Faktor Penyebab Konflik dan Tingkatannya

Faktor Penyebab Konflik

Faktor Penyebab Konflik dan Tingkatannya

Faktor Penyebab Konflik
Faktor Penyebab Konflik

Faktor Penyebab Konflik

Adapun faktor penyebab terjadinya konflik diantaranya:
Perbedaan Individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan;
Perbedaan latar belakang Kebudayaan sehingga membentuk eksklusif yang berbeda pula. seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan teladan pikir dan pendirian kelompoknya; Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok, diantaranya menyangkut bidang ekonomi, politik, dan sosial. Perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.

Tingkatan Konflik

Adapun tingkatan konflik diantaranya:

1. Konflik Intrapersonal

yakni konflik internal yang terjadi dalam diri seseorang. Konflik intrapersonal ini akan terjadi ketika individu harus menentukan dua atau lebih tujuan yang saling bertentangan dan gundah mana yang harus dipilih untuk dikerjakan.

2. Konflik Interpersonal

yakni konflik yang terjadi antar individu. Konflik ini terjadi ketika adanya perbedaan mengenai warta tertentu, tindakan dan tujuan dimana hasil bersama sangat menentuan.

3. Konflik Intragrup

yakni konflik antara anggota dalam satu kelompok. Setiap kelompok sanggup mengalami konflik substantif atau efektif. Konflik substantif terjadi lantaran adanya latar belakang keahlian yang berbeda, ketika anggota dari sebuah komite menghasilkan kesimpulan yang berbeda atas data yang sama. Sedangkan konflik efektif ini terjadi lantaran tangapan emosional terhadap situasi tertentu.

3. Konflik Intergrup

yakni konflik yang terjadi antar kelompok. Konflik intergrup ini terjadi lantaran adanya saling ketergantungan, perbedaan persepsi, perbedaan tujuan, dan meningkatkatnya tuntutan keahlian.

4. Konflik Interorganisasi

adalah konflik yang terjadi antar organisasi. Konflik ini terjadi lantaran adanya saling ketergantungan satu sama lain. Konflik terjadi bergantung pada tindakan organisasi yang berdampak negatif terhadap organisasi lain.

5. Konflik Intraorganisasi

yakni konflik yang terjadi antar kepingan dalam suatu organisasi, mencakup: Konflik Vertikal yaitu konflik yang terjadi antara pimpinan dan bawahan yang tidak sependapat perihal cara terbaik untuk menuntaskan sesuatu. Konflik Horizontal yaitu konflik yang terjadi antar karyawan atau departemen yang mempunyai hierarkhi yang sama dalam organisasi.
Konflik Lini-Staf yaitu konflik yang sering terjadi lantaran adanya perbedaan persepsi perihal keterlibatan staf dalam proses pengambilan keputusan oleh manajer lini.
Konflik Peran yaitu konflik yang terjadi lantaran seseorang mempunyai lebih dari satu peran.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/06/unsur-unsur-seni-rupa-dan-penjelasannya.html

Pengertian Manajemen Konflik Menurut Para Ahli, Ciri dan Tahapnya

Pengertian Manajemen Konflik Menurut Para Ahli, Ciri dan Tahapnya

Pengertian Manajemen Konflik Menurut Para Ahli, Ciri dan Tahapnya

Pengertian Manajemen Konflik Menurut Para Ahli, Ciri dan Tahapnya
Pengertian Manajemen Konflik Menurut Para Ahli, Ciri dan Tahapnya

Ross (1993)

Menurut Ross, Manajemen Konflik yakni langkah-langkah yang diambil pelaku atau pihak ketiga dalam rangka mengarahkan perselisihan ke arah hasil tertentu yang mungkin atau mustahil menghasilkan tamat berupa penyelesaian konflik dan mungkin atau mustahil menghasilkan ketenangan, hal positif, kreatif, bermufakat atau agresif. Manajemen konflik sanggup melibatkan derma diri sendiri, kerjasama dalam memecahkan problem dengan atau tanpa derma pihak ketiga atau pengambilan keputusan oleh pihak ketiga. Suatu pendekatan yang berorientasi pada proses administrasi konflik menunjuk pada teladan komunikasi termasuk sikap para pelaku dan bagaimana mereka menghipnotis kepentingan dan penafsiran terhadap konflik.

Minnery (1980:220)

Menurut Minnery, Manajemen Konflik yakni proses, sama halnya dengan perencanaan kota merupakan proses. Proses administrasi konflik perencanaan kota yakni kepingan yang rasional dan bersifat iteratif artinya pendekatan model administrasi konflik perencanaan kota secara terus menerus mengalami penyempurnaan hingga mencapai model yang representatif dan ideal.

Pengertian Konflik

Konflik berasal dari bahasa latin “configere” yang artinya saling memukul. Konflik yakni suatu proses sosial antara dua atau lebih atau sanggup juga kelompok yang dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Adapun pengertian konflik berdasarkan para hebat diantaranya:
Menurut Soerjono Soekanto, konflik yakni kontradiksi atau pertikaian yaitu suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan, disertai dengan bahaya atau kekerasan.

Menurut Collin, konflik yakni proses sentral dalam kehidupan dalam kehidupan sosial lantaran setiap orang mempunyai sifat sosial (sosiable) tetap dalam relasi sosial tersebut terkadang memakai kekerasan lantaran setiap orang mempunyai kepentingan sendiri. Konflik sangat mungkin terjadi lantaran adanya kepentingan saling bertentangan.
Menurut Dr. Robert M.Z. Lawang, konflik yakni usaha untuk memperoleh hal yang langka, menyerupai nilai, status, kekuasaan dan sebagainya, dimana tujuan mereka yang terlibat dalam konflik bukan hanya untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan pesaingnya.

Ciri-Ciri Konflik

Adapun ciri-ciri konflik berdasarkan Wijono (1993:37) yaitu:

Setidaknya ada dua pihak secara perseorangan maupun kelompok yang terlibat dalam suatu interaksi yang saling bertentangan.
Setidaknya tidak timbul suatu kontradiksi antara dua pihak secara perseorangan maupun kelompok dalam mencapai tujuan, memainkan tugas dan ambigius atau adanya nilai/norma yang bertentangan.
Timbulnya interaksi yang sering ditandai dengan tanda-tanda sikap yang direncanakan untuk saling meniadakan, mengurangi dan menekan pada pihak lain semoga mendapatkan laba menyerupai status, jabatan, tanggung jawab, pemenuhan banyak sekali macam kebutuhan fisik maupun sosio psikologi.
Timbulnya tindakan yang saling berhadap-hadapan sebagai akbat dari kontradiksi yang berlarut.
Timbulnya ketidak seimbangan tanggapan usaha masing-masing pihak yang berkaitan denga kedudukan, status sosial, pangkat, golongan, kewibawaan, kekuasaan, harga diri, prestise dan sebagainya.

Tahapan Perkembangan Terjadinya Konflik

Adapun tahapan-tahapan perkembangan ke arah terjadinya konflik diantaranya:

Konflik masih tersembunyi (laten)

Berbagai kondisi emosional yang dirasakan sebagai hal biasa dan tidak dipersoalkan sebagai hal yang mengganggu dirinya.

Konflik yang mendahului (antecedent condition)

Tahap perubahan dari apa yang dirasakan secara tersembunyi yang belum mengganggu dirinya, kelompok atau organisasi secara keseluruhan, menyerupai timbulnya tujuan dan nilai yang berbeda, perbedaan tugas dan lain sebagainya.

Konflik yang sanggup diamati (perceived conflicts) dan konflik yang sanggup dirasakan (felt conflict)Ini muncul sebagai tanggapan antecedent condition yang tidak terselesaikan. Konflik terlihat secara terwujud dalam sikap (manifest behavior)
Upaya mengantisipasi timbulnya konflik dan alasannya yakni tanggapan yang ditimbulkannya, individu, kelompok atau organisasi cenderung melaksanakan banyak sekali prosedur pertahanan diri melalui perilaku.

Penyelesaian atau tekanan konflik

Terdapat dua tindakan yang perlu diambil terhadap suatu konflik pada tahap ini yakni penyelesaian konflik dengan banyak sekali seni administrasi atau sebaliknya malah ditekan.

Akibat penyelesaian konflik

Apabila konflik diselesaikan dengan efektif dengan seni administrasi yang sempurna maka sanggup menunjukkan kepuasan dan berdampak nyata bagi semua pihak. Sebaliknya apanila tidak, maka sanggup berdampak negatif terhadap kedua belah pihak sehingga menghipnotis produkivitas kerja.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/11/pengertian-integritas-fungsi-tujuan-manfaat-ciri-ciri-pribadi.html

17.598 Siswa SD di Kota Bogor Ikuti USBN

17.598 Siswa SD di Kota Bogor Ikuti USBN

17.598 Siswa SD di Kota Bogor Ikuti USBN

 

17.598 Siswa SD di Kota Bogor Ikuti USBN

SMA dan SMP

Setelah sebelumnya siswa tingkat SMA dan SMP di Kota Bogor selesai melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kini, giliran tingkat Sekolah Dasar (SD) yang akan mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) selama tiga hari yang dimulai 3 – 5 Mei 2018.

Insya Allah soal sudah ada dan dijaga 24 jam

Saya yakin para guru juga sudah memberikan bekal dan persiapan bagi para anak didiknya hingga mereka siap untuk menghadapi ujian besok,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahrudin usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Bogor di lapangan Sempur, Rabu (02/05/2018).

Pelaksanaan

Pelaksanaan ujian tingkat SD berbeda dengan tingkat SMP atau SMA yang belum berbasis komputer tetapi Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Sementara itu untuk pengawasannya akan dilakukan secara silang antar sekolah.

Fahmi sapaannya menyebut

Di Kota Bogor kurang lebih ada 250 SD Negeri/Swasta dan ada 17.598 siswa kelas VI yang akan mengikuti USBN. Adapun mata pelajaran yang akan di USBN-kan ada tiga, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Terkait soal menurut Kadisdik tidak ada perbedaan karena bergantung pada kurikulum yang digunakan.” Jadi kurikulumnya masih sama yakni kurikulum 2013 (K-13), hanya mungkin yang agak beda itu adalah tingkat kesulitan karena setiap tahun pasti meningkat,” jelas Fahrudin.

Nilai USBN

Nilai USBN yang akan diperoleh peserta sambung Kadisdik tidak 100 persen menjadi penentu kelulusan, tetapi menjadi pertimbangan dalam meluluskan pihak sekolah dan di Kota Bogor nilai USBN akan digunakan untuk memasuki jenjang pendidikan SMP sebagai jenjang pendidikan berikutnya.

 

Artikel terkait:

Momentum Menguatkan Pendidikan dan Kebudayaan

Momentum Menguatkan Pendidikan dan Kebudayaan

Momentum Menguatkan Pendidikan dan Kebudayaan

 

Momentum Menguatkan Pendidikan dan Kebudayaan

Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018 hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan. Dalam kurun waktu yang bersamaan, kita menerawang ke depan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang dicita-citakan.

Sesuai dengan tema yang diusung pada peringatan Hardiknas kali ini, “Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan,” peringatan tahun ini juga sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dengan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, praktik pendidikan yang dilakukan oleh tokoh pendidikan Indonesia Raden Mas Soewardi Soerjaningrat yang kemudian dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara.

Demikian disampaikan

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman saat membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, pada puncak peringatan Hardiknas tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (02/05/2018).

Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003 Bab I

Pasal 1, Ayat 2, disebutkan bahwa sistem pendidikan nasional kita adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945. Sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional. Disinilah terjadinya titik temu antara pendidikan dan kebudayaan,” jelas Usmar.

Pemerintah, lanjutnya

Telah bekerja tak mengenal lelah serta membangun dan memperkuat infrastruktur yang dapat menjadi sabuk pengikat pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan keindonesiaan. Dirinya juga mengungkapkan, meskipun terbatas sesuai skala prioritas, bangunan-bangunan baru sekolah juga didirikan di wilayah pedalaman dan perbatasan.

“Meskipun demikian, harus diakui dengan jujur bahwa hamparan yang luas luar biasa dari wilayah Indonesia menyebabkan belum semua wilayah tersentuh pembangunan infrastruktur yang bisa menjadi sabuk pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan keindonesiaan,” paparnya.

Oleh karena itu, masih kata Usmar

Pada tahun-tahun mendatang pemerintah akan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur pada daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) agar wilayah-wilayah tersebut terintegrasi dan terkoneksi ke dalam layanan pendidikan dan kebudayaan.

 

Sumber : https://blog.fe-saburai.ac.id/teks-ulasan-contoh-teks-ulasan-dan-ciri-strukturnya/

Temu Pelanggan PDAM, Air Harus Konsisten

Temu Pelanggan PDAM, Air Harus Konsisten

Temu Pelanggan PDAM, Air Harus Konsisten

 

Temu Pelanggan PDAM, Air Harus Konsisten

Pemerintah Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menginginkan aliran atau pasokan air PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor terus mengalir selama 24 jam, begitu pun halnya dengan debitnya yang harus konsisten tidak terlampau besar maupun sebaliknya. Jadi upaya untuk meningkatkan pelayanan terus dilakukan demi kepuasan seluruh pelanggan.

Harapan itu disampaikan

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman saat menghadiri undangan dalam acara temu pelanggan dalam rangka HUT ke 41 PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Resto Gumati, Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (02/05/2018).

“Dengan tertib tepat waktunya para pelanggan dalam membayar tagihan rekening airnya juga menjadi salah satu akumulasi peningkatan dan perbaikan pelayanan PDAM Tirta Pakuan. Dengan demikian pemeliharaan jaringan dan infrastruktur lainnya dapat terus dilakukan, selain dengan sumber pendanaan yang lainnya,” papar Usmar.

Namun demikian

Tambahnya, tidak menutup kemungkinan jika sumber pendanaan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke depannya akan ditutupi pemerintah dengan melibatkan masyarakat. Saat ini, sambungnya, regulasi tersebut tengah disiapkan.

Pelibatan masyarakat

“Pelibatan masyarakat ini nantinya bisa berupa diterbitkannya obligasi, saham dan sejenisnya. Karena ini dimungkinkan jika PDAM berubah menjadi perusahaan publik,” urainya.

Muspida Kota Bogor

Selain ratusan pelanggan dan sejumlah perwakilan unsur Muspida Kota Bogor, pada kesempatan itu hadir pula Dirut PDAM Tirta Pakuan Deni Surya Sanjaya.

Sumber : https://blog.fe-saburai.ac.id/gambar-jaring-jaring-kubus-dan-contoh-soalnya/

Peristiwa Rengasdengklok Secara Lengkap

Peristiwa Rengasdengklok Secara Lengkap

Peristiwa Rengasdengklok Secara Lengkap

Peristiwa Rengasdengklok Secara Lengkap
Peristiwa Rengasdengklok Secara Lengkap

Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik

semakin terang dengan dijatuhkannya bom atom oleh Sekutu di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 dan Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945.

Akibat insiden tersebut, kekuatan Jepang makin lemah. Kepastian informasi kekalahan Jepang terjawab dikala tanggal 15 Agustus 1945 dini hari, Sekutu mengumumkan bahwa Jepang sudah mengalah tanpa syarat dan perang telah berakhir.

Berita tersebut diterima melalui siaran radio di Jakarta oleh para cowok yang termasuk orang-orang Menteng Raya 31 menyerupai Chaerul Saleh, Abubakar Lubis, Wikana, dan lainnya.

Penyerahan Jepang kepada Sekutu menghadapkan para pemimpin Indonesia pada problem yang cukup berat. Indonesia mengalami kekosongan kekuasaan (vacuum of power).

Jepang masih tetap berkuasa atas Indonesia meskipun telah menyerah, sementara pasukan Sekutu yang akan menggantikan mereka belum datang.

Gunseikan telah menerima perintah-perintah khusus biar mempertahankan status quo hingga kedatangan pasukan Sekutu.

Adanya kekosongan kekuasaan mengakibatkan munculnya konflik antara golongan muda dan golongan bau tanah mengenai problem kemerdekaan Indonesia.

Tokoh golongan Muda

Golongan muda menginginkan biar proklamasi kemerdekaan segera dikumandangkan.  Mereka itu antara lain Sukarni, B.M Diah, Yusuf Kunto, Wikana, Sayuti Melik, Adam Malik, dan Chaerul Saleh.

Tokoh golongan tua

Sedangkan golongan bau tanah menginginkan proklamasi kemerdekaan harus dirapatkan dulu dengan anggota PPKI. Mereka yaitu Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. Ahmad Subardjo, Mr. Moh. Yamin, Dr. Buntaran, Dr. Syamsi dan Mr. Iwa Kusumasumantri.

 

Baca Artikel Lainnya:

Peranan Pasar dalam Perekonomian

Peranan Pasar dalam Perekonomian

Peranan Pasar dalam Perekonomian

Peranan Pasar dalam Perekonomian
Peranan Pasar dalam Perekonomian

Pasar memiliki peranan yang sangat penting bagi perekonomian. Berikut ini beberapa peranan pasar.

1. Peranan Pasar bagi Produsen

Pasar memiliki peranan yang sangat penting bagi produsen yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan sanggup pula dipakai sebagai daerah untuk mempromosikan atau memperkenalkan barang dan jasa hasil produksi.

Selain itu produsen juga sanggup memperoleh barang atau jasa yang akan dipakai untuk keperluan proses produksi.

2. Peranan Pasar bagi Konsumen

Pasar memiliki peranan yang sangat penting bagi konsumen, sebab konsumen gampang untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.

Apabila pasar semakin luas, konsumen akan semakin gampang memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.

3. Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan pasar bagi pembangunan yaitu menunjang kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung.

Upaya dalam meningkatkan pembangunan, pasar berperan membantu menyediakan segala macam barang dan jasa yang bermanfaat bagi pembangunan.

Pasar juga sanggup dijadikan sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pembangunan melalui pajak dan retribusi. (https://blog.fe-saburai.ac.id/pengertian-seni-rupa-murni-jenis-gambar-dan-10-contohnya/)

4. Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Kegiatan perdagangan di suatu pasar membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit. Semakin luas suatu pasar, semakin besar tenaga kerja yang dibutuhkan.

Dengan banyaknya tenaga kerja yang dibutuhkan, berarti pasar turut membantu mengurangi pengangguran, memanfaatkan sumber daya manusia, serta membuka lapangan kerja.

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar
Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar

Pasar berdasarkan sifat atau jenis barang yang diperjualbelikan dibedakan menjadi dua macam, yaitu pasar konkrit dan pasar nyata.

a. Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar konkrit (pasar nyata) yaitu daerah pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara langsung. Penjual dan pembeli bertemu untuk melaksanakan transaksi jual beli (tawar-menawar).

Barang-barang yang diperjualbelikan di pasar konkrit terdiri atas banyak sekali jenis barang yang ada di daerah tersebut.

Contoh pasar konkrit yaitu pasar tradisional, supermarket, dan swalayan. Namun ada juga pasar konkrit yang menjual satu jenis barang.

Misalnya pasar buah hanya menjual buahbuahan, pasar binatang hanya melayani jual beli hewan, pasar sayur hanya menjual sayur-mayur.

b . Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar abstrak (pasar tidak nyata) yaitu pasar yang aktivitas jual beli barang atau jasa yang diperdagangkannya dilakukan berdasarkan contoh-contoh yang kualitasnya sudah ditentukan. (https://blog.fe-saburai.ac.id/jenis-dan-contoh-jaringan-tumbuhan/)

Barang yang dijualnya pun tidak tersedia di tempat. Transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli juga tidak harus bertemu secara langsung.

Mereka sanggup melakukannya melalui telepon, surat, internet, dan telegram. Contoh dan bentuk barang sanggup dilihat melalui brosur, internet, televisi, majalah, koran, tabloid, dan lain-lain.

Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah
Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan mahkluk hidup

Yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu.

Taksonomi : ilmu yang mempelajari tentang pengelompokan / klasifikasi makhluk hidup

Tujuan Klasifikasi makhluk hidup adalah :

Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki
Mengetahui ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis lain
Mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya atau belum memiliki nama
Manfaat Klasifikasi bagi manusia, antara lain :
Klasifikasi memudahkan kita dalam mmpelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam
Klasifikasi membuat kita mengetahui hubungan kekerabatan antarjenis makhluk hidup
Klasifikasi memudahkan komunikasi

SEJARAH KLASIFIKASI

Aristoteles (384 – 322 SM), mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan hewan digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata.
John Ray (1627 – 1708), merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grup-grup kecil. Ia telah melahirkan konsep tentang jenis dan spesies.
Carolus Linnaeus (1707 – 1778), mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pada kesamaan struktur. Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan binomial nomenklatur. Karena itu Carolus linneaus dikenal sebagai bapak Taksonomi dunia
R.H Whittaker pada tahun 1969 mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom / kerajaan, yaitu : Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia

1. Monera (bakteri dan ganggang biru)

Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Monera memiliki sel prokariotik. Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobacteria)

2. Protista (ganggang dan protozoa)

Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai hewan (Protozoa) dan Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), dan Protista menyerupai jamur.

3. Fungi (jamur)

Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycpta).

4. Plantae (tumbuhan)

Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof). Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji terbuka, dan tumbuhan berbiji tertutup

5. Animalia (hewan)
Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel .yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

TINGKATAN TAKSON

Dalam sistem klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan menjadi suatu kelompok besar kemudian kelompok besar ini dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil sehingga pada akhirnya terbentuk kelompok-kelompok terkecil yang beranggotakan satu jenis makhluk hidup.

Tingkatan-tingkatan pengelompokan itu disebut takson, ilmunya Taksonomi.

 

Semakin tinggi tingkat taksonnya :

Anggotanya semakin banyak
Tingkat persamaannya semakin kecil
Detil pengelompokkannya semakin sederhana
Perbedaannya semakin banyak karena tuntutan kesamaannya sedikit
Tingkat kekerabatannya semakin jauh
Sebaliknya tingkat takson semakin rendah sifat-sifatnya kebalikan dari yang disebutkan di atas.

Tingkatan Takson :
Dunia/Kerajaan
Divisio (untuk hewan) atau Filum (untuk tumbuhan)
Kelas
Ordo
Suku
Genus/Marga
Spesies/Jenis
1. KINGDOM
Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi makhluk hidup. Kebanyakan ahli Biologi sependapat bahwa makhluk hidup di dunia ni dikelompokkan menjadi 5 kingdom (diusulkan oleh Robert Whittaker tahun 1969). Kelima kingdom tersebut antara lain : Monera, Proista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

FILUM/DIVISIO (KELUARGA BESAR)

Nama filum digunakan pada dunia hewan, dan nama division digunakan pada tumbuhan. Filum atau division terdiri atas organism-organisme yang memiliki satu atau dua persamaan ciri. Nama filum tidak memiliki akhiran yang khas sedangkan nama division umumnya memiliki akhiran khas, antara lain phyta dan mycota.

KELAS (CLASSIS)
Kelompok takson yang satu tingkat lebih rendah dari filum atau divisio

4. ORDO (BANGSA)
Setiap kelas terdiri dari beberapa ordo. Pada dunia tumbuhan, nama ordo umumnya diberi akhiran ales.

5. FAMILI
Famili merupakan tingkatan takson di bawah ordo. Nama famili tumbuhan biasanya diberi akhiran aceae, sedangkan untuk hewan biasanya diberi nama idea. Dalam penyebutan indonesia nama suku selalu diulang penyebutannya : kacang-kacangan , angrek-anggrekan , jahe-jahean.

6. GENUS (MARGA)
Genus adalah takson yang lebih rendah dariada famili. Nama genus terdiri atas satu kata, huruf pertama ditulis dengan huruf kapital, dan seluruh huruf dalam kata itu ditulis dengan huruf miring atau dibedakan dari huruf lainnya.

7. SPECIES (JENIS)
Species adalah takson yang terendah. Spesies adalah suatu kelompok organisme yang dapat melakukan perkawinan antar sesamanya untuk menghasilkan keturunan yang fertil (subur) aturan penulisannya disebut binomial nomenklatur.

TATA NAMA BINOMIAL NOMENKLATUR

Untuk memudahkan komunikasi, makhluk hidup harus diberikan nama yang unik dan dikenal di seluruh dunia. Berdasarkan kesepakatan internasional, digunakanlah metode binomial nomenklatur. Metode binominal nomenklatur artinya tata nama ganda. Disebut tata nama ganda karena pemberian nama jenis makhluk hidup selalu menggunakan dua kata (nama genus dan species)

Aturan pemberian nama adalah sebagai berikut :
Nama species terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama genus, sedangkan kata kedua merupakan penunjuk spesies (epitheton specificum)
Huruf pertama nama genus ditulis huruf kapital, sedangkan huruf pertama penunjuk spesies/jenis digunakan huruf kecil
Nama species menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan
Nama species harus ditulis berbeda dengan huruf-huruf lainnya (bisa miring, garis bawah, atau lainnya)
Jika nama species tumbuhan terdiri atas lebih dari dua kata, kata kedua dan berikutnya harus digabung atau diberi tanda penghubung.
Jika nama species hewan terdiri atas tiga kata, kata ke tiga tersebut bukan nama species, melainkan nama subspecies (anak jenis), yaitu nama takson di bawah species
Nama species juga mencantumkan inisial pemberi nama tersebut, misalnya jagung (Zea Mays L.). huruf L tersebut merupakan inisial Linnaeus.

Baca Juga : 

Tata Surya Adalah

Tata Surya Adalah

Tata Surya Adalah

Tata Surya Adalah
Tata Surya Adalah

Benda-benda apa saja yang terlihat olehmu ?

Jika kamu menggunakan teleskop maka kamu akan melihat bermacam-macam jenis benda langit yang jumlahnya ribuan hingga jutaan. Namun jika kamu mengamatinya secara langsung tanpa alat bantu… benda-benda langit yang dapat kamu lihat lebih terbatas…

Ada benda langit yang dapat memancarkan cahaya sendiri yang disebut bintang. Sehingga bintang lebih mudah diamati pada malam hari dengan cahayanya yang berkedip-kedip. Jumlah bintang di langit sangat banyak… Jutaan dan bahkan milyaran bintang berkumpul menjadi satu membentuk galaksi. Kita berada di dalam galaksi Bima Sakti ( The Milky Way ) yang diperkirakan tersusun atas 100 milyar bintang. Di Jagat Raya sendiri diperkirakan tersusun atas 100 milyar galaksi.

Bintang yang paling dekat dengan kita adalah Matahari. Matahari menjadi pusat tata surya kita dan menjadi sumber cahaya ( energi ) di planet yang kita huni yaitu Bumi. Teori yang mengemukakan bahwa matahari sebagai pusat tata surya disebut teori heliosentris. Teori inilah yang benar dan berlaku hingga saat ini. Pada jaman dahulu ada juga yang beranggapan bahwa bumi adalah pusat tata surya yang dikenal dengan teori geosentris. Dan sekarang teori ini tidak berlaku lagi.

SISTEM TATA SURYA

Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya dan planet-planet, meteorid, komet, serta asteroid yang mengelilingi matahari.

dari gambar di atas tampak Matahari ( Sun ) beserta planet-planet yang mengelilinginya yaitu Merkurius ( Mercury ), Venus, Mars, Jupiter, Saturnus ( Saturn ), Uranus dan Neptunus ( Neptune ). Jadi tata surya kita totalnya terdiri dari 8 planet.

Soal dan Pembahasan Buku Fisika = Lho… bukannya planet di tata surya kita ada 9 kan..? planet yang ke 9 kan planet pluto…

Memang benar… dulu pluto digolongkan sebagai planet tapi pada 24 Agustus 2006, para peneliti di International Astronomical Union (IAU) atau Badan Astronomi Internasional, memutuskan Pluto bukan lagi sebuah planet . Ini dikarenakan Pluto tidak memenuhi syarat-syarat baru sebuah planet. Status Pluto turun jadi dwarf planet atau planet kerdil.

IAU membuat tiga syarat yang harus dipenuhi sebuah benda langit jika ingin mendapat status planet. Pertama, harus mengorbit matahari dan arah orbitnya harus sama semua, tidak boleh berlawanan. Kedua, memiliki ukuran besar sehingga bentuknya tetap bulat. Ketiga, jalur orbitnya harus bersih, tidak ada benda langit lain di jalur orbit tersebut selain satelitnya sendiri.

Pluto tidak lolos pada syarat yang ke ke tiga… Pluto belum mengosongkan daerah di sekitar orbitnya agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri… di orbit pluto banyak benda – benda lainnya yang dinamakan Sabuk kuiper.

Kembali lagi ke sistem tata surya kita

Peredaran benda langit yang berupa planet dan benda langit lainnya dalam mengelilingi matahari disebut Revolusi. Sebagian besar garis edar (orbit) revolusi berbentuk elips. Bidang edar planet-planet mengelilingi matahari disebut bidang edar, sedangkan bidang edar planet bumi disebut bidang ekliptika. Selain berevolusi benda-benda langit juga berputar pada porosnya yang disebut Rotasi, sedangkan waktu untuk sekali berotasi disebut kala rotasi.

Garis yang berwarna biru itulah yang disebut ekliptika. Karena berbentuk ellips maka jarak bumi dengan matahari berubah-ubah. Jarak terdekat matahari dengan bumi disebut Perihelion. Sedangkan jarak terjauh matahari dengan bumi disebut Aphelion. Menurut hukum Kepler revolusi platet dalam waktu yang sama akan menempuh bidang edar yang sama luasnya.

Bidang OAB dan OCD mempunyai luas yang sama dan ditempuh dalam waktu yang sama. Sehingga dalam waktu yang sama jarak tempuhnya berbeda-beda ( busur CD > busur AB ). Maka kecepatan revolusi terbesar saat berada di titik orbit terdekat ( Perihelion ) dan kecepatan revolusi terkecil saat di titik orbit terjauh ( Aphelion )

ZONA TATA SURYA

Zona Tata Surya yang meliputi, planet bagian dalam, sabuk asteroid, planet bagian luar, dan sabuk Kuiper. Planet dalam atau planet kebumian ( The Terrestrial Planet ) adalah planet-planet yang terletak di antara matahari dan sabuk asteroid ( asteroid belt ) yaitu Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Sedangkan Planet luar atau planet raksasa ( The Giant Planet ) adalah planet-planet yang terletak di luar sabuk asteroid ( asteroid belt ) yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

 

Matahari

Matahari merupakan pusat tata surya yang berupa bola gas yang bercahaya. Matahari merupakan salah satu bintang yang menghiasi galaksi Bima Sakti. Suhu permukaan matahari 6.000 derajat celsius yang dipancarkan ke luar angkasa hingga sampai ke permukaan bumi, sedangkan suhu inti sebesar 15-20 juta derajat celsius. Matahari bukanlah bintang terbesar di antara milyaran bintang dalam galaksi Bima sakti. Matahari juga bukan bintang yang paling terang, tetapi mengapa matahari kelihatan paling terang di antara bintang-bintang lain?

Jarak matahari dari bumi kita sekitar 150 juta kilometer. Jarak ini disepakati sebagai 1 SA ( Satuan Astronomi ). Matahari merupakan bintang yang paling dekat dibandingkan bintang- bintang lainnya. Bintang terdekat kedua setelah matahari adalah Alpha Centauri, jaraknya lebih dari 200.000 SA. Jarak matahari hanyalah 1/546.000 kali jarak Sirrius ke bumi. Sirrius merupakan bintang yang paling terang.

Merkurius

Merkurius adalah planet terkecil di dalam tata surya dan juga yang terdekat dengan Matahari ( 0,4 SA ) dengan kala revolusi 88 hari.

Mirip dengan Bulan, Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak mempunyai satelit alami serta atmosfer. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 Kelvin ( -180 sampai 430 derajat Celcius ). Diameter Merkurius 40% lebih kecil daripada Bumi (4879,4 km).

Venus

Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah Merkurius ( 0,7 SA ). Planet ini memiliki radius 6.052 km dan mengelilingi Matahari dalam waktu 225 hari. Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain. Planet Venus juga tidak memiliki satelit alami. Atmosfer Venus mengandung 97% karbondioksida (CO2) dan 3% nitrogen, sehingga hampir tidak mungkin terdapat kehidupan.

Suhu permukaan planet ini adalah >460°C ( >860°F). Hal ini berarti bahwa Venus merupakan planet yang terpanas permukaannya di antara planet-planet lain di tata surya kita dan karena itulah Venus adalah Planet paling Terang di sistem tata surya kita dan bisa terlihat dari Bumi dengan Mata telanjang ketika selepas Matahari terbenam dan menjelang Matahari terbit yang biasa disebut Bintang Kejora /Bintang barat/ bintang Timur.

Bumi

Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 SA. Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) yang melindung permukaan Bumi dari sinar ultraviolet dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti Bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Perbedaan suhu permukaan Bumi adalah antara -70 °C hingga 55 °C bergantung pada iklim setempat.

Satu hari di bumi sama dengan satu kali rotasi bumi yang lamanya sama dengan 24 jam dan satu tahun di Bumi sama dengan satu kali revolusi bumi yang lamanya sama dengan 365,25 hari. Bumi satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Bumi memiliki satu satelit alami yang disebut bulan.

Sumber :  http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/gelombang-elektromagnetik/