Presiden: partisipasi rakyat perkuat demokrasi

Presiden: partisipasi rakyat perkuat demokrasi

Presiden: partisipasi rakyat perkuat demokrasi

Pernyataan Presiden SBY

Nusa Dua (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan partisipasi rakyat dalam pengambilan kebijakan yang berdampak langsung pada rakyat adalah satu dari empat kunci sukses untuk memperkuat demokrasi dalam masyarakat majemuk.

“Kita harus menciptakan suatu lingkungan di mana rakyat merasa turut berperan dalam (menentukan) kebijakan yang dikeluarkan. Di suatu negara dengan keberagaman budaya dan wilayah yang luas seperti Indonesia, hal itu membutuhkan sistem pemerintahan desentralisasi,” kata Presiden Yudhoyono di Bali, Kamis.

 

 

Pembentukan Sistem Pemerintahan Desentralisasi

Oleh karena itu, kata Presiden, salah satu reformasi utama dalam transisi demokrasi di Indonesia adalah pembentukan sistem pemerintahan desentralisasi.

“Pendekatan itu sangat penting, misal, dalam upaya untuk mengakhiri pemberontakan separatis yang telah berlangsung selama tiga dasawarsa di Aceh. Pendekatan itu juga menjadi upaya kunci kami untuk mempromosikan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat,” kata Presiden dalam pidatonya saat membuka Forum Demokrasi Bali (BDF) VI.

Pada kesempatan itu Presiden Yudhoyono berbagi pengalaman Indonesia untuk terus menjaga kelangsungan demokrasi pada bangsa yang terdiri lebih dari 300 kelompok etnis, 700 bahasa, beragam keyakinan dan 17 ribu pulau.

Selain partisipasi rakyat, Presiden Yudhoyono juga menyebut jaminan hak-hak konstitusi warga, penegakan hukum serta promosi tolerasi dan dialog antar kelompok yang berbeda sebagai pendekatan Indonesia untuk menjaga kelangsung demokrasi.

 

 

Hak Konstitusi Masyarakat

Ia menyebut hak konstitusi meliputi kebebasan beragama, kebebasan berekspresi, persamaan di depan hukum, non diskriminasi, dan perlindungan terhadap minoritas.

“Hak konstitusi bagi seluruh rakyat harus dijamin. Hak-hak ini meliputi kebebasan beragama, berekspresi, persamaan di muka hukum, non-diskriminasi dan perlindungan terhadap kelompok minoritas. Kami memberi makna pada hak-hak ini, yang menjadi dasar dari hukum dan peraturan kami,” katanya.

Pendekatan ketiga, kata Presiden, adalah penegakan hukum. “Hak asasi dari seluruh rakyat harus dihormati. Ini juga meliputi perlindungan hak asasi kelompok minoritas. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjamin keinginan mayoritas dan hak kelompok minoritas di konstitusi,” kata Presiden.

Indonesia, kata Presiden, terus memastikan bahwa penghormatan dan persamaan hukum menjadi bagian intergral dari cara hidup bangsa Indonesia.

Pendekatan terakhir, kata Presiden, adalah promosi interaksi antar-kelompok untuk mendorong pemahaman bersama, tolerasi dan kohesi sosial.

“Kami harus mendorong dialog antar kelompok agama, etnis dan ekonomi-sosial. Sebagai hasilnya kami promosikan persahabatan dan resolusi damai dari sejumlah sengketa antar-mereka,” katanya.

BDF kali ini yang bertema Konsolidasi Demokrasi dalam Masyarakat Majemuk dihadiri oleh tiga kepala pemerintahan yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, dan PM Timor Leste Xanana Gusmao.

 

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Selamat Hari Dokter Nasional

Selamat Hari Dokter Nasional

Selamat Hari Dokter Nasional
Selamat Hari Dokter Nasional

Assalamu’alaikum Quantumers,

“Kalau kamu jadi Dokter, jangan memeras orang miskin. Mereka akan membayar, tapi mereka akan menangis karena ketika pulang mereka tidak punya uang untuk beli beras.” -dr.Lie Dharmawan, Ph.D, Sp.B, Sp.BTKV

Tepat di hari ini, tanggal 24 Oktober di peringati sebagai Hari Dokter Nasional. Hal ini menjadi momen untuk melakukan evaluasi pengabdiannya terhadap Bangsa Indonesia dalam ranah kesehatan bagi dokter di Indonesia. Hari Dokter Nasional diharapkan bisa lebih membangkitkan semangat para dokter terutama dokter muda untuk terus berkarya dan mengedukasi masyarakat bagaimana hidup lebih sehat.

Sementara itu, sejarah perjalanan dokter memang sangat panjang, begitupun juga ketika berbicara tentang sumbangsih dokter di Indonesia. Jauh sebelum organisasi IDI terbentuk, dokter-dokter di tanah air sudah mencatatkan dirinya sebagai salah satu pejuang kemanusiaan. Nama-nama besar seperti dr. Sutomo, Wahidin Sudirohusodo, Tjipto Mangoenkoesomo, dan nama-nama dokter lainnya tercatat dalam sejarah tak hanya memerangi penyakit namun juga memerangi penjajahan di Indonesia oleh kolonialisme.

Pendidikan dan kesehatan itu sendiri merupakan dua hal yang saling mendukung satu sama lain. Kedua sektor ini memiliki peranan penting dalam menentukan kualitas suatu bangsa. Implementasi dokter ataupun unit kesehatan yang baik di sekolah dinilai akan membantu mengurangi angka kesakitan, membantu promosi kesehatan dan upaya preventif penyakit.

Kesehatan sekolah juga diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 1992 pasal 45 tentang kesehatan yang berbunyi “Kesehatan sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat, sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh, dan berkembang secara harmonis dan optimal, sehingga diharapkan dapat menjadikan sumber daya manusia yang berkualitas”.

Adanya dokter di sekolah dapat memberikan manfaat-manfaat tertentu. Secara umum, dokter di sekolah berperan dapat membantu dalam menangani kasus anak sakit tiba-tiba sekolah, terutama akibat kegiatan olahraga, misalnya pertolongan pertama pada trauma, dehidrasi, atau diare. Dokter juga berperan penting dalam mengurangi angka kesakitan anak dan melakukan pencegahan penyakit dengan melakukan promosi kesehatan dan edukasi, terutama untuk penyakit infeksi. Dokter sekolah juga memiliki peran dalam mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mengontrol kelayakan lingkungan sekolah, misalnya udara dan air bersih.

Dari sini, dapat kita simpulkan bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan dua hal yang saling mendukung satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan. Pengadaan dokter di sekolah merupakan salah satu kebijakan yang dapat membantu suatu negara dalam mencapai cakupan kesehatannya, terutama pada pasien anak. Dokter sekolah berperan terutama dalam upaya preventif, kontrol penyakit, dan pertolongan pertama. Dokter sekolah merupakan salah satu ujung tombak dalam bidang kesehatan masyarakat yang seharusnya tidak dikesampingkan.

Peranan tenaga kesehatan di sekolah sangat penting dan dapat membawa banyak hal positif untuk sektor kesehatan di Indonesia, akan tetapi keberhasilan program ini masih membutuhkan waktu karena baru diimplementasikan. Dinas kesehatan dan dinas pendidikan masih harus bekerja sama dengan baik untuk mengembangkan kebijakan dan kriteria khusus tentang standar kesehatan di lingkungan sekolah dan implementasi program transformasi UKS dengan lebih baik.

Sumber : https://tribunbatam.co.id/zipper-apk/

Manifestasi Klinis Herpes Simpleks

Manifestasi Klinis Herpes Simpleks

Manifestasi Klinis Herpes Simpleks

  1. Inokulasi kompleksprimer (primary inoculation complex)

Infeksi primer herpes simpleks pada penderita usia muda yang baru pertama kali terinfeksi virus ini dapat menyebabkan reaksi lokal dan sistemik yang hebat. Manifestasinya dapat berupa herpes labialis. Dalam waktu 24 jam saja, penderita sudah mengalami panas tinggi (39-40oC), disusul oleh pembesaran kelenjar limfe submentalis, pembengkakan bibir, dan lekositosis di atas 12.000/mm3, yang 75-80%nya berupa sel polimorfonuklear. Terakhir, bentuk ini diikuti rasa sakit pada tenggorokan. Insidens tertinggi terjadi pada usia antara 1-5 tahun. Waktu inkubasinya 3-10 hari. Kelainan akan sembuh spontan setelah 2-6 minggu.

  1. herpesgingivostomatitis

Kebanyakan bentuk ini terjadi pada anak-anak dan orang dewasa muda. Manifestasi klinis berupa panas tinggi, limfadenopati regionaldan malaise. Lesi berupa vesikel yang memecah dan terlihat sebagai bercak putih atau ulkus. Kelainan ini dapat meluas ke mukosa bukal, lidah, dan tonsil, sehingga mengakibatkan rasa sakit, bau nafas yang busuk, dan penurunan nafsu makan. Pada anak-anak dapat terjadi dehidrasi dan asidosis. Kelainan ini berlangsung antara 2-4 minggu.

  1. Infeksi herpes kompleks di seminata

Bentuk herpes ini terjadi pada anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun, dimulai dengan herpes gingivostomatitis berat. Jenis ini dapat mengenai paru-paru dan menimbulkan viremia masif, yang berakibat gastroenteritis disfungsi ginjal dan kelenjar adrenal, serta ensefalitis. Kematian banyak terjadi pada stadium viremia yang berat.

  1. Herpesgenitalis (proge nitalis)

Infeksi primer terjadi setelah melalui masa tunas 3-5 hari. Penularan dapat melalui hubungan seksual secara genito-genital, orogenital, maupun anogenital. Erupsinya juga berupa vesikel tunggal atau menggerombol, bilateral, pada dasar kulit yang eritematus, kemudian berkonfluensi, memecah, membentuk erosi atau ulkus yang dangkal disertai rasa nyeri. 31% penderita mengalami gejala konstitusi berupa demam, malaise, mialgia, dan sakit kepala; dan 50% mengalami limfadenopati inguinal.

Baca Juga :

Manfaat dan Kandungan Buah Menkudu

Manfaat dan Kandungan Buah Menkudu

Manfaat dan Kandungan Buah Menkudu

  1. Manfaat Buah Mengkudu

Mengkudu meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh,keteraturan fungsi sel,dan regenerasi sel-sel yang rusak. Fakta bahwa mengkudu dapat digunakan dalam berbagai kondisi. Sebenarnya mengkudu dapat diaplikasikan pada berbagai hal penting dan beberapa hal penunjang lainnya. Mengkudu sangat berguna sebagai obat penyembuh karena beberapa fungsi dibawah ini :

  1. Meningkatkan energi tubuh
  2. Mengurangi rasa sakit
  3. Anti peradangan dan antitistamin
  4. .Mengandung anti zat bakteri yang dapat melindungi tubuh dari  gangguan pencernaan dan serangan jantung.
  5. Mengandung melatonoin dan serotonin yang dapat membantu mengatur jadwal tidur,mengatur suhu tubuh dan mengatur kondisi psikis.
  1. Kandungan Buah Mengkudu

  • Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalm jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat.
  • Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.
  • Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
  • Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
  • Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
  • Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
  • Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Baca Juga :

Pengertian dan Ciri-Ciri Buah Mengkudu

Pengertian dan Ciri-Ciri Buah Mengkudu

Pengertian dan Ciri-Ciri Buah Mengkudu

  1. Pengertian Buah Mengkudu

Mengkudu (Basa Aceh: keumeudee, Jawa: pace, kemudu, kudu); cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti), Nonu (bahasa Tonga), ungcoikan (bahasa Myanmar) dan Ach (bahasa Hindi) adlah buah yang rupanya tidak seksi dan memiliki bau yang menyengat, namun buah mengkudu atau pace (morinda citrifolia) memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

  1. Ciri-Ciri Buah Mengkudu

Ciri-ciri umum :

  1. Pohon

Pohon mengkudu tidak begitu besar, tingginya antara 4-6 m. batang bengkok-bengkok, berdahan kaku, kasar, dan memiliki akar tunggang yang tertancap dalam. Kulit batang cokelat keabu-abuan atau cokelat kekuning-kuniangan, berbelah dangkal, tidak berbulu,anak cabangnya bersegai empat. Tajuknya suklalu hijau sepanjang tahun. Kayu mengkudu mudah sekali dibelah setelah dikeringkan. Bisa digunakan untuk penopang tanaman lada.

  1. Daun

Berdaun tebal mengkilap. Daun mengkudu terletak berhadap-hadapan. Ukuran daun besar-besar, tebal, dan tunggal. Bentuknya jorong-lanset, berukuran 15-50 x 5-17 cm. tepi daun rata, ujung lancip pendek.

Pangkal daun berbentuk pasak. Urat daun menyirip.Warna hiaju mengkilap, tidak berbulu. Pangkal daun pendek, berukuran 0,5-2,5 cm. ukuran daun penumpu bervariasi, berbentuk segi tiga lebar. Daun mengkudu dapat dimakan sebagai sayuran. Nilai gizi tinggi karena banyak mengandung vitamin A.

  1. Bunga

Perbungaan mengkudu bertipe bonggol bulat, bergagang 1-4 cm. Bunga tumbuh di ketiak daun penumpu yang berhadapan dengan daun yang tumbuh normal. Bunganya berkelamin dua. Mahkota bunga putih, berbentuk corong, panjangnya bisa mencapai 1,5 cm. Benang sari tertancap di mulut mahkota. Kepala putik berputing dua. Bunga itu mekar dari kelopak berbentuk seperti tandan. Bunganya putih, harum.

  1. Buah

Kelopak bunga tumbuh menjadi buah bulat lonjong sebesar telur ayam bahkan ada yang berdiameter 7,5-10 cm. Permukaan buah seperti terbagi dalam sel-sel poligonal (segi banyak) yang berbintik-bintik dan berkutil. Mula-mula buah berwarna hijau, menjelang masak menjadi putih kekuningan. Setelah matang, warnanya putih transparan dan lunak. Daging buah tersusun dari buah-buah batu berbentuk piramida, berwarna cokelat merah. Setelah lunak, daging buah mengkudu banyak mengandung air yang aromanya seperti keju busuk. Bau itu timbul karena pencampuran antara asam kaprik dan asam kaproat (senyawa lipid atau lemak yang gugusan molekulnya mudah menguap, menjadi bersifat seperti minyak atsiri) yang berbau tengik dan asam kaprilat yang rasanya tidak enak. Diduga kedua senyawa ini bersifat aktif sebagai antibiotik.


Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/8/

Khasiat Jeruk Nipis

Khasiat Jeruk Nipis

Khasiat Jeruk Nipis

  1. Ambeien

    Sebanyak 10 gr akar pohon jeruk nipis dicuci bersih, lalu direbus dengan air 1 liter selama 1/2 jam, lalu saring. Diminum hangat-hangat 3 kali sehari.

  2. Amandel
    Kulit 3 jeruk nipis dicuci, dipotong-potong, lalu direbus dengan 2 gelas air hingga airnya tersisa 3/4, saring. Air tersebut dipakai untuk berkumur-kumur. Lakukan 3-4 kali sehari.
  3. Anyang-anyangan
    Dua jeruk nipis dicuci, diperas lalu diberi gula batu secukupnya dan 1 gelas air panas. Aduk hangat-hangat, minum sekaligus sehari sekali.
  4. Batuk
    Satu jeruk nipis dicuci, diperas, dicampur dengan 1 _ sendok makan madu dan sedikit garam, aduk hingga rata lalu disaring. Diminum 2-3 kali sehari. Atau perasan jeruk nipis ditambah sepotong gula batu lalu diaduk hingga rata, diminum 1 kali sehari sampai sembuh.
  5. Batuk Disertai Influenza
    Potong sebuah jeruk nipis masak dan mengandung air yang cukup banyak, lalu peras. Seduh air perasannya dengan 60 cc air panas. Tambahkan 1/2 sendok teh air kapur sirih sambil diaduk rata. Minum ramuan ini 2 kali sehari 2 sendok makan.
  6. Bau Badan
    Cara 1:
    Potong jeruk nipis yang cukup besar menjadi 2 bagian, olesi bagian irisan dengan kapur sirih tipis-tipis. Oleskan ke ketiak setelah mandi. Biarkan selama 5 menit lalu dibilas, lalukan tiap pagi dan sore.
    Cara 2:
    Beberapa helai (10) daun muda jeruk nipis ditumbuk sampai halus, dilumatkan, pulung kecil-kecil seperti pil, makan 3 kali sehari.
  7.  Batu Ginjal
    Dua butir perasan jeruk nipis kampung diencerkan dengan 2 gelas air hangat, minum setelah makan malam. Lakukan tiap hari selama 10 hari.
  8.  Difteri
    Dua jeruk nipis dicuci, diperas airnya. Seduh dengan 1 gelas air panas ditambah 1 sendok makan madu. Gunakan untuk berkumur selama dua menit saat masih hangat, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari.
  9. Demam atau Flu
    Cara 1:
    Satu jeruk nipis dicuci lalu diperas, tambah dengan 3 siung bawang merah yang telah dilumatkan dan 1 sendok makan minyak kelapa. Oleskan pada kening penderita.
    Cara 2:
    Satu jeruk nipis dipanggang sebentar, dipotong, lalu diperas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum sekaligus.
  10. Haid Tidak Teratur
    Tiga sendok makan air jeruk nipis ditambah 1 sendok makan madu dan 2 gelas air panas diaduk rata. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari
  11. Sehabis Melahirkan
    Satu sendok makan kapur sirih ditambah 2 sendok makan minyak kayu putih dan 2 butir perasan jeruk nipis kampung, diaduk sampai rata, balurkan pada perut. Lakukan selama 3 bulan tiap hari sehabis mandi, agar perut terhindar dari keriput, tetap halus dan kempis seperti sediakala.
  12. Jerawat
    Satu jeruk nipis diiris kemudian digosokkan pada kulit wajah.
  13. Mencegah Rambut Rontok atau Berketombe
    Dua jeruk nipis dipotong menjadi tiga bagian, oleskan pada kulit kepala sampai rata. Bungkus kepala dengan handuk semalaman, keramas keesokan harinya. Lakukan 3 kali seminggu.

n Melebatkan Rambut 
Satu butir kuning telur ayam kampung dikocok dengan perasan 3 butir jeruk nipis kampung sampai rata. Gosokkan pada kulit kepala, pijit-pijit sampai merata, biarkan selama 2 jam baru dibilas dengan sampo merang agar rambut menjadi mengkilap dan lebat. Sampo merang dibuat dari 1 ikat merang, dibakar sampai menjadi arang, bukan abu, rendam dalam air dan biarkan semalaman. Saring, dan sampo merang siap untuk keramas.

  1. Menghentikan Kebiasaan Merokok
    Iris 1 jeruk nipis, isap lalu minum air putih. Lakukan beberapa kali sehari.

 

  1. Vertigo
    Setengah genggam daun jeruk nipis dilumatkan. Tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis. Gosokkan ke tengkuk, pelipis, dan dahi. Lakukan 2 kali sehari.
  2. Radang Tenggorokan
    Potong 3 buah jeruk nipis masak, lalu peras. Seduh air perasannya dengan 1/2 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu sambil diaduk rata. Selagi hangat, gunakan ramun ini untuk berkumur selama 2-3 menit. Lakukan 3 kali sehari.
  3. Lendir di Tenggorokan
    Potong 2 buah jeruk nipis, peras airnya, tampung di gelas. Tambahkan sedikit garam, lalu aduk sampai rata. Ramuan ini dapat diminum pada saat perut kosong.
  4. Kurap atau Panu
    Cuci 1 genggam akar landep (Barleria prionitis L.) sampai bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis sambil diaduk rata. Balurkan pada bagian kulit yang terkena kurap atau panu, lalu balut dengan kain perban. Ganti balutan 2 kali sehari sampai sembuh.
  5. Demam/Panas Saat Malaria
    Sediakan 3 lembar daun jeruk nipis dan daun kendal (Cordia obliqua Willd.) (Blumea balsamifera L.) , dan 5 lembar daun prasman (Eupatorium triplinerve Vahl.). Rebus bahan-bahan tersebut dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Air saringan tersebut dibagi dua, diminum pagi dan sore
  6. Terkilir
    Tiga Buah jeruk nipis masak dan banyak airnya dibelah menjadi dua. Masukkan ke dalam poci lalu diseduh dengan 1/2 cangkir air panas, kemudian ditutup. Setelah dingin diambil jeruknya kemudian diperas dan disaring. Tambahkan 2 sendok makan minyak kayu putih dan 2 sendok makan minyak gandapura. Ramuan ini dipakai untuk mengurut bagian yang cedera. Setelah itu minum 3/4 gelas air kelapa hijau muda. Lakukan 3 kali sehari.
  7. Pegal Linu
    Cuci daun jeruk nipis, daun ketepeng cina, dan daun sambiloto (masing-masing 1/3 genggam), 10 lembar daun sirih, 2 jari akar pepaya, 2 jari akar kepayang, 3 jari akar kelor, dan 10 buah cabai rawit, lalu tumbuk sampai halus. Rendam ramuan tersebut dalam 1 liter alkohol selama 7 hari. Air perasannya dapat digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.
  8. Sakit Gigi
    Campurkan air jeruk nipis, gilingan akar kecubung hitam dan gilingan legetan warak masing-masing 1 sendok makan. Tambahkan 3/4 cangkir air garam ke dalamnya, lalu aduk sampai rata. Selanjutnya peras ramuan tersebut dan saring. Gunakan air saringannya untuk berkumur selama beberapa menit, lalu buang. Lakukan 4-6 kali sehari.
  9. Tekanan Darah Tinggi
    Sediakan 20 kuntum bunga dan 30 lembar daun jeruk nipis. Cuci sampai bersih, lalu tambahkan air perasan 2 buah jeruk nipis. Rebus bahan-bahan tersebut dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin, saring. Air saringannya diminum 3 kali sehari 3/4 gelas. Minum ramuan ini ditambah sedikit madu. Lakukan setiap hari.

Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/7/

Perempuan yang menangisi malam

Perempuan yang menangisi malam

Perempuan yang menangisi malam

Malam seperti biasa. Gelap dan setengah mengiba pada purnama untuk sekadar memberi cahaya. Perempuan itu duduk di atas kursi ruang keluarga. Kursi kayu yang entah berapa tahun menghuni rumah itu. Televisi mati. Lampu temaram membuat eksotisme absurd pada guraian rambut perempuan itu. Jam dinding seakan memberi irama stagnan pengantar malam. Suasana rumah sepi. Bahkan suara serangga malam enggan untuk menemani gelap malam. Sungguh malam yang teramat kejam menelan seorang perempuan yang sendiri dalam kesepian.
Perempuan itu masih dalam keheningan malam. Ia sedang menghayati malam. Menelan malam dan membuangnya dalam kenangan. Ia bernyanyi dalam keheningan malam. Nyanyian kesepian yang barangkali terhenti ketika pagi tiba. Dan mungkin akan terulang lagi di malam-malam berikutnya. Ia masih duduk dengan ketenangan tubuhnya. Sesekali ia menghela napas panjang. Kemudian diam tak bergerak. Ada suatu yang menggelisahkan dirinya. Ia ingin beranjak duduk, namun tubuhnya serasa tidak kuat untuk berjingkat. Ia ingin segera berlari meninggalkan malam.
Kegelisahannya memuncak ketika isak tangis keluar dari napasnya. Ada air mata dan desah napas yang terpenggal isak tangis. Ia seperti tak kuasa untuk menahan beban berat yang ia rasakan untuk beberapa saat lalu. Ia tak dapat bercerita dengan siapapun di sana. Tidak ada orang lain. Ia hanya sendiri. Hanya bisa menangis dan tak mampu meratap. Hanya isak dan air mata. Itu saja. Barangkali jika ada seorang yang bisa mengajaknya bercerita, ia akan merasakan ketenangan. Atau barangkali ia lebih senang untuk berbicara pada dirinya sendiri melalui air mata.
Dinding-dinding rumahnya seakan menjadi rekaman peristiwa akan dirinya. Dalam duduknya, perempuan itu sekilas melihat sebuah bayangan. Tampak absurd, semu, dan bias. Akan tetapi, ia mampu menetralisir ketidakjelasan itu menjadi bayangan yang sempurna. Ada anak kecil dihadapannya menari dengan langkah-langkah yang eksotis. Anak perempuan umur sekitar enam tahun. Wajahnya mungil dan manis. Anak perempuan itu menari balet. Meliuk-liukkan tubuhnya seperti karet elastis. Tangannya diayun-ayunkan seperti sayap burung camar meliuk-liuk di atas deru ombak. Anak kecil itu terus menari dan kemudian berhenti ketika melihat ada seorang perempuan dewasa duduk menangis tanpa meratap dihadapannya.
Anak kecil itu tersenyum. Senyum yang sangat dingin. Sedingin udara di ruang itu. Senyum itu ia tujukan untuk perempuan dewasa dihadapannya. Senyum itu seperti memberi pertanyaan tentang “ mengapa kau menangis?”. Senyum itu juga seperti isyarat untuk perempuan dewasa itu untuk menghentikan tangisnya. Senyum kecil itu seperti senyum magis. Dingin dan memerindingkan bulu kuduk perempuan itu. Sejenak perempuan itu menahan isaknya. Menahan airmatanya dan mencoba mengatur irama napasnya yang tak beraturan. Perempuan itu menatap anak kecil di hadapannya. Mereka saling tatap. Tidak ada komunikasi verbal. Namun ada suatu hubungan komunikasi di antara dua mata yang sedang beradu tersebut. Barangkali telepati atau kontak batin.
Perempuan itu kemudian bangkit dari duduknya dan mengulum senyum di mulutnya yang pucat. Perempuan dewasa dan seorang anak kecil sama-sama berdiri di dalam ruang temaram. Tak ada kata yang terlontar. Tidak ada gerakan slow motion seperti adegan-adegan yang sering ditemukan dalam film. Semua tampak alami, namun terasa magis. Ada suatu suasana yang sakral, entah dalam senyum itu, entah juga pada dingin udara di ruang itu. Sementara jam dinding terus mengalunkan irama stagnan. Perempuan itu mendekati anak kecil itu. Anak kecil itu tetap diam. Tangan perempuan itu ingin menjamah tubuh anak kecil itu. Kemudian bibir perempuan itu bergerak hendak mengucap sebuah kata atau kalimat. Namun napasnya masih saja belum teratur. Perempuan itu menggerakkan bibirnya lagi. Kali ini dengan iringan napas yang telah berat ditatanya. Ada sebuah kata terlontar dari mulut perempuan itu “Sayang!!”
Tiba-tiba senyum dingin anak kecil itu menghilang. Wajahnya tampak sayu dan ingin menangis. Dan tak selang berapa lama anak kecil itu membalikkan badan. Segera saja dengan kaki kecilnya ia berlari menjauhi ruang itu. Ia berlari dengan cepat. Seperti spontan tanpa dorongan niat. Tanpa gerakkan elastis seperti tarian balet. Anak kecil itu berlari meninggalkan perempuan yang sempat mengucapkan satu kata untuknya. Menuju sebuah pintu di ujung ruangan. Belum sempat perempuan itu mengejar, anak kecil itu sudah keluar melalui pintu dan menutup pintu itu dengan cepat. Ada ketakutan dalam benak perempuan itu. Barangkali anak kecil itu juga ketakutan ketika mendengar sebuah kata dari perempuan itu.
Perempuan itu menarik gagang pintu yang telah tertutup. Mencoba membuka pintu tersebut. Akan tetapi, sia-sia saja. Pintu itu tak bisa dibukanya. Ia kemudian menjatuhkan tubuhnya dan bersandar pada daun pintu. Ia kembali menangis. Tangisnya hanya berbuah isak dan air mata. Sama sekali bukan ratapan. Ia menangis sunyi. Dan malam semakin bangkit dalam kegelapan. Gelap malam selalu menelan tangis perempuan itu. Ya. Setiap malam perempuan itu selalu menangis. Barangkali ia sangat takut menghadapi malam yang datang dalam siklus pergantian hari.
Ada sayat perih di hatinya. Tersungkur sendiri dalam ruang remang-remang dan sangat sepi. Sepi sekali. Lalu entah darimana datang suara. Suara yang entah. Begitu memilukan dan menyayat hati. Bukan melodi Mozart atau alunan nada Kitaro. Suara itu sangat terasa menusuk-nusuk jantung hatinya. Barisan nada-nada minor merambat melalui gendang telinganya. Masuk ke dalam organ yang lebih dalam hingga masuk ke dalam arteri dan aorta, menyebar dalam darah. Menyayat setiap cabang urat syaraf. Berproses dalam dimensi ruang absurd. Serba entah dan memilukan. Semua hanya berujung pada isak dan airmata perempuan itu. Perempuan yang selalu menangisi malam.
Tiba-tiba saja, terdengar derit pintu. Pintu lain. Bukan pintu tempat bersandar wanita itu. Seorang lelaki masuk dalam ruangan. Lelaki dengan kemeja biru muda dan dasi yang sudah tidak rapi. Wajahnya kelihatan lelah, sayu, dan sepertinya kantuk telah mengganjal kedua kelopak matanya. Perempuan itu tak menyadari ada seorang lelaki yang masuk dalam ruangan tersebut. Perempuan itu tetap mengisak dan meneteskan bulir-bulir air mata.
Lelaki tersebut menghampirinya. Lelaki tersebut memegang tangannya, namun perempuan itu hanya menatap lelaki itu dengan pandangan kosong. Lelaki tersebut menggerakkan mulutnya dan sedikit menggerakkan kepalanya ke bawah—semacam anggukan. Barangkali berbisik sesuatu. Atau mungkin juga sebuah isyarat untuk perempuan itu. Lantas lelaki tersebut membopong perempuan itu. Masuk dalam sebuah kamar. Lampu dinyalakan. Lelaki tersebut membaringkan perempuan tersebut di atas ranjang. Perempuan itu masih mengisak dan meneteskan airmata. Ada kepiluan dan kesedihan yang juga dirasakan lelaki tersebut ketika menatap keadaan perempuan itu.
“Tidurlah Sarasvati..! Anak kita sudah tidur nyenyak dalam mimpinya. Ia sudah bermain riang dalam taman surga ditemani malaikat dan peri-peri kecil yang sangat baik. Tidurlah…tidur..!” lelaki itu berbisik ke telinga perempuan itu.
Lelaki itu meninggalkannya dan mematikan lampu kamar. Keluar dan menutup pintu. Perempuan itu sepertinya lebih tampak tenang. Ia berbaring miring di atas ranjang. Akan tetapi, ia masih saja menangis. Menangisi malam yang telah menghadiahkan keabadian mimpi taman surga bagi anaknya. Ia terus menangis tanpa ratapan gelap malam sampai lelah dan tertidur. Hampir subuh mungkin’

Sumber : https://vhost.id/bloons-td-apk/

Columbus Dan Telur

Columbus Dan Telur

Columbus Dan Telur

Ini sebuah cerita kecil di balik kesuksesan Columbus yang menemukan Benua Amerika. Setelah penemuan yang fenomenal itu, Columbus menjadi sangat terkenal dan diagung-agungkan oleh Raja dan seluruh rakyat. Columbus pun diangkat menjadi bangsaan kehormatan kerajaan. Kepopuleran Columbus itu membuat beberapa orang menjadi iri kepadanya.

Pada suatu hari, Columbus mengadakan perjamuan makan. Dalam perjamuan makan itu. Dia menceritakan semua kisah yang dihadapi dalam pencarian Benua baru tersebut. Semua tamu undangan terpukau dan mengakui kehebatan Sang Penemu Benua Baru tersebut, namun beberapa orang yang iri dengan sinis berkata,” “Apa hebatnya dia ?? Dia cuma berlayar dan kebetulan saja menemukan benua baru. Siapa saja juga bisa melakukan itu”. Mendengar hal tersebut, Columbus kemudian menantang para orang yang iri tersebut. “Marilah kita bertanding untuk membuktikan siapa yang lebih baik. Barangsiapa yang bisa membuat telur-telur rebus itu berdiri di atas meja makan ini, maka ialah orang yang terbaik dan semua gelar-kekayaanku akan kuserahkan padanya”Orang-orang yang iri tersebut menerima tantangan Columbus.

Kemudian mereka mulai berusaha untuk membuat telur-telur rebus itu berdiri di atas meja makan. Namun karena telur adalah benda yang ellips/hamper bundar, maka cukup mustahil untuk bisa berdiri di atas meja. Setiap dicoba didirikan, telur-telur itu langsung saja menggelinding jatuh. Akhirnya mereka pun menyerah. Kini tiba giliran Columbus. Columbus memegang telur rebus itu di atas meja dengan posisi berdiri sambil dipegangi, kemudian dengan tangan yang satunya Columbus menekan ujung atas telur rebus itu ke meja sehingga ujung bawah telur menjadi remuk dan memipih (tidak lonjong lagi) sehingga telur tersebut bisa berdiri tegak di atas meja. Melihat hal tersebut, orang-orang yang iridengan sinis berkata “Ah… kalo caranya seperti itu, kami juga bisa membuat telur rebus itu berdiri” Dengan bijak dan sambil tersenyum, Columbus berkata “KALO BEGITU, MENGAPA TIDAK KAMU MELAKUKANNYA ?”

Cerita di atas hendak memberitahukan kita bahwa KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN BERASAL DARI SUATU TINDAKAN NYATA ATAS GAGASAN.Columbus dan beberapa orang pada masa itu mempunyai gagasan atau teori tentang bumi yang bulat. Teori tersebut merupakan teori yang jelas-jelas bertentangan dengan kepercayaan dunia pada waktu itu yang mempercayai bahwa bumi itu datar seperti piring. Ketika Columbus mengutarakan niatnya untuk melakukan ekspedisi lautnya, banyak orang, termasuk keluarganya, yang menganggapnya gila. Namun Columbus tetap teguh dan gigih pada pendiriannya. Perjuangan Columbus tidaklah ringan untuk membuktikan bahwa bumi itu bulat. Ancaman hukuman mati atas pengingkaran hukum Tuhan sampai pemberontakan anakbuah kapalnya, ia hadapi dengan tegar sehingga pada akhirnya Sejarah mencatatnya sebagai salah satu penemu benua dan pelaut andal.

Seringkali kita menemukan orang atau bahkan diri kita juga mengalaminya yaitu kita mempunyai gagasan / ide / konsep namun terlalu takut untuk mewujudkannya dalam sebuah aksi nyata, dan akhirnya ide itu hanya menjadi semu. Ketakutan atas kegagalan, penilaian miring orang lain, penderitaan dan sebagainya membuat kita terhalang untuk menemukan kesuksesan. Ketakutan ini pula yang membuat kita terkadang merasa iri akan keberhasilan orang lain. Kita sering berkata miring atas keberhasilan orang lain”Ah…dia sih Cuma beruntung aja,…Aku pun bisa melakukannya” Jadi apa yang anda pilih ? GAGAL KARENA TERLALU TAKUT UNTUK GAGAL ? ATAU BERHASIL KARENA TIDAK TAKUT GAGAL? HANYA ANDA YANG BISA MEMILIH.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Tak Pernah Tidur

Tak Pernah Tidur

Tak Pernah Tidur

Malam telah larut saat saya meninggalkan kantor. Telah lewat pukul 11 malam. Pekerjaan yang menumpuk, membuat saya harus pulang selarut ini. Ah, hari yang menjemukan saat itu. Terlebih, setelah beberapa saat berjalan, warna langit tampak memerah. Rintik hujan mulai turun. Lengkap sudah, badan yang lelah ditambah dengan “acara” kehujanan. Setengah berlari saya mencari tempat berlindung. Untunglah, penjual nasi goreng yang mangkal di pojok jalan, mempunyai tenda sederhana Lumayan, pikir saya. Segera saya berteduh, menjumpai bapak penjual yang sendirian ditemani rokok dan lampu petromak yang masih menyala. Dia menyilahkan saya duduk. “Disini saja dik, daripada kehujanan…,” begitu katanya saat saya meminta ijin berteduh. Benar saja, hujan mulai deras, dan kami makin terlihat dalam kesunyian yang pekat. Karena merasa tak nyaman atas kebaikan bapak penjual dan tendanya, saya berkata, “tolong bikin mie goreng pak, di makan disini saja.

Sang Bapak tersenyum, dan mulai menyiapkan tungku apinya. Dia tampak sibuk. Bumbu dan penggorengan pun telah siap untuk di racik. Tampaklah pertunjukkan sebuah pengalaman yang tak dapat diraih dalam waktu sebentar. Tangannya cekatan sekali meraih botol kecap dan segenap bumbu. Segera saja, mie goreng yang mengepul telah terhidang. Keadaan yang semula canggung mulai hilang. Basa-basi saya bertanya, “Wah hujannya tambah deras nih,orang-orang makin jarang yang keluar ya Pak?” Bapak itu menoleh kearah saya, dan berkata, “Iya dik, jadi sepi nih dagangan saya..” katanya sambil menghisap rokok dalam-dalam. “Kalau hujan begini, jadi sedikit yang beli ya Pak?” kata saya, “Wah, rezekinya jadi berkurang dong ya?” Duh. Pertanyaan yang bodoh. Tentu saja tak banyak yang membeli kalau hujan begini. Tentu, pertanyaan itu hanya akan membuat Bapak itu tambah sedih. Namun, agaknya saya keliru…

Tuhan itu tidak pernah istirahat, begitu katanya. “Rezeki saya ada dimana-mana. Saya malah senang kalau hujan begini. Istri sama anak saya di kampung pasti dapat air buat sawah. Yah, walaupun nggak lebar, tapi lumayan lah tanahnya.” Bapak itu melanjutkan, “Anak saya yang disini pasti bisa ngojek payung kalau besok masih hujan…..”. Degh. Dduh, hati saya tergetar. Bapak itu benar, “Gusti Allah ora sare”. Allah Memang Maha Kuasa, yang tak pernah istirahat buat hamba-hamba-Nya. Saya rupanya telah keliru memaknai hidup. Filsafat hidup yang saya punya, tampak tak ada artinya di depan perkataan sederhana itu. Makna nya terlampau dalam, membuat saya banyak berpikir dan menyadari kekerdilan saya di hadapan Tuhan.

Saya selalu berpikiran, bahwa hujan adalah bencana, adalah petaka bagi banyak hal. Saya selalu berpendapat, bahwa rezeki itu selalu berupa materi,dan hal nyata yang bisa digenggam dan dirasakan. Dan saya juga berpendapat, bahwa saat ada ujian yang menimpa, maka itu artinya saya cuma harus bersabar. Namun saya keliru. Hujan, memang bisa menjadi bencana, namun rintiknya bisa menjadi anugerah bagi setiap petani. Derasnya juga adalah berkah bagi sawah-sawah yang perlu diairi. Derai hujan mungkin bisa menjadi petaka, namun derai itu pula yang menjadi harapan bagi sebagian orang yang mengojek payung, atau mendorong mobil yang mogok. Hmm…saya makin bergegas untuk menyelesaikan mie goreng itu. Beribu pikiran tampak seperti lintasan-lintasan cahaya yang bergerak di benak saya.”Ya Allah, Engkau Memang Tak Pernah Beristirahat” Untunglah,hujan telah reda, dan sayapun telah selesai makan. Dalam perjalanan pulang, hanya kata itu yang teringat, Gusti Allah Ora Sare…..Gusti Allah Ora Sare…..

Begitulah, saya sering takjub pada hal-hal kecil yang ada di depan saya. Allah memang selalu punya banyak rahasia, dan mengingatkan kita dengan cara yang tak terduga. Selalu saja, Dia memberikan Cinta kepada saya lewat hal-hal yang sederhana. Dan hal-hal itu, kerap membuat saya menjadi semakin banyak belajar. Dulu, saya berharap, bisa melewati tahun ini dengan hal-hal besar,dengan sesuatu yang istimewa. Saya sering berharap, saat saya bertambah usia, harus ada hal besar yang saya lampaui. Seperti tahun sebelumnya, saya ingin ada hal yang menakjubkan saya lakukan.

Namun, rupanya tahun ini Allah punya rencana lain buat saya. Dalam setiap doa saya, sering terucap agar saya selalu dapat belajar dan memaknai hikmah kehidupan. Dan kali ini Allah pun tetap memberikan saya yang terbaik. Saya tetap belajar, dan terus belajar, walaupun bukan dengan hal-hal besar dan istimewa. ku berdoa agar diberikan kekuatan…Namun, Allah memberikanku cobaan agar ku kuat menghadapinya.* ku berdoa agar diberikan kebijaksanaan…Namun, Allah memberikanku masalah agar ku mampu memecahkannya. ku berdoa agar diberikan kecerdasan…Namun, Allah memberikanku otak dan pikiran agar kudapat belajar dari-Nya ku berdoa agar diberikan keberanian…Namun, Allah memberikanku persoalan agar ku mampu menghadapinya. ku berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang….. Namun, Allah memberikanku orang-orang yang luka hatinya agar ku dapat berbagi dengannya. ku berdoa agar diberikan kebahagiaan…Namun, Allah memberikanku pintu kesempatan agar ku dapat memanfaatkannya.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Kenapa Ada Orang Miskin

Kenapa Ada Orang Miskin

Kenapa Ada Orang Miskin
Kenapa Ada Orang Miskin

Suatu pagi, Niel (anak saya yang saat ini berumur 5.5 tahun) cukup malas untuk berangkat ke sekolah. Jadi pagi itu saya membujuk dia untuk segera mandi dan bersiap berangkat. Dalam bujukan, saya mengatakan bahwa Niel itu punya privilege. Dia punya rumah, fasilitas, orang tua, dan otak yang berfungsi dengan cukup baik. Orang-orang yang punya privilege itu harus bertanggungjawab dan akan lebih baik kalau bisa memikirkan orang-orang lain yang kurang beruntung. Masih banyak orang-orang di luar sana yang tidak punya rumah, susah mendapatkan makanan dan hidup yang layak, tidak punya orang tua. Jadi Niel harus semangat, biar nanti bisa membantu orang-orang itu.

Sesuai dugaan saya, Niel kemudian berpikir dan mau mandi.

Selang beberapa saat, Istri saya bertanya, kok Niel mandinya lama. Coba dicek, suruh Niel cepat karena sudah mau terlambat. Saya kemudian bergegas memeriksa Niel di kamar mandi. Saya temukan dia sedang berdiri di bawah pancuran air hangat shower sambil serius berpikir.

Saya kemudian bertanya, “Kamu mikir apa?”, Niel kemudian menjawab, “Bap, kenapa di dunia ini banyak orang miskin? Apa yang membuat jadi ada banyak orang miskin Bap?”

Saat itu saya termenung sesaat. Namun, karena kami sudah hampir terlambat, akhirnya saya urungkan menjawab Niel. Saat itu saya hanya meminta Niel untuk fokus ke solusi membantu orang lain.

Dalam perjalanan ke kantor, saya kemudian berpikir. Apa yang membuat jadi ada banyak orang miskin.

  • Apakah karena jumlah manusia bertambah banyak namun sumber daya terbatas?
  • Apakah karena adanya manusia-manusia serakah yang sering disebut-sebut sebagai The 1%?
  • Apakah karena keserakahan dan sifat hipokrit manusia?
  • Apakah karena sistem ekonomi atau sistem pemerintahan?
  • Jangan-jangan ini merupakan bagian dari hukum alam. Survival of the fittest?

Kenapa? Apa penyebabnya?