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) sudah diinformasikan ke SMA-SMA di Kota Bogor dengan program Generasi Remaja (Genre). Intinya Genre itu bagaimana mengendalikan pernikahan dini agar mengingatkan kembali bagi usia ideal pernikahan,” tambanya.

Pedagang dan Pembeli Sebut Lokasinya Strategis

Pedagang dan Pembeli Sebut Lokasinya Strategis

Pedagang dan Pembeli Sebut Lokasinya Strategis

 

Pedagang dan Pembeli Sebut Lokasinya Strategis

Pasar Sukasari

Pasar Sukasari yang menjadi lokasi relokasi para pedagang sayur Suryakencana sudah mulai beroperasi sejak Rabu (21/11/2018) malam. Sedikitnya 100 pedagang tampak sudah menjajakan berbagai komoditi dan bertransaksi dengan pembeli.

Kepala Dinas Koperasi

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Annas Rasmana mengatakan, mulai berdagangnya para PKL malam Suryakencana di lokasi relokasi Pasar Sukasari, merupakan bagian dari komitmen pedagang dengan Pemkot Bogor dalam program penataan kawasan.

“Alhamdulillah hari ini ada sekitar 100 pedagang yang mulai berjualan. Kami mengharapkan masih sekitar 120 lagi pedagang lagi untuk segera menempati lapak. Tapi bukan soal jumlah pedagangnya, ini soal kelengkapan komoditinya. Mulai dari sayuran, buah, bumbu masak, ikan, ayam, daging, harus komplit. Mudah-mudahan besok (Kamis, 22 November malam) akan lebih komplit lagi,” ungkap Annas.

Ke depan, lanjut dia

Pemkot Bogor melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan terus melengkapi fasilitas guna menunjang sarana dan prasarana sesuai kebutuhan pedagang dan pembeli.

“Prasarana seperti toilet, mushola, tenda, dan lain-lain. Akan kami realisasikan dalam waktu dekat ini. Untuk lebih meramaikan Pasar Sukasari ini, Pemkot juga akan terus melakukan sosialisasi terkait relokasi ini,” jelasnya. kata kata bahasa inggris beserta artinya

Di lokasi yang sama

Koordinator Kelompok Pedagang Pasar Sukasari, Guruh, menganggap wajar hari pertama beroperasinya pasar belum terlalu ramai dikunjungi masyarakat. “Wajar karena baru hari pertama, karena pedagang juga baru pindah. Mungkin belum banyak yang tahu. Insya Allah kalau besok atau lusa agak ramai,” terang Guruh.

Dinas Perhubungan Kota Bogor

Ia juga meminta kepada Dinas Perhubungan Kota Bogor untuk menertibkan angkutan umum yang bukan trayeknya tapi biasa membawa penumpang ke Pasar Bogor. “Apalagi kalau jurusan Cicurug, Cisarua, Cibedug yang masuk Pasar Bogor itu di backup di sana dan diarahkan ke sini (Sukasari). Harusnya angkot 02 Cisarua atau Cicurug itu trayeknya ke Sukasari, bukan ke Pasar Bogor,” bebernya.

Guruh menilai lokasi Pasar Sukasari

Guruh menilai lokasi Pasar Sukasari sangat strategis, baik untuk pedagang maupun pembeli. “Saya bilang, ini tempat strategis, dari semua arah kena. Dari arah Katulampa, Cihideung, dari arah Ciawi. Kebanyakan konsumen dari arah selatan, jarang pembeli dari arah utara. Saya sudah sosialisasikan sama pedagang di sana, saya bilang kalau mau ikut silahkan, kalau nggak ya terserah. Tapi nanti jangan merengek dan menyesal karena tidak mau ikut. Buktinya sekarang, ada yang menyesal dan baru minta lapak ke saya,” tandasnya.

Salah seorang pembeli

Miftah (45), warga Cimande mengungkapkan lokasi pasar di Sukasari sangat strategis sehingga lebih dekat. “Aksesnya lebih enak ke sini. Nggak harus muter lagi. Semoga terus dilengkapi komoditinya supaya belanja nyaman di satu tempat,” pungkas Miftah.

Pengertian, Ciri-ciri, Contoh Pasar Persaingan Monopolistik, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian, Ciri-ciri, Contoh Pasar Persaingan Monopolistik, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian, Ciri-ciri, Contoh Pasar Persaingan Monopolistik, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian, Ciri-ciri, Contoh Pasar Persaingan Monopolistik, Kelebihan dan Kekurangannya
Pengertian, Ciri-ciri, Contoh Pasar Persaingan Monopolistik, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar persaingan monopolistik merupakan salah satu dari pasar persaingan tak sempurna. Teori pasar persaingan monopolistik dikembangkan karena ketidakpuasan terhadap daya analisis model persaingan pasar sempurna maupun pasar monopoli.

Tetapi dilihat dari strukturnya pasar monopolistik lebih mendekati pada pasar persaingan sempurna (dicirikan dengan banyak perusahaan yang berpartisipasi di pasar, tanpa batasan masuk industri yang serius) tetapi perusahaan yang berpartisipasi di pasar tersebut menghasilkan produk yang berbeda karakteristik.

Pasar monopolistik didefinisikan sebagai pasar dengan banyak produsen yang menghasilkan komoditas yang berbeda karakteristik (differentiated product) dan bisa disebut juga sebagai pasar yang banyak penjual, yang menawarkan satu jenis barang dengan deferensi produk yang berbeda-beda baik dari segi kualitas, bentuk dan ukuran.

Dalam pasar persaingan monopolistik para konsumen merasakan adanya perbedaan karakteristik dari produk-produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dengan produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan lainnya.

Perbedaan tersebut bisa mencerminkan perbedaan yang sebenarnya diantara produk-produk yang mereka konsumsi atau hanya perbedaan persepsi konsumen bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di pasar memang berbeda.
Sebagai contohnya perbedaan produk dapat dilihat dari bentuk fisiknya seperti beda fungsi, bentuk ataupun kualitas. Perbedaan juga dapat dijumpai dalam kaitannya dengan merek, logo ataupun kemasan.

Lebih lanjut perbedaan juga dapat dijumpai dalam kaitannya dengan hal-hal yang terkait dengan penjualan seperti jangka waktu kredit, ketersediaan komoditas, kemudahan dalam memperolehnya, pelayanan purna jual, loasi perolehan komoditas, pelayanan dan sebagainya. Pakaian, obat-obatan, kosmetik, restaurant dan banyak komoditas makanan adalah contoh-contoh dari komoditas monopolistik yang umum dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri-ciri pasar persaingan Monopolistik

1. Terdapat cukup banyak pengusaha

Dalam pasar persaingan monopolistis , terdapat cukup banyak pengusaha , akan tetapi tidak sebanyak seperti yang terdapat pada pasar persaingan sempurna. Dan apabila di suatu pasar terdapat banyak perusahaan , otomatis disana pasti terdapat pasar monopolistis , akan tetapi ukuran / besarnya tidak melebihi perusahaan – perusahaan yang lain.

Dengan kata lain  perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik memiliki ukuran yang relatif sama besarnya. Sehingga mengakibatkan produksi suatu suatu perusahaan relative sedikit, dibandingkan dengan seluruh produksi dalam keseluruhan pasar tersebut.

2. Barangnya bersifat berbeda corak

Sifat ini merupakan sifat yang sangat penting untuk dapat membedakan mana pasar persaingan monopolistik dan mana pasar persaingan sempurna . Seperti yang telah kita ketahui bahwa pasar persaingan sempurna seluruh perusahaan nya memproduksi produk yang sama.

Oleh karena itu susah untuk membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Sedangkan dalam pasar persaingan monoplistik  tidak susah untuk membedakan produk dari masing-masing perusahaan, karena perbedaan corak(different product)  pada produk tersebut.

Apabila kita lihat secara fisik suatu product , akan tanpak jelas perbedaan tersebut. Maka kita dapat membedakan mana  produk suatu perusahaan dengan product perusahaan yang lainnya.

Di samping perbedaan dalam bentuk fisik , juga terdapat perbedaan dalam bentuk bungkus atau pembungkusan product, dan ada pula yang berbeda dalam cara membayar barang yang akan di beli.

Akibat dari berbagai macam perbedaan ini , barang yang di  produksi oleh perusahaan pasar monopolistis initidak bersifat barang pengganti sempurna akan tetapi ia bersifat barang pengganti yang dekat.

3. Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga

Dalam pasar persaingan monopolistis suatu perusahaan dapat mempengaruhi suatu harga , akan tetapi pasar ini hanya mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga suatu barang produksi di bandingkan dengan perusahaan oligopoli dan monopoli.

Pasar monopolistis mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga disebabkan oleh barang yang dihasilkan bersifat  berbeda corak (different product).

Karena perbedaan corak inilah yang menyebabkan konsumen atau pembeli akan otomatis bersifat memilih, yaitu menyukai  product perusahaan satu dan kurang menyukai produk  perusahaan yang lain.

Maka apabila ia menaikkan harga barang produksinya , ia akan tetap memiliki pelanggan , walaupun tidak sebanyak pada waktu sebelum kenaikan harga barang produksinya. Dan bisa juga sebaliknya , apabila perusahaan tersebut ingin menurunkan harga barang produksinya , tidaklah mudah untuk menghabiskan penjualan barang tersebut, karna masih banyak konsumen yang setia dengan produk yang telah lama ia pakai , walaupun harganya relatif agak mahal.

4. Produsen lain mudah memasuki pasar

Apabila ada suatu perusahaan baru ingin memulai usahanya didalam pasar persaingan monopolistik tidak akan banyak mengalami hambatan seperti halnya dalam pasar oligopoli dan monopoli. Hal ini disebabkan oleh:

  1. Karena modal yang diperlukan relative besar kalau dibandingkan dengan mendirikan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna.
  2. Karena perusahaan itu harus menciptakan barang produksi yang bercorak beda dengan barang produksi yang telah beredar dahulu di pasaran.dan mempromosikannya pada masyarakat untuk mendapat pelanggan , dan dengan promosi tersebut , perusahaan harus dapat meyakinkan pelanggan akan mutu barang tersebut.

 

5. Persaingan promosi penjualan sangat aktif

Dalam pasar persaingan monopolistis harga bukanlah penentu utama dari besarnya pasar dari perusahaan- perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis.

Pada pasar ini memungkinkan suatu perusahaan menarik banyak pelanggan walaupun harga barang produksinya berharga tinggi. Bahkan sebaliknya , suatu perusahaan tidak mudah menarik banyak pelanggan dengan harga barang produksi yang relatif rendah.

Ini disebabkan oleh barang produksi yang mereka hasilkan , yaitu barang yang bersifat  beda corak dengan barang yang sudah tersedia di pasaran , dan mempromosikan barang baru tersebut. Maka untuk mempengaruhi cita rasa pembeli, para pengusaha melakukan persaingan bukan harga ( non price competition).

Persaingan yang demikian itu antara lain adalah dalam rangka memperbaiki mutu dan desain barang , melakukan iklan yang terus menerus memberikan syarat penjualan yang menarik.

Contoh Pasar Persaingan Monopolistik

Contoh pasar persaingan monopolistik adalah:

Penjualan sepeda motor Honda dan Yamaha

  • Sepeda motor keluaran Honda = irit

o    Matic    : Beat, Vario
o    Bebek   : Supra, Revo
o    Sport    : Megapro

  • Sepeda motor keluaran Yamaha = bertenaga

o    Matic    : Mio, Xeon
o    Bebek   : Jupiter, Vega
o    Sport    : Skorpio

Di atas adalah salah satu contoh pasar persaingan monopolistik.Honda dan Yamaha sama-sama produsen sepeda motor.Akan tetapi kedua perusahaan tersebut memiliki karakteristik produk yang berbeda.

Honda lebih unggul dalam urusan bahan bakar, karena iritnya bahan bakar yang digunakan.Sedangkan Yamaha lebih unggul dalam akselerasi.Selanjutnya tergantung pilihan konsumen.

Kelebihan pasar persaingan monopolistik :

  1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
  2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
  3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
  4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.

Kekurangan pasar monopolistik :

  1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
  2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
  3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.

 

Baca Artikel Lainnya:

Pengertian dan Pembahasan Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian dan Pembahasan Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian dan Pembahasan Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian dan Pembahasan Pasar Persaingan Monopolistik
Pengertian dan Pembahasan Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar monopolistik (kadang disebut juga pasar persaingan monopolistik atau pasar monopolistis) adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.

Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya. Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll.

Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan lain-lain.

Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli.

Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga.

Misalnya, pasar sepeda motor di Indonesia. Produk sepeda motor memang cenderung bersifat homogen, tetapi masing-masing memiliki ciri khusus sendiri. Sebut saja sepeda motor Honda, di mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar.

Sedangkan Yamaha memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. Akibatnya tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia masing-masing.

Pada pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan. Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam benak masyarakat, sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun dengan harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan.

Oleh karenanya, perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

Pemaksimuman Keuntungan Dalam Pasar Persaingan Monopolistik

Kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan dalam persaingan monopolistik lebih elastis dari yang dihadapi monopoli. Tetapi tidak sampai mencapai elastis sempurna sebagaimana kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan dalam pasar persainagn sempurna.

1. Pemaksimuman keuntungan jangka pendek

Permintaan yang dihadapi perusahaan dalam persaingan monopolistik adalah sebagian dari keseluruhan permintaan pasar.

Keuntungan maksimum akan dicapai apabila perusahaan terus berproduksi sampai pada tingkat tercapainya MC=MR. Perusahaan akan memperoleh laba diatas normal pada jangka pendek.

2. Pemaksimuman keuntungan jangka panjang

Keuntungan yang melebihi normal menyebabkan pertambahan jumlah perusahaan dipasar.  Dengan demikian setiap perusahaan yang ada di pasar akan menghadapi permintan yang semakin berkurang pada berbagai tingkat harga.

Sehingga keuntungan pun akan semakin menurun ketingkat normal. Bahkan akan merugi jika penerimaan marjinal lebih kecil dari biaya marjinal (MR<MC).

Disinilah letak ketidakefisienan pasar persaingan monopolistik. Ada dua penyebab ketidakefisienan pasar persaingan monopolistik, yaitu:

  1. Harga jual masih lebih besar dari biaya marjinal (P>MC)
  2. Kapasitas berlebih (Excess Capacity)

Jika perusahaan menderita kerugian minimum, maka ia akan keluar dari pasar. Akibatnya, jumlah perusahaan dalam pasar semakin sedikit sehingga jumlah permintaan yang dihadapi perusahaanperusahaan yang masih ada menjadi lebih besar.

Kejadian keluarnya perusahaan dari pasar akan berlangsung terus sampai perusahaan memperoleh keuntungan normal. Dalam keadaan contoh teks ulasan seperti ini tidak ada lagi perusahaan yang masuk ke pasar dan juga tidak ada lagi yang keluar dari pasar.Inilah yang disebut keseimbangan jangka panjang perusahaan persaingan monopolistik.

Corak Pasar Persaingan Monopolistik

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa pasar persaingan monopolistic itu berbeda dengan pasar persaingan sempurna maupun pasar monopoli.Oleh sebab itu terdapat beberapa corak yang ada terjadi dan ada pada pasar persaingan monopolistik.Berikut uraian hal-hal yang terkait dalam corak pasar persaingan monopolistik.

Efesiensi dan Diferensiasi Produksi

Dalam pasar persaingan monopolistik walaupun terdapat banyak produk yang dihasilkan sama namun produsen membedakan karakteristiknya, baik dalam hal mutu, design, mode maupun kemasan.

Perbedaan-perbedaan ini membuat konsumen memiliki banyak pilihan untuk menentukan produk yang akan dipilih dan digunakan.

Setiap perusahaan dalam pasr persaingan monopolistic akan berusaha memproduksi produk yang mempunyai sifat khusus yang dapat dengan jelas dibedakan  dengan hasil perusahaan lain.

Terdapatnya berbagai varisi produk merupakan keistimewaan dari pasar persaingan monopolistik.Variasi produk menimbulkan keuntungan bagi produsen dan konsumen.

Keuntungan bagi produsen karena diferensiasi produk mampu menciptakan suatu penghambat pada perusahaan lain untuk menarik para pelanggannya. Bagi konsumen keuntungannya karena mereka memeiliki banyak pilihan untuk membeli suatu produk dengan karakteristik yang berbeda-beda.

Perkembangan Teknologi dan Inovasi

Bentuk pasar monopolistik memberikan dorongan yang sangat terbatas untuk melakukan perbaikan teknologi dan inovasi, karena dalam jangka panjang perusahaan hanya memperoleh keuntungan normal.

Keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek dapat mendorong pada kegiatan pengembangan teknologi dan inovasi. Ketika terlihat keuntungan yang melebihi normal dalam jangka pendek maka akan memicu perusahaan-perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut.

Ketika banyak peodusen yang bergelut dalm bidang yang sama maka keuntungan yang melebihi normal pun tidak didapati lagi, yang berarti dalam waktu yang singkat keuntungan yang diperoleh dari pengembangan teknologi dan inovasi tidak dapat lagi dinikmati.

Persaingan Bukan Harga

Persaingan bukan harga merujuk pada upaya-upaya selain perubahan harga yang dilakukan oleh produsen untuk menarik lebih banyak konsumen.Karena dalam pasar persaingan monopolistik harga bukanlah segala-galanya.Maka dari itu, persaingan bukan harga dapat dilakukan dengaan diferensiasi produk dan iklan serta berbagai bentuk promosi penjualan.

Promosi Penjualan Melalui Iklan

Dalam perusahaan-perusahaan modern kegiatan membuat iklan merupakan suatu bagian penting dari usaha memasarkan hasil produksi. Tujuan membuat iklan adalah untuk  tercapainya salah satu dari target-target berikut.

  1. Menjelaskan kepada konsumen mengenai produk yang dihasilkan. Jenis iklan ini biasanya digunakan perusahaan ketika memperkenalkan hasil-hasil produksinya yang baru.
  2. Memberi tahu konsumen bahwa produk yang dihasilkan merupakan produk terbaik. Jenis iklan ini digunakan untuk mempertahankan kedudukannya di pasar.

 

Distribusi pendapatan

Banyaknya produsen yang bersaing pada pasar persaingan monopolistik mengakibatkan distribusi pendapatan akan seimbang.

Asumsinya, ketika suatu produsen mampu menghasilkan keuntungan melebihi normal pada jangka waktu pendek, maka hal ini akan menarik beberapa produsen lain untuk memproduksi produk yang sama.

Ketika banyak produsen yang dapat memperoleh keuntungan berarti tidak ada lagi yang produsen yang mendapatkan keuntungan lebih melainkan keuntungannya sama, karena keuntungannya sudah terbagi-bagi dengan banyaknya produk.

Berdasarkan kecenderungan ini, para ekonom berpendapat bahwa pasar persaingan monopolistik menimbulkan corak distribusi pendapatan yang lebih merata.

Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik
Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar persaingan monopolistik merupakan salah satu dari pasar persaingan tak sempurna. Teori pasar persaingan monopolistik dikembangkan karena ketidakpuasan terhadap daya analisis model persaingan pasar sempurna maupun pasar monopoli.

Tetapi dilihat dari strukturnya bpupki pasar monopolistik lebih mendekati pada pasar persaingan sempurna (dicirikan dengan banyak perusahaan yang berpartisipasi di pasar, tanpa batasan masuk industri yang serius) tetapi perusahaan yang berpartisipasi di pasar tersebut menghasilkan produk yang berbeda karakteristik.

Pasar monopolistik didefinisikan sebagai pasar dengan banyak produsen yang menghasilkan komoditas yang berbeda karakteristik (differentiated product) dan bisa disebut juga sebagai pasar yang banyak penjual, yang menawarkan satu jenis barang dengan deferensi produk yang berbeda-beda baik dari segi kualitas, bentuk dan ukuran.

Dalam pasar persaingan monopolistik para konsumen merasakan adanya perbedaan karakteristik dari produk-produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dengan produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan lainnya.

Perbedaan tersebut bisa mencerminkan perbedaan yang sebenarnya diantara produk-produk yang mereka konsumsi atau hanya perbedaan persepsi konsumen bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di pasar memang berbeda.

Sebagai contohnya perbedaan produk dapat dilihat dari bentuk fisiknya seperti beda fungsi, bentuk ataupun kualitas. Perbedaan juga dapat dijumpai dalam kaitannya dengan merek, logo ataupun kemasan.

Lebih lanjut perbedaan juga dapat dijumpai dalam kaitannya dengan hal-hal yang terkait dengan penjualan seperti jangka waktu kredit, ketersediaan komoditas, kemudahan dalam memperolehnya, pelayanan purna jual, loasi perolehan komoditas, pelayanan dan sebagainya.

Pakaian, obat-obatan, kosmetik, restaurant dan banyak komoditas makanan adalah contoh-contoh dari komoditas monopolistik yang umum dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri-ciri pasar persaingan Monopolistik

1. Terdapat cukup banyak pengusaha

Dalam pasar persaingan monopolistis , terdapat cukup banyak pengusaha , akan tetapi tidak sebanyak seperti yang terdapat pada pasar persaingan sempurna.

Dan apabila di suatu pasar terdapat banyak perusahaan , otomatis disana pasti terdapat pasar monopolistis , akan tetapi ukuran / besarnya tidak melebihi perusahaan-perusahaan yang lain.

Dengan kata lain  perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik memiliki ukuran yang relatif sama besarnya. Sehingga mengakibatkan produksi suatu suatu perusahaan relative sedikit, dibandingkan dengan seluruh produksi dalam keseluruhan pasar tersebut.

2. Barangnya bersifat berbeda corak

Sifat ini merupakan sifat yang sangat penting untuk dapat membedakan mana pasar persaingan monopolistik dan mana pasar persaingan sempurna .

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pasar persaingan sempurna seluruh perusahaan nya memproduksi produk yang sama.

Oleh karena itu susah untuk membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Sedangkan dalam pasar persaingan monoplistik  tidak susah untuk membedakan produk dari masing-masing perusahaan, karena perbedaan corak(different product)  pada produk tersebut.

Apabila kita lihat secara fisik suatu product , akan tanpak jelas perbedaan tersebut. Maka kita dapat membedakan mana  produk suatu perusahaan dengan product perusahaan yang lainnya.

Di samping perbedaan dalam bentuk fisik , juga terdapat perbedaan dalam bentuk bungkus atau pembungkusan product, dan ada pula yang berbeda dalam cara membayar barang yang akan di beli.

Akibat dari berbagai macam perbedaan ini , barang yang di  produksi oleh perusahaan pasar monopolistis initidak bersifat barang pengganti sempurna akan tetapi ia bersifat barang pengganti yang dekat.

3. Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga

Dalam pasar persaingan monopolistis suatu perusahaan dapat mempengaruhi suatu harga , akan tetapi pasar ini hanya mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga suatu barang produksi di bandingkan dengan perusahaan oligopoli dan monopoli.

Pasar monopolistis mendapat sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga disebabkan oleh barang yang dihasilkan bersifat  berbeda corak (different product).

Karena perbedaan corak inilah yang menyebabkan konsumen atau pembeli akan otomatis bersifat memilih, yaitu menyukai  product perusahaan satu dan kurang menyukai produk  perusahaan yang lain.

Maka apabila ia menaikkan harga barang produksinya , ia akan tetap memiliki pelanggan , walaupun tidak sebanyak pada waktu sebelum kenaikan harga barang produksinya.

Dan bisa juga sebaliknya , apabila perusahaan tersebut ingin menurunkan harga barang produksinya , tidaklah mudah untuk menghabiskan penjualan barang tersebut, karna masih banyak konsumen yang setia dengan produk yang telah lama ia pakai , walaupun harganya relatif agak mahal.

4. Produsen lain mudah memasuki pasar

Apabila ada suatu perusahaan baru ingin memulai usahanya didalam pasar persaingan monopolistik tidak akan banyak mengalami hambatan seperti halnya dalam pasar oligopoli dan monopoli. Hal ini disebabkan oleh:

  1. Karena modal yang diperlukan relative besar kalau dibandingkan dengan mendirikan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna.
  2. Karena perusahaan itu harus menciptakan barang produksi yang bercorak beda dengan barang produksi yang telah beredar dahulu di pasaran.dan mempromosikannya pada masyarakat untuk mendapat pelanggan , dan dengan promosi tersebut , perusahaan harus dapat meyakinkan pelanggan akan mutu barang tersebut.

 

5. Persaingan promosi penjualan sangat aktif

Dalam pasar persaingan monopolistis harga bukanlah penentu utama dari besarnya pasar dari perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis.

Pada pasar ini memungkinkan suatu perusahaan menarik banyak pelanggan walaupun harga barang produksinya berharga tinggi.

Bahkan sebaliknya , suatu perusahaan tidak mudah menarik banyak pelanggan dengan harga barang produksi yang relatif rendah.

Ini disebabkan oleh barang produksi yang mereka hasilkan, yaitu barang yang bersifat  beda corak dengan barang yang sudah tersedia di pasaran, dan mempromosikan barang baru tersebut.

Maka untuk mempengaruhi cita rasa pembeli, para pengusaha melakukan persaingan bukan harga ( non price competition) .

Persaingan yang demikian itu antara lain adalah dalam rangka memperbaiki mutu dan desain barang , melakukan iklan yang terus menerus memberikan syarat penjualan yang menarik.

Faktor – faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran

Faktor – faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran

 

 

Produsen dan konsumen sebagai pihak yang paling sentral dalam permintaan dan penawaran pasti memiliki faktor-faktor tersendiri untuk memperngaruhinya. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.

Faktor – faktor yang mempengaruhi permintaan (Demand)

1. Perilaku konsumen / selera konsumen

Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap

Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

3. Pendapatan/penghasilan konsumen

Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

4. Perkiraan harga di masa depan

Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen

Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

Faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran (Supply)

1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Baca Juga Artikel Lainnya :

Penjelasan Produksi, Konsumsi dan Distribusi Secara Lengkap

Penjelasan Produksi, Konsumsi dan Distribusi Secara Lengkap

Penjelasan Produksi, Konsumsi dan Distribusi Secara Lengkap

 

Pengertian Produksi

Produksi adalah kegiatan yang menciptakan, mengolah, mengupayakan pelayanan, menghasilkan barang dan jasa atau usaha untuk meningkatkan suatu benda agar menjadi lebih berguna bagi kebutuhan manusia. Orang atau badan yang mengolah, menciptakan, dan menghasilkan barang atau jasa disebut sebagai produsen.

Contoh kegiatan produksi:

a.    kegiatan ekstraktif
b.    kegiatan pertanian
c.    kegiatan industri
d.    kegiatan pertambangan
e.  kegiatan jasa

 

Pengertian Konsumsi

Konsumsi adalah kegiatan menggunakan, memakai, dan menghabiskan barang dan jasa atau dengan kata lain merupakan kegiatan mengurangi atau menghabiskan kegunaan suatu barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan hidup. Orang atau badan yang menggunakan barang dan jasa disebut sebagai konsumen.

Contoh kegiatan konsumsi:

a.    kegiatan makan, minum, berpakaian, dan berkendaraan
b.    kegiatan pertanian: penggunaan pupuk, obat-obatan anti hama
c.    pasien menggunakan jasa dokter.

Barang-barang yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup disebut sebagai barang konsumsi. Barang-barang semacam ini dapat dibedakan menjadi dua macam:

1.    barang yang hanya dipakai sekali langsung habis
2.    barang yang dapat dipakai beberapa kali.

Distribusi

Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang hasil produksi dari tempat penghasil barang (produsen) ke tempat pemakai barang (konsumen) dengan cara jual beli. Orang atau badan yang bertugas menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen disebut sebagai distributor.

Tujuan kegiatan distribusi:

a.    menyebarluaskan dan mengusahakan pemerataan hasil produksi kepada konsumen
b.    untuk menjaga kelangsungan hidup kegiatan produksi
c.    untuk usaha peningkatan, pengembangan, dan perluasan produksi.

Tugas distributor dipusatkan pada kegiatan pemasaran barang meliputi berikut ini:

1.    Tugas pokok
–    jual beli
–    mengangkut
–    menyimpan
–    menanggung resiko.

2.    Tugas tambahan
–    menyeleksi
–    mengepak atau mengemas
–    memberi layanan informasi.

Ketiga kegiatan tersebut mempunyai keterkaitan dan ketergantungan. Kegiatan produksi tidak akan berjalan sebagaimana mestinya tanpa kegiatan distribusi. Kegiatan distribusi tidak mungkin ada jika tidak ada barang yang diproduksi dan tidak ada yang mengonsumsi barang. Kegiatan konsumsi tidak mungkin ada jika tidak ada barang dan tidak ada yang mendistribusikannya.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/