MACAM-MACAM NAJIS DAN CARA MENSUCIKANNYA

MACAM-MACAM NAJIS DAN CARA MENSUCIKANNYA

MACAM-MACAM NAJIS DAN CARA MENSUCIKANNYA
MACAM-MACAM NAJIS DAN CARA MENSUCIKANNYA

Macam Najis Dalam Islam

Najis Mukhofafah

najis mukhofafah adalah najis yang tergolong ringan dan cara mensucikanya juga mudah contoh seperti air kencingnya bayi laki2 yang belum berumur 2 tahun dan cara mensucikannya pun cukup hanya dengan memercikan air atau di basuh dengan air hingga benar2 bersih

Najis Mutawasithoh

yang kedua najis mutawasithoh adalah najis yang tergolong sedang seperti tai manusia,kencing,nanah,darah,minuman keras,alkohol dan lain sebagainya dan cara mensucikannya ada yang sedikit berbeda karena najis mutawasithoh ada dua macam
* ainiyah yaitu najis yang bendanya berwujud dapat dilihat,disentuh dan cara mensucikannya hilangkan wujud najis terlebih dahulu , yaitu hilang wujudnya,warnanya,rasanya,baunya tetapi ada pengecualian jika warna,bau dan rasanya memang benar2 sulit untuk dihilangkan atau tidak bisa di hilangkan maka itu di ma’fu (dima’afkan) atau boleh , nah stelah hilang semua unsur2 tersebut diatas baru kita siram dengan air hingga bersih
*najis hukmiyah yaitu najis yang bendanya tidak berwujud seperti bekas dari cairan miras,bekas kencing,bekas nanah dll,., cara mensucikannya cukup dengan menyirami tempat tersebut dengan air hingga bersih

Najis Mugholadhoh

yang ke tiga adalah najis mugholadhoh adalah najis yang tergolong berat dan cara mensucikannyapun cukup berat , najis mugholadhoh : najis yang ada dari anjing dan babi , dalam tanda kutip “baik itu keturunan dari anjing dan babi tersebut atau persilangan antara anjing/babi dari hewan yang bukan najis” contoh seekor anjing kawin dengan kambing , padahal kambing bukan hewan yang najis tetapi anak dari kambing yang telah dikawini anjing tersebut termasuk najis mugholadhoh , najis mugholadhoh juga timbul dari bersentuhan dengan anjing atau babi , air liur anjing/babi,darahnya,tahinya, nah dan cara mensucikannya adalah sebagai berikut,

*terlebih dahulu hilangkan wujud najis tersebut
*setelah hilang cuci dengan air sebanyak 7 kali yang dimana salah satunya dari 7 tadi harus dicampur dengan tanah
nah makanya hati2 dengan hewan anjing/babi tersebut jangan sampai kita bersentuhan apa lagi memakannya ,..,. Demikianlah penjelasannya semoga dapat bermanfaat Terimakasih.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/5-rukun-nikah-dalam-islam-yang-harus-diketahui/