Mahasiswa Daerah 3T Terima Beasiswa Nusantara Cerdas Kemendikbud-BRI

Mahasiswa Daerah 3T Terima Beasiswa Nusantara Cerdas Kemendikbud-BRI

Mahasiswa Daerah 3T Terima Beasiswa Nusantara Cerdas Kemendikbud-BRI
Mahasiswa Daerah 3T Terima Beasiswa Nusantara Cerdas Kemendikbud-BRI

Jakarta, Kemendikbud — Sebanyak 25 mahasiswa dari 15 perguruan tinggi negeri (PTN)

menerima Beasiswa Nusantara Cerdas (BNC) tahun 2018 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Penerima BNC merupakan mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Tahun ini BNC memasuki tahun yang kelima, dengan total mahasiswa penerima sebanyak 119 orang.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Kemendikbud, Suharti mengatakan, seleksi mahasiswa penerima BNC ini dilakukan bersama oleh Kemendikbud dan BRI. Beberapa kriteria penilaian antara lain prestasi akademik, kondisi ekonomi keluarga, dan asal daerahnya yang dari daerah 3T. Suharti juga berharap, mahasiswa penerima BNC bisa berprestasi secara akademik maupun non-akademik, yaitu dengan aktif berorganisasi.

“Jangan hanya urusan akademik saja tanpa ada networking atau kemampuan berorganisasi,

sehingga tidak mengembangkan diri untuk kepemimpinan,” kata Suharti saat Malam Inaugurasi Beasiswa Nusantara Angkatan IV di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (30/1/2018). Ia juga berharap penerima BNC dapat menjadi lulusan terbaik dan menjadi SDM unggul sebagai tenaga kerja andal maupun sebagai pencipta lapangan pekerjaan.

Direktur Hubungan Kelembagaan PT BRI, Sis Apik Wijayanto mengatakan, BRI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki kewajiban untuk ikut mencerdaskan bangsa, salah satunya dengan menganggarkan beasiswa untuk mahasiswa sebagai wujud peduli lingkungan. “BRI sebagai BUMN akan terus memperhatikan bagaimana meningkatkan kesejahteraan bangsa bagi mahasiswa,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa penerima BNC, Ridho Fernanda menuturkan, proses seleksi

yang dijalaninya untuk mendapatkan beasiswa cukup ketat. Tahap pertama adalah seleksi berkas, termasuk Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3,00. Setelah seleksi berkas dinyatakan lulus, Ridho menjalani seleksi tahap wawancara. Mahasiswa semester IV Jurusan Teknik Informatika di Universitas Mataram itu merasa bersyukur berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Nusantara Cerdas Kemendikbud-BRI.

“Ini adalah sebuah langkah untuk memajukan Indonesia dan mencerdaskan kehidupan bangsa, akrena salah satu aset negara yang penting adalah SDMnya,” tutur Ridho.

Beasiswa Nusantara Cerdas Kemendikbud-BRI sudah berjalan sejak tahun 2010. Pada awalnya, beasiswa ini bernama Beasiswa Putra Papua. Hingga saat ini BNC sudah memasuki tahun kelima dengan total penerima 119 orang. Beasiswa yang diberikan berupa biaya pendidikan at cost dari Kemendikbud, dan biaya hidup, asuransi eksehatan, serta laptop dari BRI. Sebanyak 15 PTN yang bekerja sama dengan Kemendikbud dan BRI untuk beasiswa ini antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (Unpad), Intitutut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Surabaya (ITB). (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

http://ejournal.upi.edu/index.php/WapFi/comment/view/15816/0/115984