Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Dampak Dari Pencemaran Tanah dan Cara Mengatasinya

Dampak Dari Pencemaran Tanah dan Cara Mengatasinya

Dampak Dari Pencemaran Tanah dan Cara Mengatasinya – Tanah adalah lapisan teratas kerak bumi yang mempunyai kemampuan menunjang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kesehatannya sangat mempengaruhi kehidupan makhluk-makhluk yang bergantung padanya.

Jika kalian perhatikan dalam sebuah rantai makanan, tumbuhan seringkali menjadi menu utama makanan hewan darat dan manusia.

Memang ada sumber makanan yang berasal dari laut, akan tetapi jumlahnya tidak sebanyak yang ada di darat. Ya. Manusia dan makhluk hidup lain sangat bergantung pada tanah, tetapi kita kurang mampu menjaga kelestariannya sehingga pencemaran tanah pun tidak dapat dihindari.

Apa jadinya jika tanah kehilangan fungsinya? Tanah yang tidak sehat secara fisik tidak akan mampu menahan air ketika terjadi banjir dan menyimpan cadangan air di dalam tanah.

Tanah yang tidak sehat secara kimia tidak akan mampu memberikan atau menghasilkan nutrisi yang diperlukan tanaman.

Akibatnya, banyak tanaman yang akan mati atau tidak berproduksi dan tentu saja mengurangi sumber makanan bagi manusia. Tanah yang tidak sehat secara biologi akan merusak kehidupan cacing tanah dan organisme yang hidup di dalam tanah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Habitat mereka terancam. Padahal, keberadaan cacing tanah sangat diperlukan untuk pembentukan humus.

Penyebab Pencemaran Tanah

Bila dikelompokkan, limbah penyebab polusi tanah dibedakan menjadi 3 golongan utama yaitu limbah industri, limbah rumah tangga atau domestik dan limbah pertanian.

Yang termasuk limbah industri adalah sampah buangan dari pabrik pengawetan daging, ikan, pabrik kertas, pabrik gula, pabrik kimia dan logam yang berbentuk padat, cair dan kental seperti larutan yang sengaja disebar ke atas tanah agar dapat diserap. Limbah tersebut banyak mengandung arsen, timbal, boron, dan krom.

Limbah rumah tangga yang berbentuk cair seperti deterjen, cat, tinja dan oli dapat membunuh mikroorganisme sebagai pengurai dalam tanah. Selain itu, ada pula limbah padat seperti kaleng, plastik, dan botol bekas air mineral yang tidak dapat terurai dalam tanah dan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan kesuburan tanah.

Limbah pertanian seperti kotoran sapi, sampah daun, dan jerami sebetulnya masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak dan pupuk organik. Namun, ada sebagian petani yang menggunakan pupuk urea dan pestisida yang sisa hasil olahannya akan kembali ke tanah.

Pupuk tersebut memang bisa menyuburkan tanaman dalam waktu singkat dengan bentuk tanaman dan buah yang lebih bagus secara fisik. Bahan kimia tersebut berpotensi mematikan mikroorganisme yang hidup di dalam tanah.

Dampak Pencemaran

Jika limbah tertimbun dalam jangka waktu lama, permukaan tanah akan rusak dan air akan susah meresap ke dalam tanah. Akibatnya, kualitas air akan menurun ketika musim kemarau tiba. Sementara jika tanah tercemari oleh limbah hasil industri, seperti arsen dan timbal, mikroorganisme yang membantu menjaga kesuburan tanah akan mati teracuni limbah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penggunaan pupuk urea secara berlebihan akan mengurangi kesuburan tanah karena struktur tanah yang dirusak oleh urea. Tentu saja, unsur hara tanah juga berkurang. Sementara penggunaan pestisida di samping membunuh hama tanaman, dapat membunuh mikroorganisme yang berperan penting dalam menjaga kesuburan tanah.

Cara Mengatasi Pencemaran Tanah

Untuk mengatasi pencemaran tanah, masyarakat bersama pemerintah dapat menerapkan beberapa langkah sederhana seperti :

  • Pemisahan sampah basah dan kering atau sampah organik dan anorganik. Hal ini dilakukan agar memudahkan saat pengolahan. Pengolahan sampah anorganik dengan cara mendaur ulang atau recycle. Sedangkan sampah basah biasanya dijadikan pupuk organik.
  • Mengurangi pemberantasan hama dengan menggunakan pestisida. Pemberantasan hama dapat dilakukan secara biologi yaitu dengan menciptakan tanaman resistan hama, yaitu virus disemprotkan pada tanaman yang bila termakan oleh hama maka hama tersebut akan mati, tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman.
  • Lebih bijak lagi jika pembungkus makanan yang biasanya terbuat dari plastik diganti dengan bahan pembungkus lain, seperti daun jati atau daun pisang.

Langkah-langkah ini sudah lama dicetuskan oleh pemerintah, namun kenyataannya hanya sedikit dari masyarakat kita yang sadar akan pentingnya program ini. Dengan melakukannya secara berkesinambungan maka dapat dipastikan ke depannya penduduk bumi tidak perlu merasa resah akan keseimbangan ekosistem.

Siapa pun Anda dan dari kalangan mana pun, cobalah untuk sadar akan lingkungan dan sadar akan dampak yang akan ditimbulkan bila sampah-sampah yang datang dari dalam rumah kita tidak dikelola dengan baik.

Written By

Menurut pepatah belajar itu tidak ada waktunya. So, belajar terus, sampai menemukan apa yang kamu inginkan.

Comments

You May Also Like

Business

Cara Menetaskan Telur Ikan Koi Dengan Mudah – Salah satu ide usaha yang bisa bertahan lama salah satunya yaitu budidaya ikan. Budidaya ikan koi...

Business

Sekarang tanaman porang mulai diminati oleh banyak petani karena komoditas baru ini tergolong mahal. Lalu bagaimana cara budidaya tanaman porang? Jenisnya apa saja? Serta...

Hobi

Mungkin tulisan ini bisa dikatakan sedikit usang, karena akan membahas definisi blog beserta manfaatnya. Tapi walaupun begitu, semoga tulisan ini bisa membantu bagi anda...

Business

Harga Dan Spesifikasi Lengkap, Makin Gahar!, Realme hari ini direncanakan melaunching hp terbaru yaitu Realme 8 dan Realme 8 Pro, Senin (29/3/2021). Realme menyebutnya...

Advertisement