Struktur Nodus Limfa

Struktur Nodus Limfa

Struktur Nodus Limfa

Nodus limfa dikelilingi oleh kapsul fibrosa yang terdiri dari jaringan ikat, 2 bagian utama nodus limfa ialah korteks dan medula. Pada korteks terdapat sel limfosit B juga sel limfosit T dan pada medula terdapat plasma sel, makrofag dan sel limfosit T.

Antara satu limfa dengan yang lainnnya dihubungkan oleh pembuluh limfa, struktur yang mirip dengan pembuluh darah, berikut ini ialah bagian-bagian nodus limfa yang diantaranya:


  1. Kapsul Nodus Limfa

Kapsul nodus limfa ialah bagian terluar dari nodus limfa yang berfungsi untuk melindungi bagian dalamnya. Kapsul terdiri atas jaringan ikat tak beraturan dan serat kolagen tipis, bersama-sama membentuk struktur seperti membran.


  1. Subkapsula Nodus Limfa

Subkapsula Nodus Limfa ialah bagian nodus limfa berupa ruangan untuk memudahkan pergerakan cairan limfa, Subkapsula nodus limfa ini sering juga disebut dengan sinus limfa atau sinus margninal, bagian ini penting dalam mendeteksi tahap awal tumor yang tumbuh pada nodus limfa.


  1. Korteks Nodus Limfa

Korteks ialah bagian utama yang terletak setelah subkapsula, bagian luar korteks disusun oleh sel limfosit B yang membentuk folikel. Sedangkan bagian dalam korteks disusun oleh sel limfosit T. Kedua bagian ini berperan penting saat terjadinya infeksi.


  1. Medulla Nodus Limfa

Medula ialah bagian terdalam dari nodus limfa yang terdiri dari pembuluh darah, saluran sinus dan struktur seperti batang berisi sel yang mensekresikan antibodi.


Sumber: https://www.cyberpost.co.id/2020/04/24/magisto-video-editor-apk/

Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai proses perubahan perekonomian secara signifikan pada suatu Negara dalam waktu tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat juga diartikan sebagai proses kenaikan produksi yang dapat dilihat pada pendapatan nasional suatu Negara. Pertumbuhan ekonomi suatu Negara dapat dilihat dari jumlah balas jasa riil terhadap pemakaian faktor-faktor produksi pada tahun-tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi tak dapat dilepaskan dari pembangunan ekonomi dan juga sebaliknya. Kedua-duanya saling melengkapi yakni pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi dan sebaliknya pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi itu sendiri berarti kenaikan pendapatan total dan perkapita suatu Negara yang dapat dihitung dari pertambahan penduduk serta pemerataan pendapatan penduduk pada suatu Negara.

Pengertian pertumbuhan ekonomi harus dibedakan dengan pembangunan ekonomi.Dalam makalah pertumbuhan ekonomi ini,penulis ingin menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi hanyalah merupakan salah satu aspek saja dari pembangunan ekonomi yang lebih menekankan pada peningkatan output agregat khususnya output agregat per kapita.Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan apabila jumlah balas jasa riil terhadap penggunaan faktor-faktor produksi pada tahun tertentu lebih besar daripada tahun sebelumnya.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi yaitu:

  1. Faktor Sumber Daya Manusia, Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
  2. Faktor Sumber Daya Alam, Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
  3. Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
  4. Faktor Budaya, Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
  5. Sumber Daya Modal, Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

 

sumber :

Lost in the Dungeon 4.8 Apk + Mod Unlimited Money

Masalah dan Hambatan Pertumbuhan Ekonomi

Masalah dan Hambatan Pertumbuhan Ekonomi

Masalah dan Hambatan Pertumbuhan Ekonomi

Dapat diartikan suatu keadaan perekonomian yang menunjukkan adanya kenaikan (pertumbuhan) PDB (Produk Domestik Bruto). Pemerintah berusaha menciptakan iklim perekonomian yang prospektif untuk memacu pertumbuhan perekonomian, tetapi banyak masalah yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi tidak optimal, diantaranya kombinasi produksi yang terbatas. Misalnya ingin menciptakan swa-sembada beras tetapi tidak didukung dengan produksi komoditas pengganti beras, akibatnya selalu kekurangan produksi. Permasalahan pokok yang dihadapi oleh negara sedang berkembang terletak pada hasil pembangunan masa lampau, dimana strategi pembangunan ekonomi yang menitikberatkan secara pembangunan dalam arti pertumbuhan ekonomi yang pesat ternyata menghadapi kekecewaan.

Banyak negara dunia ketiga yang sudah mengalami petumbuhan ekonomi, tapi sedikit sekali manfaatnya terutama dalam mengatasi kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan dalam distribusi pendapatannya. Jurang si kaya dan si miskin semakin melebar. Penganggur dan setengah menganggur di desa maupun di kota semakin meningkat. Problem dari masalah kemiskinan, serta keadaan perumahan yang tidak memadai. Ketimpangan dan ketidakmerataan serta pengangguran tidak hanya dalam kontek nasional, tetapi dalam konteks internasional yang memandang negara-negara yang sedang berkembang sebagai bagian peningkatan interdependensi (saling ketergantungan) yang sangat timpang dalam sistem ekonomi dunia. Di negara maju titik berat strategi pembangunan nampaknya ditekan untuk mengalihkan pertumbuhan menuju usaha-usaha yang menyangkut kualitas hidup. Usaha-usaha tersebut dimanifestasikan secara prinsip dalam perubahan keadaan lingkungan hidup.

Pada prinsipnya problem-problem kemiskinan dan distribusi pendapatan menjadi sama-sama penting dalam pembangunan negara tersebut. Penghapusan kemiskinan yang meluas dan pertumbuhan ketimpangan pendapatan merupakan pusat dari semua problem pembangunan yang banyak mempengaruhi strategi dan tujuan pembangunan. Oleh karena itu ahli ekonomi mengemukakan bahwa untuk perbaikan jurang pendapatan nasional hanya mungkin bila strategi pembangunan mengutamakan apa yang disebut keperluan mutlak, syarat minimum untuk memenuhi kebutuhan pokok, serta yang dinamakan kebutuhan dasar. Pengalaman pembangunan di banyak negara dewasa ini menunjukkan, bahwa terdapat pertentangan antara gagasan dan praktek pembangunan ekonomi.

Gagasan pembangunan kontemporer berpendirian, bahwa globalisasi akan selalu memberikan efek positif yang menguntungkan. Pada prakteknya itu tidak selalu terjadi. Krisis finansial yang melanda Asia Timur dan Asia Tenggara merupakan contoh ekses negatif globalisasi. Globalisasi dan pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai tidak selalu diikuti pemerataan dan keadilan sosial. Hal ini selanjutnya membawa kita pada dilema pokok dalam gagasan pembangunan, yaitu adanya perdebatan di antara para pakar tentang strategi yang seharusnya didahulukan, antara pertumbuhan dan pembangunan. Kelompok pertama menyatakan, bahwa pertumbuhan ekonomi harus didahulukan untuk mencapai tujuan-tujuan lain dalam pembangunan. Kelompok lainnya berpendapat, bahwa bertolak dari tujuan yang sebenarnya ingin dicapai, maka aktivitas yang berkaitan langsung dengan masalah pembangunan itulah yang seharusnya didahulukan, sehingga tercapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

sumber ;

Zombie Smashball 1.6 Apk + Mod (Unlimited Money)

Perangkat Organisasi Koperasi

Perangkat Organisasi Koperasi

Perangkat Organisasi Koperasi
Perangkat Organisasi Koperasi

Rapat Anggota
Rapat anggota adalah wadah aspirasi anggota dan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, maka kebijakan yang berlaku dalam koperasi harus melewati persetujuan rapat anggota terlebih dahulu, termasuk pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian personalia pengurus dan pengawas.
Pengurus
Pengurus adalah badan yang dibentuk oleh rapat anggota dan disertai kepercayaan untuk memimpin kepemimpinan koperasi, baik dibidang organisasi maupun usaha. Anggota pengurus dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota. Dalam menjalankan tugasnya pengurus bertanggung jawab terhadap rapat anggota. Atas persetujuan rapat anggota pengurus dapat mengangkat manajer untuk mengelola koperasi,. Namun pengurus tetap bertanggung jawab pada rapat anggota.
Pengawas
Pengawas adalah suatu badan yang dibentuk untuk melaksanakan pengawasan terhadap kinerja pengurus. Anggota pengawas dipilih oleh anggota koperasi dirapat amggota. Dalam pengawasannya, pengawas berhak mendapatkan setiap laporan pengurus, tetapi merahasiakannya kepada pihak yang tidak berkepentingan. Pengawas juga bertanggung jawab terhadap rapat anggota.

Baca Juga :

Mekanisme Pendirian Koperasi

Mekanisme Pendirian Koperasi

Mekanisme Pendirian Koperasi
Mekanisme Pendirian Koperasi

Mekanisme pendirian koperasi terdiri dari beberapa tahap. Pertama-tama adalah pengumpulan anggota, karena untuk menjalankan koperasi dibutuhkan minimal 20 anggota. Kedua, para anggota tersebut akan melakukan rapat anggota, untuk melakukan pemilihan pengurus koperasi (ketua, sekertaris, dan bendahara). Setelah itu koperasi tersebut harus merencanakan anggaran dasar dan rumah tangga koperasi itu. Kemudian koperasi tersebut harus meminta perizinan dari Negara.

Sumber Modal Koperasi
Seperti halnya bentuk badan usaha lain, untuk menjalankan badan usahanya koperasi memerlukan modal. Adapun modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman.
Modal sendiri meliputi sumber modal sebagai berikut:
• Simpanan Pokok
Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambil lagi selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi, simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota.
• Simpanan Wajib
Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya tiap bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk tiap bulannya. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi.
• Simpanan Khusus atau Lain-lain
Misalnya simpanan sukarela (simpanan yang dapat diambil kapan saja), simpanan Qurba, dan deposito berjangka.
• Dana Cadangan
Dana cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil Usaha (SHU), yang dimaksudkan untuk pemupukan modal sendiri, pembagian kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi, dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan.
• Hibah
Hibah adalah sejumlah uang atau barang modal yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat hibah / pemberian dan tidak mengikat.
Adapun modal pinjaman koperasi berasala dari pihak-pihak sebagai berikut:
• Anggota dan calon anggota
• Koperasi lainnya atau anggotanya yang didasari dengan perjanjian kerjasama antarkoperasi
• Bank dan Lembaga Keuangan, bukan bank lembaga keuangan lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
• Penerbitan obligasi dan surat utang lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
• Sumber lain yang sah

Sumber : https://airborn.co.id/speed-parking-apk/

Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. koperasi adalah usaha kekeluargaan seperti yang tertulis pada UUD 1945 pasal 33 ayat 1.
Berdasarkan pengertian tersebut, yang menjadi anggota koperasi adalah
1.perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi.
2.Badan Hukum Koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas.
Pada Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 27 (Revisi 1998), disebutkan bahwa karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain, yaitu anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, di mana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Pembagian keuntungan koperasi (biasa disebut Sisa Hasil Usaha atau SHU) biasanya dihitung berdasarkan andil anggota tersebut dalam koperasi, misalnya dengan melakukan pembagian dividen berdasarkan besar pembelian atau penjualan yang dilakukan oleh anggota

Sumber : https://airborn.co.id/tap-superheroes-apk/

Pengertian Filsafat Hukum

Pengertian Filsafat Hukum

Pengertian Filsafat Hukum

Filsafat hukum merupakan salah satu cabang ilmu terapan dalam filsafat. Dalam kamus bahasa Indonesia disebut bahwa filsafat mempunyai beberapa pengertian, antara lain disebut sebagai pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai segala sesuatu yang ada, baik itu sebab, akibat dan asal serta hukumnya. Selain dari itu filsafat juga dapat diartikan sebagai teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan atau juga berarti ilmu yang berintikan logika, estetika, epistemologi dan metafisika.

Plato mengartikan filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang akan mencapai kemurnian daripada kebenaran. Sementara itu, Aristoteles mendefinisikan filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran dimana didalamnya berisi ilmu metafisika, estetika, etika,retorika, logika , ekonomi dan politik.

Filsafat dalam bahasa inggris disebut dengan istilah “Philosophy” sedangkan dalam bahasa latin disebut dengan “Philosophia”. Istilah “Philosophia” dalam bahasa latin tersebut berasal dari kata philos yang berarti “cinta” dan sophia yang berarti “kebijaksanaan”. Sehingga filsafat dalam bahasa Inggris dan bahasa latin juga memiliki makna “cinta kebijaksanaan”. Sementara itu, dalam bahasa Arab, filsafat disebut dengan istilah “falsafah” yang berarti berpikir secara menyeluruh, spekulatif, dan mendasar.

Kemudian terdapat beberapa divinisi mengenai filsafat hukum yang diberikan oleh Anthoni D’Amato

  1. Menurut Anthoni D’Amato Filsafat hukum diistilahkan dengan “Jurisprudence”. Demikian pula pendapat Bruce D. Fischer yang mengartikan “Jurisprudensi” sebagai studi tentang filsafat hukum.

Dari pengertian diatas secara sederhana filsafat hukum dapat dikatakan sebagai cabang dari filsafat estetika (tingkah laku). salah satu bidang studi hukum yang mempelajari tentang hakikat hukum yaitu Filsafat hukum, dimana hukum dijadikan obyek kajian yang dibahas secara mendalam sampai pada hakikat hukum itu sendiri atau yang menjadi inti dari hukum.

sumber :

Pertumbuhan dan Perkembangan Filsafat Hukum Islam

Pertumbuhan dan Perkembangan Filsafat Hukum Islam

Pertumbuhan dan Perkembangan Filsafat Hukum Islam

  1. Pertumbuhan Filsafat Hukum Islam

Sumber utama hukum Islam adalah Al-Quran dan As-Sunnah terhadap segala masalah yang tidak diterangkan dalam kedua sumber tersebut, kaum mmuslimin diperbolehkan berijtihad dengan mempergunakan akalnya guna menentukan ketentuan hukum. Berijtihad dengan mempergunakan akal dalam permasalahan hukum islam, yang pada hakikatnya merupakan pemikiran falsafi itu, direstui oleh Rasulullah SAW, bahkan Allah menyebutkan bahwa mempergunakan akal dan pikiran falsafi itu sangat perlu memaham dalam berbagai persoalan.

Izin Rasulullah kepada Mu’adz untuk berijtihad merupakan awal dari lahirnya filsafat hukum Islam pada masa Rasulullah segala persoalan diselesaikan dengan wahyu, pemikiran falsafi yang salah di benarkan oleh wahyu, ketika Rasulullah telah wafat dan wahyupun telah usai maka akal dengan pemikiran falsafinya berperan baik dalam perkara yang ada Nashnya maupun yang tidak ada. Pemikiran falsafi terhadap hukum islam yang ada nashnya bermula pada masa khulafaurasyidin terutama umar bin khattab. Penghapusan hukum potong tangan bagi pencuri, zakat bagi muallaf, dll. Yang dilakukan oleh umar bedasarkan kesesuaian zaman untukk menjamin menegakkan keadilan yang menjadi asas hukum islam, merupakan conto penerapan hukum berdasarkan hukum manusia. Jadi penerapan hukum harus dapat meneggakkan kemaslahatan dan keadilan yang menjadi tujuan dari hukum islam

  1. Perkembangan Filsafat Hukum Islam

Kegiatan penelitian terhadap tujuan hukum (Maqasid Al-Syariah) telah dilakukan oleh para ahli ushul fiqih terdahulu, Al-Juwaini dapat diakatakan sebagai ahli Ushul fiqih pertama yang menekankan pentingnya memahami Maqashid Syariah dalam penetapan Hukum ia menyatakan bahwa seseoarang tidak dikatakan mampu menetapakan hukum dalam Islam sebelum ia dapat memahami benar tujuan Allah Menetapkan perintah-perintah dan larangan-larangan-Nya.

 

sumer :

Clumsy Ninja 1.31.0 Apk + Data + MOD APK

 Obyek kajian dan kajian Filsafat Hukum Islam

 Obyek kajian dan kajian Filsafat Hukum Islam

 Obyek kajian dan kajian Filsafat Hukum Islam

Hukum Islam Mengacu pada pandangan hukum yang berifat teleologis. Artinya hukum Islam itu diciptakan karena iia mempunyai maksud dan tujuan. Tujuan dari adanya hukum Islam adalah terciptanya kedamaian di dunia dan kebahagian di akhirat. Jadi hukum Islam Bukan bertujuan meraih kebahagaiaan yang fana’ dan pendek di dunia semata, tetapi juga mengarahkan kepada kebahagiaan yang kekal di akhirat kelak. Inilah yang membedakannya dengan hukum manusia yang menghendaki kedamaian di dunnia saja.

Dengan tegak dan berhasilnya Filsafat hukum Islam, dapat dibuktikan bahwa hukum Islam mampu memberikan jawaban terhadap tantangan zaman dan merupakan hukum terbaik sepanjang zaman bagi semesta alam. Para ahli ushul fiqih, sebagaimana ahli filsafat hukum Islam, membagi filsafat hukum Islam kepada dua rumusan, yaitu falsafat tasyri’.

Falsafat tasyri’: filsafat yang memancarkan hukumIslam atau menguatkannya dan memeliharanya. Filsafat ini bertugas membicarakan hakikat dan tujuan penetapan hukumIslam. Filsafat tasyri terbagi kepada:

  1. Da’aim al-hakim (dasar-dasar hukum Islam)
  2. Mabadi al-ahkam (prinsip-prinsip hukum Islam)
  3. Ushul al-ahkam (pokok-pokok hukum Islam) atau mashadir al-ahkam (sumber-sumber hukumIslam)
  4. Maqashid al-ahkam (tujuan-tujuan hukum Islam)
  5. Qawaid al-ahkam (kaidah-kaidah Hukum Islam)
  6.  Falsafat syariah: filsafat yang diungkapkan dari materi-materi hukum islam seperti Ibadah, mu’amalah, jinayah, ‘uqubah, dan sebagainyafilsafat ini membicarakan hakikat dan rahasia hukum islam. Termasuk kedalam pembagian falsafat syariah adalah:
  7. Asrar al-ahkam (rahasia-rahasia hukum Islam)
  8. Khasa is al-ahkam (cirri-ciri khas hukum islam)
  9. Mahasin al-ahkam atau mazaya al-ahkam (keutamaan-keutamaan hukum islam)
  10. Thawabi al-ahkam (karateristik hukum islam)

sumber :

FPS Shooting Master 3.1.0 Apk + Mod (Unlimited Money)

 Ilmu Sosial

 Ilmu Sosial

 Ilmu Sosial
Menurut Dr. Ismail Rahji Faruqi dari Islamic Social Sciences mendefenisikan sosial sebagai berikut:
a). Semua pengetehuan, baik yang menyinggung individu maupun kelompok, mengenai manusia maupun alam, agama maupun ilmu, harus menata dirinya kembali bahwa prinsip tawhid, yaitu bahwa Allah itu ada dan esa.
b). Ilmu yang menelaah manusia dan hubungannya dengan manusia-manusia lainnya harus mengakui manusia sebagai yang berdiri di dalam bidang yang dikuasai oleh Allah secara metafisis dan aksiologis.
Sasaran dan tujuan sosial dan sastra.
1.      Memadukan ilmu dan teknologi dengan ideologi dan etos budaya islam, dan menempatkan mereka dalam perspektif dan teknologi muslim.
2.      Memadukan etika dan ideologi islam dengan ilmu-ilmu sastra dan ilmu-ilmu sosial.
3.      Ilmu Alam
Ketika mengalihkan perhatian kita dari ilmu sosial ke ilmu alam, maka kita akan kesulitan untuk memadukan teori ilmiah modern dengan teori ilahiah. Dimana dalam sosial penegasan aspek moral dan spiritual dapat dilihat, sementara dalam ilmu alam penegasan tentang tataan ilahi dan moral tidak tampak jelas.

4.      Solusi menerabas krisis pendidikan Islam

Adapun solusi untuk menerabas krisis pendidikan islam adalah membangun generasi bangsa yang beriman kepada Allah, hal yang pertama kita lakukan adalah membersihkan hati dari kotoran dendam, kemarahan serta permusuhan. Pembersihan hati yang sebenarnya tidak tercapai bila tidak dengan kesempurnaan iman kepada Allah, mengerjakan semua perintahnya dan menjauhi larangannya.
Faktor terjadinya keterbelakangan ialah karena mengikuti ideologi yang di impor dari barat yaitu yang mengandung prinsip-prinsip yang mendorong kepada pemujaan materi dan pemecah belah kesatuan bangsa dan tanah air, serta tidak lagi menghormati harkat hidup di individual dan merampas kebebasan orang lain, itulah yang menjadi hakekat kemunduran.
Orang mukmin yang meyakini kebebasan, persaudaraan, persamaan diantara umat manusia merupakan kemajuan yang hakiki. Sesunguhnya, keberhasilan hati yang benar-benar ikhlas itu merupakan buah hasil dari iman. Kepada Allah yaitu, iman yang mempersatukan segenap negara dan menjadikan sesame warganya menjadi satu umat yang bersatu.
Untuk itu, hendaknya generasi penerus bangsa mampu menciptakan kehidupan teknologi dan peralatannya, serta menumbuhkembangkannya berdasarkan iman yang mensejahterakan umat manusia.
Selain itu, harus dilakukan pula solusi strategis dengan menggagas suatu pola pendidikan alternatif yang bersendikan pada dua cara yang lebih bersifat fungsional, yakni: pertama, membangun lembaga pendidikan unggulan dengan semua komponen berbasis Islam, yaitu:
(1)   Kurikulum yang paradiqmatik.
(2)   Guru yang amanah dan kafaah
(3)   Proses belajar mengajar secara Islami
(4)   Lingkungan dan budaya sekolah yang optimal
Dengan melakukan optimasi proses belajar mengajar, peserta didik di harapkan dapat menghasilkan nilai positif sejalan dengan arahan Islam. Selain itu, membuka lebar ruang interaksi dengan keluarga dan masyarakat agar dapat optimal dalam menunjang proses pendidikan.
Dari paparan diatas, maka dapat disimpulkann bahwa dengan mewujudkan lembaga pendidikan Islam unggulan secara terpadu dalam bentuk Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT), Sekolah Dasar IslamTerpadu (SDIT), Sekolah Menegah Islam Terpadu (SMPIT), Sekolah Menengah Umum Terpadu (SMUIT) dan Perguruan Tinggi Islam Terpadu.

 

baca juga :