Modified IRR

Modified IRR

 Modified IRR

Modified IRR

Untuk mengatasi kelemahan kriteria periode payback

dikembangkan kriteria discounted paybck. Demikian juga dengan IRR, untuk mengatasi kelemahan kriteria IRR, kita mempunyai modified IRR.

Ada beberapa cara untuk menghitung modified IRR atau MIRR, tetapi semuanya mempunyai kesamaan, yaitu membuat arus kas yang tidak konvensional menjadi berpola konvensional, yaitu ada investasi awal di muka dan arus kas positif diperiode akhir.

Sebagai ilustrasi, misalkan sebuah proyek mempunyai arus kas sebagai berikut:

 

     Tahun                        Arus kas

                                 0                          60.000.000

                                 1                          155.000.000

                                 2                           100.000.000

            Permasalahan dengan proyek diatas adalah arus kas tidak berpola konvensional. Akibatnya, kita mempunyai dua IRR, yaitu 25% dan 33,33% Untuk mengatasi terjadinya multiple IRRini, kita menghitung MIRR. Ada beberapa metode yang dapat digunakan, yaitu metode diskonto, metode reinvestasi, dan metode gabungan

            Kelemahan kriteria NPV adalah kita tidak mengetahui apakah selisih bersih arus kas yang diterima dengan investasi awal itu secara relatif besar atau kecil. NPV sebesar Rp. 50.000.000 dari sebuah proyek investasi Rp. 10.000.000 secara relaatif kurang menarik dibandingkan dengan NPV proyek lain yang lebih kecil. Katakana 25.000.000 tetapi investasi awalnya 1 miliar. Persentase return dari proyek kedua ini sangat mungkin lebih tinggi dari proyek pertama.

Kriteria seleksi

  1. Secara sistematis

IRR=

  1. Secara trial and error
  2. Pilih tingkat discount rate tertentu untuk menghitung NPV
  3. Bila tingkat discount rate yang dipilih masih menghasilkan NPV positif, coba dengan discount rate yang lebih tinggi.
  4. Bila discount rate yang dipilih masih menghasilkan NPV negative, coba dengan discount rate yang lebih tinggi.
  5. Gunakan rumus dibawah ini untuk menghitung IRR dengan menggunakan rumus berikut:

IRR = Dr1 – 

Keterangan :

Dr1         = tingkat bunga ke-1

Dr2         = tingkat bunga ke-2

NPV1   = NPV yang dihitung berdasarkan Dr1

NPV2   = NPV yang dihitung berdasarkan Dr2

            Metode IRR dan NPV selalu memberikan kesimpulan yang sama kalau yang dievaluasi proyek-proyek independent. Namun hal itu mungkin akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda bila proyek bersifat mutually exclusive. Hal ini dapat terjadi karena salah satu proyek investasinya lebih besar daripada yang lain, umur salah satu proyek lebih panjang daripada yang lain.


Sumber: https://blog.fe-saburai.ac.id/seva-mobil-bekas/