Peranan Pasar dalam Perekonomian

Peranan Pasar dalam Perekonomian

Peranan Pasar dalam Perekonomian
Peranan Pasar dalam Perekonomian

Pasar memiliki peranan yang sangat penting bagi perekonomian. Berikut ini beberapa peranan pasar.

1. Peranan Pasar bagi Produsen

Pasar memiliki peranan yang sangat penting bagi produsen yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan sanggup pula dipakai sebagai daerah untuk mempromosikan atau memperkenalkan barang dan jasa hasil produksi.

Selain itu produsen juga sanggup memperoleh barang atau jasa yang akan dipakai untuk keperluan proses produksi.

2. Peranan Pasar bagi Konsumen

Pasar memiliki peranan yang sangat penting bagi konsumen, sebab konsumen gampang untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.

Apabila pasar semakin luas, konsumen akan semakin gampang memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.

3. Peranan Pasar bagi Pembangunan

Peranan pasar bagi pembangunan yaitu menunjang kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung.

Upaya dalam meningkatkan pembangunan, pasar berperan membantu menyediakan segala macam barang dan jasa yang bermanfaat bagi pembangunan.

Pasar juga sanggup dijadikan sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pembangunan melalui pajak dan retribusi. (https://blog.fe-saburai.ac.id/pengertian-seni-rupa-murni-jenis-gambar-dan-10-contohnya/)

4. Peranan Pasar bagi Sumber Daya Manusia

Kegiatan perdagangan di suatu pasar membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit. Semakin luas suatu pasar, semakin besar tenaga kerja yang dibutuhkan.

Dengan banyaknya tenaga kerja yang dibutuhkan, berarti pasar turut membantu mengurangi pengangguran, memanfaatkan sumber daya manusia, serta membuka lapangan kerja.

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar
Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Fisik Pasar

Pasar berdasarkan sifat atau jenis barang yang diperjualbelikan dibedakan menjadi dua macam, yaitu pasar konkrit dan pasar nyata.

a. Pasar Konkrit (Pasar Nyata)

Pasar konkrit (pasar nyata) yaitu daerah pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara langsung. Penjual dan pembeli bertemu untuk melaksanakan transaksi jual beli (tawar-menawar).

Barang-barang yang diperjualbelikan di pasar konkrit terdiri atas banyak sekali jenis barang yang ada di daerah tersebut.

Contoh pasar konkrit yaitu pasar tradisional, supermarket, dan swalayan. Namun ada juga pasar konkrit yang menjual satu jenis barang.

Misalnya pasar buah hanya menjual buahbuahan, pasar binatang hanya melayani jual beli hewan, pasar sayur hanya menjual sayur-mayur.

b . Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar abstrak (pasar tidak nyata) yaitu pasar yang aktivitas jual beli barang atau jasa yang diperdagangkannya dilakukan berdasarkan contoh-contoh yang kualitasnya sudah ditentukan. (https://blog.fe-saburai.ac.id/jenis-dan-contoh-jaringan-tumbuhan/)

Barang yang dijualnya pun tidak tersedia di tempat. Transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli juga tidak harus bertemu secara langsung.

Mereka sanggup melakukannya melalui telepon, surat, internet, dan telegram. Contoh dan bentuk barang sanggup dilihat melalui brosur, internet, televisi, majalah, koran, tabloid, dan lain-lain.

Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah
Klasifikasi dan Tata Nama Ilmiah

Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan mahkluk hidup

Yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu.

Taksonomi : ilmu yang mempelajari tentang pengelompokan / klasifikasi makhluk hidup

Tujuan Klasifikasi makhluk hidup adalah :

Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki
Mengetahui ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis lain
Mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya atau belum memiliki nama
Manfaat Klasifikasi bagi manusia, antara lain :
Klasifikasi memudahkan kita dalam mmpelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam
Klasifikasi membuat kita mengetahui hubungan kekerabatan antarjenis makhluk hidup
Klasifikasi memudahkan komunikasi

SEJARAH KLASIFIKASI

Aristoteles (384 – 322 SM), mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan hewan digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata.
John Ray (1627 – 1708), merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grup-grup kecil. Ia telah melahirkan konsep tentang jenis dan spesies.
Carolus Linnaeus (1707 – 1778), mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pada kesamaan struktur. Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan binomial nomenklatur. Karena itu Carolus linneaus dikenal sebagai bapak Taksonomi dunia
R.H Whittaker pada tahun 1969 mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom / kerajaan, yaitu : Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia

1. Monera (bakteri dan ganggang biru)

Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Monera memiliki sel prokariotik. Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobacteria)

2. Protista (ganggang dan protozoa)

Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai hewan (Protozoa) dan Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), dan Protista menyerupai jamur.

3. Fungi (jamur)

Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycpta).

4. Plantae (tumbuhan)

Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof). Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji terbuka, dan tumbuhan berbiji tertutup

5. Animalia (hewan)
Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel .yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

TINGKATAN TAKSON

Dalam sistem klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan menjadi suatu kelompok besar kemudian kelompok besar ini dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil sehingga pada akhirnya terbentuk kelompok-kelompok terkecil yang beranggotakan satu jenis makhluk hidup.

Tingkatan-tingkatan pengelompokan itu disebut takson, ilmunya Taksonomi.

 

Semakin tinggi tingkat taksonnya :

Anggotanya semakin banyak
Tingkat persamaannya semakin kecil
Detil pengelompokkannya semakin sederhana
Perbedaannya semakin banyak karena tuntutan kesamaannya sedikit
Tingkat kekerabatannya semakin jauh
Sebaliknya tingkat takson semakin rendah sifat-sifatnya kebalikan dari yang disebutkan di atas.

Tingkatan Takson :
Dunia/Kerajaan
Divisio (untuk hewan) atau Filum (untuk tumbuhan)
Kelas
Ordo
Suku
Genus/Marga
Spesies/Jenis
1. KINGDOM
Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi makhluk hidup. Kebanyakan ahli Biologi sependapat bahwa makhluk hidup di dunia ni dikelompokkan menjadi 5 kingdom (diusulkan oleh Robert Whittaker tahun 1969). Kelima kingdom tersebut antara lain : Monera, Proista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

FILUM/DIVISIO (KELUARGA BESAR)

Nama filum digunakan pada dunia hewan, dan nama division digunakan pada tumbuhan. Filum atau division terdiri atas organism-organisme yang memiliki satu atau dua persamaan ciri. Nama filum tidak memiliki akhiran yang khas sedangkan nama division umumnya memiliki akhiran khas, antara lain phyta dan mycota.

KELAS (CLASSIS)
Kelompok takson yang satu tingkat lebih rendah dari filum atau divisio

4. ORDO (BANGSA)
Setiap kelas terdiri dari beberapa ordo. Pada dunia tumbuhan, nama ordo umumnya diberi akhiran ales.

5. FAMILI
Famili merupakan tingkatan takson di bawah ordo. Nama famili tumbuhan biasanya diberi akhiran aceae, sedangkan untuk hewan biasanya diberi nama idea. Dalam penyebutan indonesia nama suku selalu diulang penyebutannya : kacang-kacangan , angrek-anggrekan , jahe-jahean.

6. GENUS (MARGA)
Genus adalah takson yang lebih rendah dariada famili. Nama genus terdiri atas satu kata, huruf pertama ditulis dengan huruf kapital, dan seluruh huruf dalam kata itu ditulis dengan huruf miring atau dibedakan dari huruf lainnya.

7. SPECIES (JENIS)
Species adalah takson yang terendah. Spesies adalah suatu kelompok organisme yang dapat melakukan perkawinan antar sesamanya untuk menghasilkan keturunan yang fertil (subur) aturan penulisannya disebut binomial nomenklatur.

TATA NAMA BINOMIAL NOMENKLATUR

Untuk memudahkan komunikasi, makhluk hidup harus diberikan nama yang unik dan dikenal di seluruh dunia. Berdasarkan kesepakatan internasional, digunakanlah metode binomial nomenklatur. Metode binominal nomenklatur artinya tata nama ganda. Disebut tata nama ganda karena pemberian nama jenis makhluk hidup selalu menggunakan dua kata (nama genus dan species)

Aturan pemberian nama adalah sebagai berikut :
Nama species terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama genus, sedangkan kata kedua merupakan penunjuk spesies (epitheton specificum)
Huruf pertama nama genus ditulis huruf kapital, sedangkan huruf pertama penunjuk spesies/jenis digunakan huruf kecil
Nama species menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan
Nama species harus ditulis berbeda dengan huruf-huruf lainnya (bisa miring, garis bawah, atau lainnya)
Jika nama species tumbuhan terdiri atas lebih dari dua kata, kata kedua dan berikutnya harus digabung atau diberi tanda penghubung.
Jika nama species hewan terdiri atas tiga kata, kata ke tiga tersebut bukan nama species, melainkan nama subspecies (anak jenis), yaitu nama takson di bawah species
Nama species juga mencantumkan inisial pemberi nama tersebut, misalnya jagung (Zea Mays L.). huruf L tersebut merupakan inisial Linnaeus.

Baca Juga : 

Tata Surya Adalah

Tata Surya Adalah

Tata Surya Adalah
Tata Surya Adalah

Benda-benda apa saja yang terlihat olehmu ?

Jika kamu menggunakan teleskop maka kamu akan melihat bermacam-macam jenis benda langit yang jumlahnya ribuan hingga jutaan. Namun jika kamu mengamatinya secara langsung tanpa alat bantu… benda-benda langit yang dapat kamu lihat lebih terbatas…

Ada benda langit yang dapat memancarkan cahaya sendiri yang disebut bintang. Sehingga bintang lebih mudah diamati pada malam hari dengan cahayanya yang berkedip-kedip. Jumlah bintang di langit sangat banyak… Jutaan dan bahkan milyaran bintang berkumpul menjadi satu membentuk galaksi. Kita berada di dalam galaksi Bima Sakti ( The Milky Way ) yang diperkirakan tersusun atas 100 milyar bintang. Di Jagat Raya sendiri diperkirakan tersusun atas 100 milyar galaksi.

Bintang yang paling dekat dengan kita adalah Matahari. Matahari menjadi pusat tata surya kita dan menjadi sumber cahaya ( energi ) di planet yang kita huni yaitu Bumi. Teori yang mengemukakan bahwa matahari sebagai pusat tata surya disebut teori heliosentris. Teori inilah yang benar dan berlaku hingga saat ini. Pada jaman dahulu ada juga yang beranggapan bahwa bumi adalah pusat tata surya yang dikenal dengan teori geosentris. Dan sekarang teori ini tidak berlaku lagi.

SISTEM TATA SURYA

Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya dan planet-planet, meteorid, komet, serta asteroid yang mengelilingi matahari.

dari gambar di atas tampak Matahari ( Sun ) beserta planet-planet yang mengelilinginya yaitu Merkurius ( Mercury ), Venus, Mars, Jupiter, Saturnus ( Saturn ), Uranus dan Neptunus ( Neptune ). Jadi tata surya kita totalnya terdiri dari 8 planet.

Soal dan Pembahasan Buku Fisika = Lho… bukannya planet di tata surya kita ada 9 kan..? planet yang ke 9 kan planet pluto…

Memang benar… dulu pluto digolongkan sebagai planet tapi pada 24 Agustus 2006, para peneliti di International Astronomical Union (IAU) atau Badan Astronomi Internasional, memutuskan Pluto bukan lagi sebuah planet . Ini dikarenakan Pluto tidak memenuhi syarat-syarat baru sebuah planet. Status Pluto turun jadi dwarf planet atau planet kerdil.

IAU membuat tiga syarat yang harus dipenuhi sebuah benda langit jika ingin mendapat status planet. Pertama, harus mengorbit matahari dan arah orbitnya harus sama semua, tidak boleh berlawanan. Kedua, memiliki ukuran besar sehingga bentuknya tetap bulat. Ketiga, jalur orbitnya harus bersih, tidak ada benda langit lain di jalur orbit tersebut selain satelitnya sendiri.

Pluto tidak lolos pada syarat yang ke ke tiga… Pluto belum mengosongkan daerah di sekitar orbitnya agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri… di orbit pluto banyak benda – benda lainnya yang dinamakan Sabuk kuiper.

Kembali lagi ke sistem tata surya kita

Peredaran benda langit yang berupa planet dan benda langit lainnya dalam mengelilingi matahari disebut Revolusi. Sebagian besar garis edar (orbit) revolusi berbentuk elips. Bidang edar planet-planet mengelilingi matahari disebut bidang edar, sedangkan bidang edar planet bumi disebut bidang ekliptika. Selain berevolusi benda-benda langit juga berputar pada porosnya yang disebut Rotasi, sedangkan waktu untuk sekali berotasi disebut kala rotasi.

Garis yang berwarna biru itulah yang disebut ekliptika. Karena berbentuk ellips maka jarak bumi dengan matahari berubah-ubah. Jarak terdekat matahari dengan bumi disebut Perihelion. Sedangkan jarak terjauh matahari dengan bumi disebut Aphelion. Menurut hukum Kepler revolusi platet dalam waktu yang sama akan menempuh bidang edar yang sama luasnya.

Bidang OAB dan OCD mempunyai luas yang sama dan ditempuh dalam waktu yang sama. Sehingga dalam waktu yang sama jarak tempuhnya berbeda-beda ( busur CD > busur AB ). Maka kecepatan revolusi terbesar saat berada di titik orbit terdekat ( Perihelion ) dan kecepatan revolusi terkecil saat di titik orbit terjauh ( Aphelion )

ZONA TATA SURYA

Zona Tata Surya yang meliputi, planet bagian dalam, sabuk asteroid, planet bagian luar, dan sabuk Kuiper. Planet dalam atau planet kebumian ( The Terrestrial Planet ) adalah planet-planet yang terletak di antara matahari dan sabuk asteroid ( asteroid belt ) yaitu Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Sedangkan Planet luar atau planet raksasa ( The Giant Planet ) adalah planet-planet yang terletak di luar sabuk asteroid ( asteroid belt ) yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

 

Matahari

Matahari merupakan pusat tata surya yang berupa bola gas yang bercahaya. Matahari merupakan salah satu bintang yang menghiasi galaksi Bima Sakti. Suhu permukaan matahari 6.000 derajat celsius yang dipancarkan ke luar angkasa hingga sampai ke permukaan bumi, sedangkan suhu inti sebesar 15-20 juta derajat celsius. Matahari bukanlah bintang terbesar di antara milyaran bintang dalam galaksi Bima sakti. Matahari juga bukan bintang yang paling terang, tetapi mengapa matahari kelihatan paling terang di antara bintang-bintang lain?

Jarak matahari dari bumi kita sekitar 150 juta kilometer. Jarak ini disepakati sebagai 1 SA ( Satuan Astronomi ). Matahari merupakan bintang yang paling dekat dibandingkan bintang- bintang lainnya. Bintang terdekat kedua setelah matahari adalah Alpha Centauri, jaraknya lebih dari 200.000 SA. Jarak matahari hanyalah 1/546.000 kali jarak Sirrius ke bumi. Sirrius merupakan bintang yang paling terang.

Merkurius

Merkurius adalah planet terkecil di dalam tata surya dan juga yang terdekat dengan Matahari ( 0,4 SA ) dengan kala revolusi 88 hari.

Mirip dengan Bulan, Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak mempunyai satelit alami serta atmosfer. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 Kelvin ( -180 sampai 430 derajat Celcius ). Diameter Merkurius 40% lebih kecil daripada Bumi (4879,4 km).

Venus

Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah Merkurius ( 0,7 SA ). Planet ini memiliki radius 6.052 km dan mengelilingi Matahari dalam waktu 225 hari. Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain. Planet Venus juga tidak memiliki satelit alami. Atmosfer Venus mengandung 97% karbondioksida (CO2) dan 3% nitrogen, sehingga hampir tidak mungkin terdapat kehidupan.

Suhu permukaan planet ini adalah >460°C ( >860°F). Hal ini berarti bahwa Venus merupakan planet yang terpanas permukaannya di antara planet-planet lain di tata surya kita dan karena itulah Venus adalah Planet paling Terang di sistem tata surya kita dan bisa terlihat dari Bumi dengan Mata telanjang ketika selepas Matahari terbenam dan menjelang Matahari terbit yang biasa disebut Bintang Kejora /Bintang barat/ bintang Timur.

Bumi

Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 SA. Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) yang melindung permukaan Bumi dari sinar ultraviolet dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti Bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Perbedaan suhu permukaan Bumi adalah antara -70 °C hingga 55 °C bergantung pada iklim setempat.

Satu hari di bumi sama dengan satu kali rotasi bumi yang lamanya sama dengan 24 jam dan satu tahun di Bumi sama dengan satu kali revolusi bumi yang lamanya sama dengan 365,25 hari. Bumi satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Bumi memiliki satu satelit alami yang disebut bulan.

Sumber :  http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/gelombang-elektromagnetik/

Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta)

Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta)

Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta)
Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta)

Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta) adalah

Satu satunya ganggang yang tergolong dalam kingdom monera Divisio Cyanophyceae. Dimasukkan dalam kingdom monera karena struktur selnya mirip dengan struktur sel bakteri yaitu bersifatprokariotik (inti selnya tidak diselubungi membran).

Ciri-ciri Ganggang Hijau Biru 

  • Bersifat prokariotik (inti selnya tidak diselubungi membran)
  • Bentuk ganggang ini bisa  uniseluler (bersel tunggal), koloni (gabungan beberapa sel) atau filamen (benang), Contoh:
    • Bentuk unisel (satu sel): Chroococcus, Gloeocapsa, Anacystis
    • Bentuk koloni: Polycystis, Merismopedia, Nostoc, Microcystis
    • Bentuk filamen: Oscilatoria, Microcoleus, Anabaena, Rivularia.
  • Memiliki pigmen klorofil (berwarna hijau), karotenoid (berwarna oranye) serta pigmen fikobilin yang terdiri dari fikosianin (berwarna biru) dan fikoeritin (berwarna merah). Gabungan pigmen-pigmen ini membuat warnanya hijau kebiruan.
  • Bersifat autotrof (dapat membuat makanan sendiri dari zat anorganik) karena memiliki klorofil.
  • Dinding sel mengandung peptida, hemiselulosa dan selulosa,dan mempunyai selaput berlendir.
  • Ganggang ini merupakan disebut makhluk hidup perintis karena dapat hidup di tempat-tempat makhluk hidup lain tidak dapat hidup.
  • Ganggang hijau biru yang berbentuk filamen dapat juga membentuk spora berdinding tebal yang resisten terhadap panas dan pengeringan dan dapak memfiksasi/mengikat N (nitrogen) yaitu heterokist. Selain heterokist ada juga bagian spora yang membesar berisi cadangan makanan yang disebut akinet.

Cara perkembangbiakan ganggang hijau biru

Cara perkembangbiakan yang dikehui ada 3 cara yang ketiga-tiganya termasuk perkembangbiakan vegetatif/aseksual sedangkan perkembangbiakan generatif/seksualnya belum diketahui. ketiga cara tersebut adalah :
a. Pembelahan Sel
sel membelah menjadi dua bagian yang membentuk sel baru. sel-sel yang terpisah bisa tetap bergabung membentuk koloni. Misal : Gleocapsa
b. Fragmentasi
adalah pemutusan sebagian anggota tubuh yang dapat membentuk individu baru. Terjadi pada ganggang yang berbentuk filamen/benang. Misal : Oscillatoria.
c. Spora vegetatif
spora vegetatif yang dimaksud disini adalah heterokist. Pada keadaan yang tidak menguntungkan heterokist tetap mampu bertahan karena dinding selnya tebal dan banyak mengandung bahan makanan. Setelah lingkungan kembali menguntungkan heterokist dapat membentuk filamen baru. Misal : Chamaesiphon comfervicolus

Klasifikasi Ganggang Hijau-Biru

Divisio Cyanophyceae dibedakan dalam 3 ordo berdasarkan bisa tidaknya membentuk spora yaitu : ordo Chroococcales, Chamaesiphonales, dan Hormogonales.

a. Ordo Chroococcales 
Berbentuk tunggal atau kelompok tanpa spora, warna biru kehijau – hijauan. Umumnya alga ini membentuk selaput lendir pada cadas atau tembok yang basah. Setelah pembelahan sel – sel tetap bergandengan dengan perantaraan lendir tadi dan dengan demikian terbentuk kelompok – kelompok atau koloni contoh spesies dari ordo chroococcales :

Chrococcus 
Organisme uniseluler atau berkelompok dalam bentuk agregat dari 2 atau 4 sel. Hasil pembelahan sel dari Chrococcus berbentuk setangah bola.

Gleocapsa
Berbentuk bulat memanjang dan dikelilingi oleh membran dengan beberapa generasi sel yang terdapat di dalamnya. Membran kadang – kadang ada yang berpigmen. Gleocapsa terdapat pada batuan yang lembab atau pada air.

b. Ordo Chamaesiphonales
Alga bersel tunggal atau merupakan koloni berbentuk benang yang mempunyai spora. Benang – benang itu dapat putus – putus merupakan hormogonium yang dapat merayap dan merupakan koloni baru prosesnya disebut fragmentasi.

c. Ordo Hormogonales 
Sel – selnya merupakan koloni berbentuk benang atau diselubungi suatu membran. Benang – benang itu melekat pada substratnya, tidak bercabang, jarang mempunyai percabangan sejati, lebih sering mempunyai percabangan semu. Benang – benang itu selalu dapat membentuk hormogonium.contohnya : Oscillatoria, Nostoc comune, Anabaena, Spirulina dan Rivularia.

Manfaat Ganggang Hijau (Cyanophyta)

1. Nostoc
Perendaman sawah selama musim hujan mengakibatkan Nostoc tumbuh subur dan memfiksasi N2 dari udara sehingga dapat membantu penyediaan nitrogen yang digunakan untuk pertumbuhan padi.2. Anabaena azollae 
Hidup bersimbiosis dengan Azolla pinata ( paku air ). Paku ini dapat memfiksasi nitrogen (N2) di udara dan mengubah menjadi amoniak(NH3) yang tersedia bagi tanaman.

3. Spirullina 
ganggang ini mengandung protein yang tinggi yang lebih dikenal dengan sebutan protein sel tunggal ( PST ) sehingga dijadikan sebagai sumber makanan.

Siap Tempatkan PKL Dewi Sartika

Siap Tempatkan PKL Dewi Sartika

 

Siap Tempatkan PKL Dewi Sartika

Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya

Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor serta PT. Javana siap menempatkan Pedagang Kaki Lima (PKL) jalan Dewi Sartika untuk mengisi kios di Blok A dan Blok B Pasar Kebon Kembang.

PD Pasar

“Kami dari PD Pasar siap untuk menerima teman-teman (PKL Dewi Sartika) masuk ke Blok A dan B. Tinggal kita menerima siapa saja yang akan menempatinya sesuai hasil kocokan supaya tempatnya jelas dimana saja,” kata Dirut PD. PPJ Kota Bogor Andri Latif Asikin saat menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) lintas OPD di lingkungan Pemkot Bogor dan unsur Muspida di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Kamis (21/06/2018).

Dia menjelaskan

Seminggu ini pihaknya sudah memaksimalkan terkait kebersihan dan kondisi pasar demi kenyamanan para pedagang yang akan melihat lokasi kios. Menurutnya Blok A dan Blok B Pasar Kebon Kembang nyaman dan sangat layak untuk ditempati dibandingkan berjualan di bahu jalan dan di trotoar.

“Kami juga menekankan kepada para pedagang bahwa mereka bukan diusir tetapi mereka ditingkatkan statusnya dari PKL menjadi pedagang pasar resmi,” ujarnya.

KUKM dan datanya sudah dikunci

Untuk mekanismenya setelah mereka di data Dinas KUKM dan datanya sudah dikunci (fix) kemudian dilakukan proses pengocokan secara terbuka. Sebelumnya mereka harus daftar ulang pada tanggal 25-26 Juni dan mempersiapkan sejumlah persyaratan serta Down Payment (DP)-nya. “Setelah itu baru diundi untuk penempatan kiosnya secara terbuka,” jelasnya.

Pihaknya menargetkan awal Juli kuncinya sudah dapat diserahkan kepada para pedagang. Dalam proses penempatan kios ini kata Andri, diawasi Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU). Sama seperti proses di pasar Sukasari pengundian kios sudah dilakukan secara terbuka.

“Jadi proses pengundian itu harus dilaksanakan sehingga asumsi yang dekat dengan orang PD Pasar adalah orang yang mendapatkan kios yang strategis itu tidak ada,” jelasnya.

Artikel terkait:

Komunitas Terminal Hujan Minta Dukungan Pemkot

Komunitas Terminal Hujan Minta Dukungan Pemkot

 

Komunitas Terminal Hujan Minta Dukungan Pemkot

Kota Bogor

Dilatar belakangi kecintaannya pada Kota Bogor termasuk beragam potensi yang ada, seperti kuliner khas tradisional dan warganya yang terkenal ramah dan bersahabat membuat sekelompok anak muda yang tergabung dalam Komunitas Terminal Hujan tergerak untuk membangun Kampung Labirin.

Kampung Labirin yang berlokasi di Kampung Kebon Jukut

Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor itu diprogramkan oleh mereka untuk dapat menjadi satu tujuan destinasi wisata baru di Kota Bogor.

Demikian diungkapkan Anggun, salah seorang pengurus Komunitas Terminal Hujan saat mempresentasikan ide Taman Labirin tersebut di hadapan Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Shahlan Rasyidi juga sejumlah budayawan di Graha Pena, Jalan Abdullah bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (22/06/2018).

Jadi memang Kota Bogor ini surganya makanan enak

Bahkan setiap minggunya jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bogor ini hingga mencapai 400.000 ribu kendaraan. Berdasarkan data yang kita punya, bahwa tahun 2016 saja jumlah visit itu hingga mencapai 5.200.000 orang dan itu hanya untuk jajan atau makan,” papar Anggun.

Kampung Labirin sendiri

Dijelaskan Anggun, lokasinya berada di sebrang Terminal Baranangsiang dan di sebelah Pulo Geulis. Sehingga, katanya, posisinya ini sangat strategis tepat di pusat kota. Oleh karena itu, dirinya bersama sesama rekannya di Komunitas Terminal Hujan sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar dapat merealisasikan Taman Labirin sebagai destinasi wisata baru di Kota Bogor.

“Uniknya Kebon Jukut ini karena sangat dekat dengan tourism spot. Jadi kami pikir wisatawan khususnya yang dari Jakarta bisa ditarik ke sini (Taman Labirin), nggak usah ke tempat yang lain. Maka kita tawarkan pilihan baru destinasi wisata di Kota Bogor,” imbuhnya.

Diambilnya nama Kampung Labirin

Anggun menerangkan, hal itu lantaran banyaknya lorong dan gang di kawasan Kebon Jukut yang jika dianalogikan seperti halnya labirin yang penuh dengan kejutan dan misteri. Sehingga akan memberikan tantangan dan pengalaman unik dan berbeda dari destinas wisata lainnya di Kota Bogor.

 

Sumber: http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/teks-editorial-dan-contohnya/

Dukung Pembangunan Kampung Labirin

Dukung Pembangunan Kampung Labirin

 

Dukung Pembangunan Kampung Labirin

Pemerintah Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat mendukung eksistensi dan kiprah positif dari komunitas-komunitas dengan berbagai latar belakang yang ada dalam menjalankan ide dan gebrakannya untuk kemajuan Kota Bogor. Salah satunya apresiasi itu diberikan kepada Komunitas Terminal Hujan yang mayoritas anggotanya justru banyak berasal dari luar Kota Bogor dan berkiprah di luar Kota Bogor.

Seperti disampaikan

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman saat menghadiri undangan presentasi Kampung Labirin yang dilakukan Yayasan Terminal Hujan di Graha Pena, Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (22/06/2018), bahwa hakekatnya pemerintah harus hadir di tengah masyarakat bersama komunitas.

“Segala kekurangan dan kendala yang dihadapi komunitas memang seharusnya pemerintah bisa memberikan solusi, contohnya soal sarana prasarana yang mungkin bisa dengan memanfaatkan aset yang dimiliki pemerintah di lokasi atau kawasan dimana komunitas itu berkiprah,” ungkap Usmar.

Namun begitu

Seperti halnya Komunitas Terminal Hujan dengan rencana Kampung Labirin terlebih dulu harus memiliki legal formalnya. Kemudian untuk mendapatkan dukungan sarana dan prasarana dari pemerintah, Usmar mengatakan, komunitas bisa mengusulkannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan catatan adanya aset yang memang sekiranya tidak terpakai dan bisa dimanfaatkan.

Silahkan usulkan kepada pemerintah daerah

Sehingga status resminya bisa didapat. Jadi istilahnya, bisa pinjam pakai aset sepanjang Pemkot Bogor belum akan memanfaatkannya. Bahkan bila memang tidak akan dimanfaatkan, aset itu bisa dihibahkan kepada komunitas-komunitas yang ada,” jelas Usmar.

 

Sumber: http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/gambar-jaringan-tumbuhan-dan-contohnya/

Fungsi Pajak

Fungsi Pajak

Fungsi Pajak
Fungsi Pajak

Adapun fungsi Pajak adalah:

Fungsi Anggaran

Fungsi pajak sebagai anggaran atau budgetair ialah dimana pajak digunakan sebagai sistem atau alat untuk memasukkan dana secara optimal ke kas negara berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Fungsi Pengatur

Pajak berfungsi sebagai pengatur (Regulerend) ekonomi negara, hal tersebut demi kepentingan dan kemajuan negara. Fungsi Pengatur dilakukan dengan cara memanfaatkan dana pajak dengan sebaik mungkin.

Fungsi Pemerataan

Melalui pengutipan pajak bisa terjadi pemerataan pendapatan penduduk, lantaran hasil pengutipan pajak digunakan untuk banyak sekali acara pembangunan.

Fungsi Stabilisasi

Pajak berfungsi untuk menjaga kestabilan negara. Contohnya ialah pengendalian terhadap inflasi (peningkatan harga).

 

Baca Artikel Lainnya:

Asas Pemungutan Pajak

Asas Pemungutan Pajak

Asas Pemungutan Pajak
Asas Pemungutan Pajak

Keadilan (Equality)

Pemungutan pajak harus adil, artinya setiap wajib pajak mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam perpajakan, dilarang ada deskriminasi. Namun pemungutan pajak harus tetap sesuai dengan kemampuan wajib pajak. Oleh alasannya ialah itu dalam konsep ini terdapat dua keadilan yaitu :

Keadilan Horizontal, artinya Wajib pajak yang mempunyai penghasilan dan tanggungan yang sama harus mempunyai hak dan kewajiban yang sama pula tanpa ada diskriminasi dan tidak mempertimbangkan jenis dan sumber penghasilan.
Keadilan Vertikal, artinya pemungutan pajak berlangsung secara adil sesuai dengan kondisi ekonomi dan kemampuan subjek pajak.

Kejelasan (Certainty)

Segala sesuatu dalam acara perpajakan harus jelas, wajib pajak harus mengetahui berapa pajak yang harus dibayar, kapan pembayarannya dan batas waktu pembayaran pajak terutang tersebut secara jelas. Kejelasan tersebut akan menciptakan wajib pajak mengetahui kepastian hukum, hak dan kewajiban yang dimilikinya dalam acara perpajakan. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/tabel-sistem-periodik-unsur-kimia-dan-gambar-hd/)

Kenyamanan (Convenience)

Kegiatan pemungutan pajak harus memperhatikan kenyamanan wajib pajak sehingga tidak mempersulit mereka untuk memenuhi kewajibannya. Intinya, wajib pajak tidak dipersulit dalam pembayaran pajak, misalnya pajak dibayarkan ketika wajib pajak gres mendapat penghasilan, tidak pada dikala yang menyulitkan. Asas ini bertujuan supaya pembayaran pajak dilakukan sesuai dengan aturan.

Economics

Biaya pemungutan pajak harus seminim mungkin, tetapi bisa menghasilkan kas yang optimal. Asas ini bertujuan supaya pemerintah bisa menyesuaikan sistem pajak dengan pendapatan pemungutan.