Dalam Bidang Sastra Jawa

Dalam Bidang Sastra Jawa

Setelah islam masuk ke indonesia, secara otomatis nilai-nilai islam dihadapkan pada kondisi masyarakat lokal indonesia terutama jawa yang  memiliki berbagai kebudayaan dengan corak yang berbeda-beda. Dalam bidang ini, islam memiliki ketekaitan dengan karya sastra jawa dalam artian imperatif moral atau dengan kata lain bahwa karya sastra jawa dalam perkembangannya mengalami perpaduan dengan nilai-nilai keislaman sehingga karya-karya sastra yang lahir baik itu dalam bentuk puisi maupun yang lainnya telah diwarnai oleh nilai-nilai islam.

Secara historis, karya-karya sastra jawa yang lahir dari para pujangga sebelum islam masuk ke indonesia di dominasi oleh aspek-aspek yang bercorak mistis.

 Namun setelah masuknya pengaruh budaya islam, karya-karya sastra yang kemudian lahih dari para pujangga jawa telah di bumbui dengan ajaran-ajaran islam yang tersurat dalam bait-bait sajak, puisi dan bentuk-bentuk karya sastra lainnya.

Dalam karya sastra ciptaan para pujangga kraton  pada masa perkembanganya, warna islam lebih terlihat dibanding unsur mistisnya. Nilai-nilai subtansi islam sudah sangat mewarnai karya-karya sastra yang diciptakan. Misalnya karya sastra yang menggunakan puisi jawa baru dan lain sebagainya lebih memiliki unsur-unsur kebajikan dan unsur ketauhidan sebagaimana yang diajarkan oleh islam. Contoh lain misalnya adalah mucopat yang pada saat ini sangant kental dengan nilai-nilai keislaman.

  1. Dalam bidang pewayangan

Interelasi nilai jawa dan islam dalam pewayangan merupakan salah satu bagian yang khas dari proses perkembangan budaya jawa. Wayang merupakan suatu produk budaya yang didalamnya terkandung seni estetis. Bahkan wayang selain berfungsi sebagai tontonan ia juga berfungsi sebagai tuntunan kehidupan karena di dalamnya ada nilai-nilai moral

Wayang dan budaya jawa ibarat sisi-sisi keping mata uang logam yang tak terpisahkan, maka untuk memahami budaya jawa tan keno ora (tidak boleh tidak) harus memahami wayang. Wayang mengandung makna lebih jauh dan mendalam karena mengungkapkan gambaran hidup semesta dengan segala

baca juga :