Prinsip persamaan

Prinsip persamaan


Prinsip ini berasal dari prinsip yang pertama dan prinsip dasar tentang manusia yang mempunyai kesatuan asal, tidak ada diskriminasi jenis kelamin dan sebagainya.
Menurut catatan ahli sejarah, karena prinsip persamaan yang diisyaratkan dalam ajaran Islam antara lain yakni melapungkan jalan cepatnya dakwah islam khususnya pada masyarakat dianak benun India dulu.

F.    Prinsip pendidikan seumur hidup

Prinsip ini pula ditekankan karena Islam memang mendambakan umatnya betul-betul tidak berhenti belajar dan memulainya sejak dini.
Sesungguhnya prinsip ini bersumber dari pandangan mengenai kebutuhan manusia dalam kaitan dengan keterbatasan manusia sepanjang hidupnya dihadapkan pada tantangan dan godaan yang dapat menjerumuskannya.

G.    Prinsip keutamaan
Prinsip keutamaan adalah inti dari segala kegiatan pendidikan dengan dengan prinsip ini ditegaskan bahwa pendidikan bukanlah sekedar proses mekanik, melainkan merupakan suatu proses yang dimiliki ruh dimana segala kegiatannya diwarnai dan ditujukan kepada keutamaan-keutamaan.

DAFTAR PUSTAKA

H.M. Arifin, Prof. Kapita Selekta Pendidikan. Bumi Aksara, Jakarta. 1991
QUTHB, Muhammad, Sistem Pendidikan Islam, Al-Ma’arif Bandung, 1993
Azra, Azyumardi, Prof. Dr. Pendidikan Islam, Logos, Jakarta. 2000
H.M. Arifin, Prof. Perbandingan Agama, Rineka Cipta, Jakarta, 1993.

sumber :

https://ronzoniglutenfree.com/nitro-racing-go-apk/

Rahasia Dagang

Rahasia Dagang

Rahasia Dagang
Rahasia Dagang

Pengertian
Pasal 1 butir 1 undang-undang nomor 30 tahun 2000 tentang rahasia dagang.
Rahasia dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum dibidang teknologi dan bisnis yang mempunyai nilai ekonomis karena berguna dalam kegiatan usaha dan dijaga kerahasiaanya oleh pemilik rahasia dagang, sedangkanpengertian rahasia dagang menurut uniform trade secret act (UTSA),rahasia dagang didefinisikan sebagai informasi termasuk suatu rumus, pola2, kompilasi, program yang menghasilkan nilai ekonomi secara mandiri,nyata, potensial.

Ruang Lingkup Rahasia Dagang
Perlindungan rahasia dagang meliputi metode produksi pengolahan penjualan .
Rahasia dagang akan mendapat perlindungan , apabila :
a. Informasi diangap bersifat rahasia hanya diketahui oleh sepihak.
b. Informasi dianggap memilik nilai ekonomi apabila sifat kerahasiaan informasi tersebut dapat digunakan untuk menjalanakan kegiatan yang bersifat komersial atau dapat meningkatkan keuntungan secara ekonomi.

Objek Rahasia Dagang
Didalam objek rahasia dagang yang dilindungi meliputi :
–  Formula
Metode pengolahan bahan-bahan kimia dan makanan
Metode dalam menyelenggarakan usaha
–  Daftar konsumen
Tingakt kemampuan debitur mengembalikan kredit
–  Perencanaan
Rencana arsitektur
–  Tabulasi data
Informasi teknik manufaktur
–  Rumus-rumus perancangan
Rencana pemasaran
Data pemasaran
Rencana usaha

Objek yang Dilindungi
Objek yang dilindungi, meliputi :
a. semua informasi yang telah menjadi milik umum
b. informasi yang telah dipublikasikan di muka umum

Syarat Pengajuan Perlindungan sebagai HAKI
Syarat pengajuan perlindungan sebagai HAKI, meliputi :
a. prinsip perlindungan otomatis
b. perlindungan diberikan selama kerahasiaan terjaga dan tidak diumumkan.

Sumber : http://riskyeka.web.ugm.ac.id/seva-mobil-bekas/

Penduduk, Tenaga Kerja, dan Tingkat Upah (Kesejahteraan)

Penduduk, Tenaga Kerja, dan Tingkat Upah (Kesejahteraan)

Penduduk, Tenaga Kerja, dan Tingkat Upah (Kesejahteraan)

2.3.1 Penduduk

Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:Yang pertama,  Orang yang tinggal di daerah tersebut. Kedua, Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. Berbagai aspek perilaku menusia dipelajari dalam sosiologi, ekonomi, dan geografi. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran, yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonmi, seperti pengecer hingga pelanggan potensial.

Orang pertama yang menulis secara sistematis tentang bahaya daripada pada pertumbuhan penduduk adalah Thomas Malthus. Ia adalah salah seorang pendeta dan juga ahli politik ekonomi bangsa Inggris. Pada tahun 1978 ia menerbitkan buku analisis kependudukan berjudul “Essay On The Principle of Population” dan mempertahankan pendapatnya bahwa “natural law” atau hukum alamiah yang mempengaruhi atau menentukan pertumbuhan penduduk. Menurut Malthus, penduduk akan selalu bertambah lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan bahan makanan, kecuali terhambat oleh karena apa yang ia sebutkan sebagai moral restrains, seperti misalnya wabah penyakit atau malapetaka.

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.

baca juga ;

Faktor penyebab korupsi

Faktor penyebab korupsi

Faktor penyebab korupsi

            Korupsi dapat terjadi jika adanya kekuasaan monopoli kekuasaan yang dipegang oleh seseorang dan orang tersebut memiliki kemerdekaan bertindak atau wewenang yang berlebihan, tanpa ada pertanggungjawaban yang jelas. Berdasarkan rumusan ini, dapat diasumsikan juga bahwa semakin besar kekuasaan serta kewenangan yang luas dan semakin rendah kewajiban pertanggungjawaban dari suatu institusi/person, otomatis potensi korupsi yang dimiliki akan semakin tinggi.
Singh (1974), dalam penelitiannya menemukan beberapa sebab terjadinya praktek korupsi, yakni: kelemahan moral, tekanan ekonomi, hambatan struktur administrasi, hambatan struktur sosial. Kartono (1983), menegaskan bahwa terjadi korupsi disebabkan adanya penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang dimiliki oleh pejabat atau pegawai demi kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan pribadi atau
keluarga, sanak saudara dan teman.
Di sisi lain Ainan (1982) menyebutkan beberapa sebab terjadinya korupsi, yaitu: Pertma, Perumusan perundang-undangan yang kurang sempurna. Kedua, Administrasi yang lamban, mahal, dan tidak luwes. Ketiga, Tradisi untuk menambah penghasilan yang kurang dari pejabat pemerintah dengan upeti atau suap. Keempat, Dimana berbagai macam korupsi dianggap biasa, tidak dianggap bertentangan dengan moral, sehingga orang berlomba untuk korupsi. Kelima, Manakala orang tidak menghargai aturan-aturan resmi dan tujuan organisasi pemerintah.
Korupsi ada karena:
1.      Faktor eksternal:
Kesempatan: Biasanya oleh pemilik kekuasaan, pelaku pelaksana
peraturan/UU, pengatur/pengelola kebijakan.
Kebutuhan: Biasanya oleh masyarakat pengguna UU, kebijakan, peraturan, persyaratan.
2.      Faktor internal: Moralitas, Tuntutan Hidup
Dua faktor diatas terjadi dalam hubungan imbal balik “Demand and Supply”. Kalau ada permintaan maka akan ada supply, begitulah terjadinya. Demand sampai kapanpun selalu ada, sedangkan supply bisa diberikan atau tidak. terjadinya korupsi adalah disupplynya, yang disebabkan kerendahan moral dan tidak kuatnya iman pemilik kesempatan, pembuat kebijakan, pengelola dan pelaksana peraturan

2.4. Peran Serta Generasi Muda Dalam Memberantas Korupsi

            Pemuda adalah aset zaman yang paling menentukan kondisi zaman tersebut dimasa depan. Dalam skala yang lebih kecil, pemuda adalah aset bangsa yang akan menentukan mati atau hidup, maju atau mundur, jaya atau hancur, sejahtera atau sengsaranya suatu bangsa.
            Belajar dari masa lalu, sejarah telah membuktikan bahwa perjalanan bangsa ini tidak lepas dari peran kaum muda yang menjadi bagian kekuatan perubahan. Hal ini membuktikan bahwa pemuda memiliki kekuatan yang luar biasa. Tokoh-tokoh sumpah pemuda 1928 telah memberikan semangat nasionalisme bahasa, bangsa dan tanah air yang satu yaitu Indonesia. Peristiwa sumpah pemuda memberikan inspirasi tanpa batas terhadap gerakan-gerakan perjuangan kemerdekaan di Indonesia. Semangat sumpah pemuda telah menggetarkan relung-relung kesadaran generasi muda untuk bangkit, berjuang dan berperang melawan penjajah Belanda.
Untuk konteks sekarang dan mungkin masa-masa yang akan datang yang menjadi musuh bersama masyarakat adalah praktek bernama Korupsi. Fakta bahwa korupsi sudah sedemikian sistemik dan kian terstruktur sudah tidak terbantahkan lagi. Ada cukup banyak bukti yang bisa diajukan untuk memperlihatkan bahwa korupsi terjadi dari pagi hingga tengah malam, dari mulai soal pengurusan akta kelahiran hingga kelak nanti pengurusan tanah kuburan, dari sektor yang berkaitan dengan kesehatan hingga masalah pendidikan, dari mulai pedagang kaki lima hingga promosi jabatan untuk menduduki posisi tertentu di pemerintahan. Oleh karena itulah, peran kaum muda sekarang adalah mengikis korupsi sedikit demi sedikit, yang mudah-mudahan pada waktunya nanti, perbuatan korupsi dapat diberantas dari negara ini atau sekurang-kurangnya dapat ditekan sampai tingkat serendah mungkin.
sumber :

Kapolres Meranti yang Baru Diajak Masuk Lorong Penembus Dosa

Kapolres Meranti yang Baru Diajak Masuk Lorong Penembus Dosa

Sebelum betul-betul meninggalkan Kota Sagu, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi mengajak Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar SIK MM ke beberapa tempat yang selama ini diciptakan. Salah satunya lorong penembus dosa (sel tahanan mapolres yang dilengkapi dengan buku agama, kitab suci, dan kaligrafi, red).

Pantauan GoRiau, Senin (16/5/2016) pagi, AKBP Pandra mengajak AKBP Asep masuk

ke ruang tahanan Mapolres Meranti. Waktu itu, Pandra berpamitan sekaligus memperkenalkan Kapolres Kepulauan Meranti yang baru kepada puluhan tahanan.

“Masih kenal sama saya. Saya mohon pamit, kembali ke Jakarta,” kata AKBP Pandra.

“Masih salat lima waktu kan, masih sering mengaji, dan masih sering tahajud,” tanya Pandra lagi.

“Masih Pak, selamat bertuga di tempat baru Pak,” jawab puluhan tahanan.

Di dalam lorong penembus dosa itu, AKBP Pandra menunjukkan adanya perpustakaan

yang berisikan buku-buku agama, dan kitab suci. Itu mereka ciptakan agar saudara-saudara tersandung kasus bisa kuat menjalani hukuman secara psikologis.

Kemudian, Asep Iskandar berpesan kepada puluhan tahanan agar selalu menunjukkan sikap baik. Ia juga meminta tahanan segera melapor andai menemui kendala seperti air tidak lancar, maupun ada yang mengalami sakit.

“Baik-baik di sini ya. Kalau ada yang sakit secepatnya mengabari. Begitu juga kalau air tidak lancar kasih tau,” kata Asep Iskandar pula.

Sekilas tentang lorong penembus dosa ini, diciptakan saat

Kapolres Kepulauan Meranti. Lorong ini digunakan tahanan untuk melaksanakan aktivitas keagamaan seperti mengaji, dan salat berjamaah.

Alhasil, pembinaan spiritual yang telah dibangun memberikan hasil positif. Beberapa waktu lalu ada satu tahanan memeluk agak Islam setelah melihat rekannya sering mengaji, salat, dan berdoa

Baca Juga :

Polres Aceh Barat Kirim 19 Polisi Baru Lulus Pendidikan ke Pondok Pesantren

Polres Aceh Barat Kirim 19 Polisi Baru Lulus Pendidikan ke Pondok Pesantren

Polres Aceh Barat kembali menitipkan 19 personil Bintara Polisi yang baru menyelesaikan pendidikan ke pondok pesantren Serambi Mekkah di Desa Blang Beurandang, Kecaamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat untuk pembekalan ilmu agama.

“Tahun ini ada 15 Polisi dan 4 Polwan yang dititipkan dari Polres Aceh barat, mereka mulai hari ini sampai dengan dua minggu kedepan” kata Waled Harmen Nuriqma, pembina pesantren Serambi Mekkah kepada wartawan, Rabu (11/5/2016).

Waled menuturkan, para bintara ini akan dibekali ilmu agama seperti materi ilmu

akhlak, Tasawuf, Fiqih, dan Tafsir Qur’an yang diasuh oleh lima orang tenaga guru yang berkopeten.

“Selama di pesantren mereka lebih banyak waktu belajar ilmu agama, satu hari kita jadwalkan tiga waktu belajar, mulai dari subuh, siang dan malam” katanya.

Empat metri pokok yang dibekali selama dipesantren ini dinilai sangat penting bagi personil polisi baru ini agar lebih taat dalam menjalankan tugas sesuai dengan nilai-nilai agama islam dan hukum negara yang berlaku.

“Empat materi yang kita ajarkan disini nantinya langsung bersentuhan dengan tugas

mereka nanti dilapangan saat menghadi masyarakat” katanya.

Kepada 19 pesonil bintara polisi yang baru diditipkan ini, kata Waled,  diperlakukan sama seperti para santri lainnya, mereka juga harus mengukuti aturan yang ada dipesantren. Seperti tidak boleh merokok, tidak boleh menggunakan Hand phone dan tidak boleh melakukan kegiatan yang bersfat ria.

“Selama disini mereka harus mengikuti aturan pesantren seperti santri lainnya” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyangbodo Nugroho mengatakan,

penitipan para bintara polisi yang baru lulus ke pesantren itu merupakan aturan dari pimpinan Polda Aceh, agar memilik ilmu agama sebelum diterjunkan kelapangan untuk menjalankan tugas. Sehingga Bintara Polisi dapat menjalankan tugas sesuai hukum negara dan syariat islam  yang berlaku di Aceh.

“Kita harapkan para bintara ini menjadi contoh teladan di masyarakat, Polres Aceh Barat telah melakukan MoU dengan Pesantren Serambi mekkah, setiap tahun polisi yang baru lulus kita titipkan ke pesentren itu”, katanya

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/aUCV737Z6L0M

Diknas Limapuluh Kota Wujudkan Peningkatan Skill dan Life Skill

Diknas Limapuluh Kota Wujudkan Peningkatan Skill dan Life Skill

Misi dinas Pendidikan mewujudkan masyarakat Limapuluh Kota yang cerdas dan

berkarakter berlandaskan iman dan Taqwa” Cerdas spiritual, cerdas intelektual, cerdas emosional dan sosial, cerdas kinestetis, dan berkarakter.

“Yang dikatakan berkarakter yakni mempunyai jati diri sebagai anak bangsa, orang Minang Kabau khususnya warga Luak Limo Puluah seperti agamais, sopan santun ramah, menghargai nilai-nilai luhur bangsa dan budaya daerah, nasionalisme, dan tau jo kato nan opek; kato mandaki, kato manurun, kato mandata dan kato malereng), “ujar Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota Radimas diruang kerjanya, Selasa (3/5).

Sedangkan misi dinas Pendidikan diantaranya meningkatkan ketersediaan layanan

pendidikan di semua jenjang pendidikan. Meningkatkan profesionalisme dan mutu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan meningkatkan keselarasan dan kepastian dalam memperoleh layanan pendidikan. Mengembangkan pendidikan berkarakter, menghargai nilai-nilai nasionalisme dan sejarah yang berakar budaya.

“Sedangkan tujuan dari visi misi itu yakni terwujudnya peningkatan kualitas pendidikan

umum yang berorientasi akademik skill dan life skill. Terwujudnya pengembangan pendidikan yang memiliki kompetensi dasar. Terwujudnya peningkatan pemberdayaan potensi sosial dalam sektor pendidikan entrepreneurship dan lainnya sebagainya, “ujar Radimas

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/t09J9E76UT23bmu

SMA Negeri 1 Rambah Rohul Juara Lomba Musikalisai Puisi

SMA Negeri 1 Rambah Rohul Juara Lomba Musikalisai Puisi

Hari ke-4 Bulan Bahasa Universitas Islam Riau (UIR) 2017 mengadakan lomba

musikalisasi puisi tingkat SLTA/sederajat se-Riau. Lomba musikalisasi puisi diadakan di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIR, Pekanbaru, Kamis (16/11).

Jumlah peserta lomba musikalisasi puisi tingkat SLTA/sederajat se-Riau Bulan Bahasa UIR 2017 berjumlah 19 tim. Setiap peserta membawa kan Musikalisai puisi

Adapun yang menjadi dewan juri pada lomba musikalisai puisi SLTA/sederajat se-Riau Bulan Bahasa UIR 2017, Dewan Juri satu, Syaiful Anuar (Peneliti Universitas Riau). Dewan juri dua, M. Firdaus, S.Pd., M.Pd. dan dewan juri tiga, Ade Julian Putra S.Pd., M.Sn (Seniman).

Syaful Anuar, dewan juri mengatakan kriteria penilaian musikalisai puisi tingkat

SLTA/sederajat se-Riau. “Kriteria penilaiannya, pertama kekompakan, kedua lafal, ketiga kesesuaian isi dan irama, keempat ekspresi dan kelima penampilan,” katanya.

Pada lomba musikalisai puisi tingkat SLTA/sederajat se-Riau Bulan Bahasa UIR 2017,

SMA Negeri 1 Rambah Rokan Hulu berhasil merebut juara 1. Pada tahun lalu sekolah tersebut meraih juara 3, ini sebuah prestasi yang baik. Sedangkan juara 2 jatuh kepada SMA Muhammadiyah dan juara 3 jatuh kepada MAN 3 Lipat Kain Kampar.

Baca Juga :

Perduli Pendidikan, PT Nagamas Bantu 2000 Buku Tulis

Perduli Pendidikan, PT Nagamas Bantu 2000 Buku Tulis

PT Nagamas Palmoil Lestari (NPO) menyerahkan 2000 exemplar buku tulis

merupakan program perdana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 015 Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Rabu (25/10/2017).

General Manager PT Nagamas Palmoil Lestari, David Siburian mengatakan kegiatan ini merupakan wujud peduli perusahaan dan mendukung peningkatan terhadap kualitas dunia pendidikan.

“Kita terus berupaya memberikan terbaik di tengah-tengah masyarakat. Termasuk

pada dunia pendidikan, kita terus mendorong kemajuan kualitas di dunia pendidikan. Semoga buku ini nanti bisa bermanfaat bagi anak-anak yang kami sayangi,” ujar David.

Tambah David memaparkan, bahwa selama ini program CSR masih dalam bentuk sembako dan perusahaan mencoba masuk dalam bantuan pendidikan dan bantuan program CSR ini perdana dibidang pendidikan berharap berkelanjutan kedepannya.

“Progam CSR sudah sering kita laksanakan di kota Dumai ini, namun dibidang

pendidikan ini merupakan program perdana kami. Dan tentu saja management kita mengharapkan akan terus berkelanjutan kedepannya serta menjadi lebih baik lagi,” terangnya.

Sementara itu kepala sekolah SDN 15 Buluh Kasab Adi Syamsuar S.pd mengatakan ucapan terimakasih kepada pihak manajement PT Nagamas Palmoil Lestari untuk peduli kepada sekolah dan anak-anak didik.

“Kami mengucapkan terimakasih atas perhatian dari PT Nagamas membagikan 2000 buku tulis, besar harapan kami program ini berjalan terus menerus dan setiap tahun terdapat peningkatan program CSR. Kami sangat membuka diri terhadap perhatian bagi seluruh perusahaan di kota Dumai yang memberikan perhatian bagi Dunia pendidikan,” harap Adi Syamsuar.

Disisi lain, terlihat ratusan siswa-siswi SDN 15 Buluh Kasab memenuhi halaman sekolah untuk menerima pembagian buku tulis yang dibagikan oleh PT Nagamas Palmoil Lestari.

Turut hadir Dwi Darma Surya selaku Lurah Buluh Kasab, Muhammad Arifin selaku Camat Dumai Timur dan perwakilan dari LPMK

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107261.html

UIN Yogyakarta Larang Mahasiswi Bercadar

UIN Yogyakarta Larang Mahasiswi Bercadar

Untuk menjaga marwah sebagai kampus pemerintah, Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta melarang penggunaan cadar bagi mahasiswinya. Pernyataan ini disampaikan Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Drs Yudian Wahyudi dalam jumpa pers di kampus itu, kemarin.

Menurut Yudian, hadirnya UIN sebagai kampus yang Islam moderat, berkeadilan, atau Islam nusantara menitikberatkan pada cinta Tanah Air. Karena itu, ujarnya, kehadiran mahasiswi bercadar yang mempresentasikan HTI adalah bentuk penghianatan. “Apa yang mereka lakukan hari ini bisa dikatakan tersesat sebagai ideologi politik. Jika betul meminta khilafah, ini kudeta, pemberontakan,” tandas Yudian.

Saat ini tercatat ada 41 mahasiswi UIN yang menggunakan cadar. Ke depan, mereka

akan diberikan konseling. Dari hasil konseling ini nanti diharapan mereka akan berubah dan tidak lagi masuk ke HTI.

“Ingat ya, HTI sudah dibubarkan oleh pemerintah. Sampai belum adanya keputusan pengadilan yang inkracht, aturan (pelarangan cadar) itu berlaku. Kita temukan orang-orang HTI di kampus akan kita proses. Kalau mau kembali ke republik, ya lepas HTI. Kalau tidak mau ya silakan keluar. Jangan masukkan kami ke neraka politik pendidikan,” ujarnya.

Saat ditanya apakah UIN telah melakukan penelitian terkait mahasiswi bercadar pasti terlibat HTI, Yudian menjawab lugas. Menurut dia, sebagai pemegang otoritas di kampus, pihaknya berhak melakukan pelarangan itu.

“Indikasinya mengelompok sendiri tak mau berkumpul dengan yang lain, (nanti) tiba-tiba ditangkap polisi. Mumpung sebelum terjadi, dilarang sebelum mencelakakan. Memakai cadar kalau bertamu boleh. Kalau di kampus (mahasiswi) dilarang. Kalau tidak dilarang akan menimbulan kerugian mudorot. Kami sebagai otoritas kampus berhak melarang,” ujarnya.

Yudian berharap, para mahasiswa yang sudah terdata ini diharapkan segera melakukan

koseling sebanyak 10 kali pertemuan dengan durasi tertentu. Konseling akan dilakukan oleh tim dosen. Setelah dilakukan konseling, harapannya mereka akan memutuskan meninggalkan keanggotan di HTI. “Kalau sudah dikonseling dan mereka tidak memutuskan (keluar dari HTI), kita yang memutuskan. Kita minta mereka pindah kampus, karena mereka ini hanya anak yang tertipu. Saya yakin mereka kalau sudah dikonseling akan sembuh,” ujarnya.

Mulai semester depan, UIN Sunan Kalijaga juga mewajibkan mahasiswi baru untuk belajar baca tulis Alquran termasuk belajar tentang hubungan antara Islam dan pancasila.

“Mahasiswa baru akan dites baca tulis Alquran, jika tidak bisa maka mereka akan dimasukkan ke asrama untuk digembleng agama, kita akan buat pusat studi pancasila. Mulai semester depan saya akan laksanakan arahan menteri agama. Yang tidak bisa baca tulis Alquran dimasukkan asrama minimal satu tahun. Kita akan kerja sama dengan pesantren-pesantren yang siap menangani ini agar mahasiwa tidak terjebak dalam paham radikal,” ungkapnya.

Sementara itu, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengaku tidak akan menerapkan kebijakan yang sama. Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Dr Iva Ariani menyebut, sampai saat ini di UGM tidak ada larangan mahasiswi menggunakan cadar.

Menurut dia, UGM saat ini lebih fokus bagaimana menumbuhkan nilai-nilai

nasionalisme untuk menunjukkan jati diri sebagai mahasiswa yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan, nasionalis, pancasila seperti jati diri UGM.

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107259.html