Connect with us

Hi, what are you looking for?

Business

Keadilan Dalam Bisnis Dan Hukum Bisnis

Keadilan Dalam Bisnis Dan Hukum Bisnis

Seperti apakah keadilan dalam bisnis dan hukumnya itu? Hukum jadi salah satunya unsur sebuah bisnis bisa berjalan baik. Bisnis atau usaha yang dibangun pertama atau sebelumnya harus pahami faktor hukumnya. Apa usaha itu mematuhi hukum? Bila awalannya telah menyalahi hukum, pasti memiliki arti bisnis yang tidak bagus. Keadilan Dalam Bisnis atau Hukum dalam bisnis dapat tersangkut banyak faktor. Pelaku bisnis perlu pelajari mengenai hukum bisnis supaya tidak keliru dalam mengambil langkah.

Menyalahi Keadilan Dalam Bisnis atau hukum bisnis pasti sama seperti dengan menyalahi hukum karena hal-hal lain, yakni balasan memperoleh hukuman. Pasti kita tidak mau bisnis kita remuk karena masalah hukum yang tidak kita kenali. Mempunyai penasihat hukum atau advokat dalam satu perusahaan dapat memberi kontribusi tuntunan hukum untuk pelaku bisnis. Tetapi, pelaku bisnis atau pemilik perusahaan harus juga pahami mengenai hukum bisnis.

Keadilan Dalam Bisnis Dan Hukum Bisnis

Artikel ini akan mengulas satu demi satu mengenai hukum, bisnis, dan hukum bisnis. Berikut pembahasan selengkapnya.

Hukum

Negara yang kita menempati ini sebagai negara hukum. Memiliki arti semua perilaku harus sesuai hukum yang berjalan. Bila tidak, kita akan dipandang menyalahi hukum dan bisa memperoleh hukuman. Hukum sendiri sebuah mekanisme yang dibikin untuk mengendalikan penerapan kelembagaan. Hukum dibagi jadi 2 (dua). Pertama hukum pidana dan yang ke-2 ialah hukum perdata.

Hukum pidana sebagai satu hukum yang mengendalikan tindakan-tindakan manusia yang menyalahi undang-undang. Untuk yang menyalahi hukum pidana, akan terserang hukuman yang sudah diputuskan. Tindakan menyalahi hukum pidana misalkan pembunuhan, perampokan, korupsi, setubuhian, dan sebagainya.

Hukum perdata sebagai ketetapan atau hukum yang mengendalikan kebutuhan dan hak-hak di antara pribadi dalam warga. Hukum perdata ini awalnya berawal dari hukum Perancis yang dipungut oleh Belanda. Indonesia sendiri mengaplikasikan hukum perdata dengan mengeluarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata atau KUH Perdata. Hukum perdata yang berjalan di Indonesia memang berawal dari hukum perdata punya Belanda. Undang-undang hukum perdata punya Belanda aslinya dikenali bernama Burgerlijk Wetboek.

Bisnis

Bisnis sebagai satu organisasi yang jalankan bisnis dengan jual barang atau layanan ke customer dengan arah memperoleh keuntungan. Bisnis ada di seputar kita dan banyak misalnya. Misalkan saja bisnis rumah makan yang jual makanan ke customer atau bisnis pabrik krupuk yang jual krupuk bikinannya ke beberapa toko.

Advertisement. Scroll Untuk Melanjutkan Membaca.

Bisnis umumnya berbentuk tubuh usaha. Tubuh usaha dapat berbentuk tubuh usaha perorangan atau barisan. Mempunyai wujud tubuh usaha sebagai salah satunya tipe hukum bisnis. Tubuh usaha itu sebagai kesatuan yang memiliki badan hukum hingga bisa diproteksi oleh hukum.

Di Indonesia, tubuh usaha ada banyak jenis diantaranya koperasi, BUMN, perusahaan jabatan, perusahaan umum, persero, Badan Usaha Punya Swasta, yayasan, dan perusahaan persekutuan. Sebuah bisnis atau tubuh usaha membutuhkan management perusahaan. Manajeman itu terdiri dari bermacam faktor diantaranya operasional perusahaan, marketing, sumber daya manusia, dan keuangan. Bila management perusahaan itu baik, sendirinya perusahaan itu akan sukses juga.

Dalam bisnis, ada dua tipe produk yang bisa dibuat, yakni produk berbentuk barang dan berbentuk layanan. Produk berbentuk barang masih dipisah kembali jadi barang mentah, barang 1/2 jadi atau barang selesai. Customer bisa juga berbentuk customer akhir atau tubuh usaha yang lain akan mengolah selanjutnya produk yang sudah dibuat itu.

Jalankan bisnis tentu terkait dengan beberapa pihak lain. Beberapa pihak itu bisa berbentuk faksi dalam perusahaan yakni pegawai atau faksi di luar seperti pemerintahan, customer, kompetitor, rekanan bisnis, dan sebagainya. Jalinan itu terkadang tidak selama-lamanya mulus dan kerap memunculkan kasus hukum. Buat ketahui selanjutnya hukum bisnis, kita dapat memerhatikan pembahasan selanjutnya.

Hukum Bisnis

Keadilan Dalam Bisnis atau Hukum dalam bisnis dibutuhkan. Hal itu bisa memberi kejelasan hukum dan membuat perlindungan kebutuhan bermacam faksi yang turut serta dalam bisnis. Hukum bisnis sendiri mencakup bermacam faktor dalam bisnis. Pemahaman hukum bisnis ialah ketentuan yang bisa menjaga penerapan aktivitas ekonomi.

Keadilan / Hukum Berbisnis

Hukum bisnis ini mempunyai tujuan membuat kesetimbangan dalam bisnis. Beberapa sektor yang tercakup dalam hukum bisnis diantaranya sebagai ini.

Hukum Perusahaan

Hukum perusahaan meliputi semua faktor dalam perusahaan itu. Membuat suatu perusahaan sebelumnya harus juga mematuhi hukum. Misalkan dengan mempunyai surat ijin usaha dan pendirian bangunan untuk usaha. Beberapa hukum perusahaan yakni sebagai ini.

Advertisement. Scroll Untuk Melanjutkan Membaca.
  1. Pasal 1319 KUH Perdata
  2. Pasal I KUHD
  3. Undang-undang BUMN
  4. Undang-undang perkoperasian
  5. Pasar modal
  6. Undang-undang pemerolehan

Hukum Kontrak

Hukum kontrak sebagai etika atau ketentuan hukum yang mengendalikan jalinan di antara faksi yang berdasar persetujuan hingga memunculkan karena hukum. Hukum ini ditata dalam KUH Perdata. Hukum kontrak ini mengendalikan mengenai kesepakatan di antara beberapa faksi atau barisan. Hukum kontrak mempunyai beberapa azas, yakni azas kebebasan berkontrak, azas konsesualisme, azas kejelasan hukum, azas personalitas, asal kepribadian, azas rutinitas, azas niat baik, dan azas keyakinan.

Hukum Pelindungan Konsumen

Konsumen / Customer sebagai faksi yang perlu dipenuhi kemauan dan keperluannya oleh produsen. Produk yang dimakan terkadang tidak sama seperti yang diinginkan dan justru bikin rugi customer. Salah satunya pelindungan customer ialah ada tanda harga yang tercantum dalam satu produk yang bakal dibeli. Undang-undang yang mengendalikan ini yakni Undang-Undang Pelindungan Customer Nomor 8 Tahun 1999. Beberapa hak customer diantaranya yakni sebagai ini.

  1. Hak kenyamanan, keselamatan, dan keamanan konsumsi barang atau layanan.
  2. Hak pilih dan memperoleh barang dan layanan sesuai nilai ganti dan agunan yang sudah dijanjikan.
  3. Hak dilayani secara jujur dan tidak diskriminatif.
  4. Hak memperoleh ganti kerugian atau ganti rugi bila barang yang dibeli tidak sesuai kesepakatan.

Hukum Hak Kekayaan Intelektual

Hak berkenaan kekayaan Intelektual sebagai hak private. Pembuat sebuah produk dapat mendaftarkannya atau mungkin tidak. Kekayaan Intelektual ini meliputi hasil produksi daya berpikir seperti tehnologi, sastra, seni, lagu, karya tulis, dan sebagainya.

Bila mendaftar produk kita, pasti produk itu akan memiliki kekuatan hukum dan tidak bisa dianggap oleh seseorang. Registrasi ini benar-benar bermanfaat untuk pemilik satu produk. Undang-undang yang terkait dengan hak cipta ialah Undang-Undang No. 19 mengenai Hak Cipta. Dalam beberapa kasus, penerapan undang-undang ini masih perlu diperbarui. Misalkan saja DVD bajakan yang ramai tersebar.

Hukum Surat Bernilai/Berharga

Hukum yang mengendalikan berkenaan beberapa surat bernilai/berharga ada pada KUHD. Beberapa surat bernilai yang disebut dalam KUHD diantaranya surat wesel, surat check, surat saham, surat mampu, Chartet party, DO, dan konosemen. Beberapa surat bernilai itu umumnya ada pada keuangan sebuah perusahaan.

Pemerintahan mempunyai peran yang perlu dalam bisnis. Mereka ialah regulator dan turut menegakkan hukum dalam bisnis. Kompetisi kurang sehat bisa diminimalkan dengan kontribusi peraturan dari pemerintahan hingga perusahaan bisa memulai usahanya dengan tenang. Keadaan dalam negeri yang aman dapat memunculkan cuaca usaha yang bagus hingga pelaku bisnis di luar ketarik melakukan investasi di Indonesia.

Written By

Menurut pepatah belajar itu tidak ada waktunya. So, belajar terus, sampai menemukan apa yang kamu inginkan.

Comments

Jangan Terlewatkan

Advertisement