Pengukuran Akuntansi

Pengukuran Akuntansi

Pengukuran Akuntansi

Pengukuran Akuntansi
Pengukuran Akuntansi

Hukum komersial mewajibkan perusahaan-perusahaan besar untuk menyusun laporan konsolidasi. Selain itu perusahaan yang mencatatkan saham harus menyusun laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan SEL. Akun perusahaan secara terpisah merupakan dasar bagi laporan konsolidasi dan umumnya prinsip akuntansi yang sama digunakan untuk keduanya. Anak perusahaan dikonsolidasikan jika induk perusahaan secara langsung dan tidak langsung mengendalikan kebijakan keuangan dan operasionalnya. Metode Pooling of interest (penyatuan saham) untuk bisnis gabungan digunakan pada situsai tertentu saja di mana tidak ada perusahaan yang mengotrol perusahaan lainnya. Sebaliknya, bisnis gabungan dihitung karena pembelian. Goodwill dihitung dengan dasar harga pasar asset bersih yang didapatkan dan diamortisasi lebih dari 20 tahun atau kurang serta subjek terhadap tes penurunan nilai. Metode ekuitas digunakan untuk investasi dalam perusahaan afiliansi ketika perusahaan induk memberikan pengaruh signifikan daripada kebijakan operasional dan financial. Metode ekuitas juga digunakan untuk menghitung proyek gabungan, gabungan yang proporsional tidak diperbolehkan. Di bawah standar tingkat kurs saat akhir tahun, pendapatan dan beban dalam rata-rata serta penyesuaian pertukaran mata uang asing berada dalam ekuitas pemegang saham.
Persediaan yang ada harus dihitung apakah cocok dengan biaya atau lebih rendah atau nilai keuntungan besih. FIFO, LIFO, serta metode biaya rata-rata semuanya menerima metode cost-flow (arus biaya), dengan rata-rata yang paling baik. Investasi dalam saham dinilai pada harga pasar. Asset tetap dinilai pada biaya dan didepresiasi yang berkenaan dengan hukum pajak. Metode declining-balance (saldo menurun) merupakan metode depresiasi yang paling umum.
Biaya penelitian dan pengembangan juga dicatat sebagai biaya pada saat terjadinya. Sewa menyewa keuangan lainnya memungkinkan kapitalisasi atau dianggap sebagi kontrak operasional. Pajak tangguhan dipersiapkan untuk perubahan sepanjang wajtu dengan menggunakan metode kewajiban. Kerugian bersyarat dipersiapkan hingga terbuka kemungkinan dan dapat diperkirakan. Keuntungan bagi para pensiun dan pegawai yang diberhentikan , diakui secara penuh karena pegawai berhak mendaptkannya dan obligasi tanpa dana terlihat seperti kewajiban. Dibutuhkan cadangan setiap tahun perusahaan harus mengalokasikan sejumlah 10 persen kas dividen dan bonus yang dibayarkan pada direktur dan auditor berwenang hingga cadangan mencapai 25 persen dari saham.
Kebanyakan praktik akuntansi dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari Perubahan Besar dalam Akuntansi. Perubahan- perubahan terakhir ini meliputi:
1. Mengharuskan perusahaan yang mencatatkan sahamnya untuk membuat laporan arus kas
2. Memperluas jumlah anak perusahaan yang dikonsolidasikan berdasarkan kendali yang dimiliki dan bukan persentase kepemilikan
3. Memperluas jumlah perusahaan afiliasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas berdasarkan pengaruh signifikan dan bukan pada persentase kepemilikan
4. Menilai investasi dalam surat berharga sebesar harga pasar dan bukan biaya perolehan
5. Menilai persediaan dengan biaya yang lebih rendah atau niali bersih daripada dengan biay
6. Provisi penuh atas kewajiban tangguhan
7. Akrual penuh atas pensiun dan kewajiban pensiun lainnya.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/

8 Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jadi Duta Adiwiyata, Kampanyekan Lingkungan Hidup

8 Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jadi Duta Adiwiyata, Kampanyekan Lingkungan Hidup

8 Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jadi Duta Adiwiyata, Kampanyekan Lingkungan Hidup

8 Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jadi Duta Adiwiyata, Kampanyekan Lingkungan Hidup
8 Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jadi Duta Adiwiyata, Kampanyekan Lingkungan Hidup

Sebanyak delapan siswa Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) SD Muhammadiyah

1 Ketelan Surakarta memperoleh kesempatan menjadi duta adiwiyata “hidup lebih indah tanpa sampah plastik” yang secara simbolis telah dilantik oleh kepala sekolah dengan selempang yang terbuat dari kain, diberi identitas Duta Adiwiyata.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Sri Sayekti dalam sambutannya menuturkan Sekolah Adiwiyata memiliki standart peduli akan kepedulian, pengetahuan, kemampuan, dan kreatifitas di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang muaranya sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih, hijau serta lingkungan lestari nan indah. Pihaknya juga berharap dengan adanya 8 duta adiwiyata, maka akan menumbuhkan jiwa semangat.
Baca Juga : HUT RI ke-74, PT KAI Gratiskan Tiket KA Lokal Dan Perintis

“Mudah-mudahan menambah semangat dan diharapkan generasi muda terus dapat

berdedikasi dalam meningkatkan karakter cinta terhadap lingkungan hidup,” katanya di sekolah pendidikan karakter berbasis TIK dan Budaya, Jumat (8/2/2019).

Pengukuhan duta adiwiyata dilaksanakan di lapangan upacara bersamaan dengan taman gizi dan olah raga bersama, dihadiri warga sekolah sebanyak 64 guru karyawan, dan 811 siswa. Para dutawiyata tersebut merupakan hasil seleksi pilihan dewan Juri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta Ir. Sri Wardhani Poerbowidjojo, M.T., Puskesmas Stabelan dan guru sekolah setempat pada Rabu, 30 Januari 2019.

Adapun duta tersebut adalah Fauzan Doni Prasetya kelas 3C, Berlian Cinta Hayu Rasendria kelas 3C

, Aqsha Pancalaksita kelas 4D, Mazaya Raisha H kelas 4A, Dzimar Aji Nugroho Kelas 5D, Indra Al Farra Syifa kelas 5A, Rasya Fuad B kelas 6D dan Kelas 6B Ayla Najwa F.A.
Baca Juga : Warga Manahan, Solo Dihebohkan Penemuan Mayat Lelaki di Pos Satpam

Wakil kepala sekolah bidang Humas, Jatmiko, memberikan beberapa pertanyaan kepada siswanya usai kegiatan memungut sampah dan memantau tumbuhan yang ada di green house sekolah.

“Sampah apa yang paling banyak kalian temukan tadi?” tanya Jatmiko. “Sampah plastik, Ustaz,” jawab anak-anak serentak. “Apa yang terjadi jikalau kita membuang sampah sembarangan?” tanya Jatmiko kembali. “Bisa jadi banjir, mungkin kuman, bakteri dan penyakit,” jawab Ayla, siswa kelas VIB.

Duta Lingkungan Hidup yang terpilih dan dibina melalui pemahaman dan pengetahuan serta keterampilan dalam mengatasi masalah lingkungan hidup khususnya di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Baca Juga : Pimpin OJK Solo, Eko Yunianto akan Tingkatkan Koordinasi dan Sinergi dengan Pemda dan Mitra Kerja Terkait

Diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan perilaku dalam masyarakat umumnya dan siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta pada khususnya yang lebih bersahabat pada lingkungan hidup.

Kegiatan ini, kata Imam, sapaan akrab Imam Priyanto Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan yang juga guru kelas 6 spesialis Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), merupakan salah satu bentuk komitmen SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta adalah pembentukan kader melalui Pemilihan Duta Lingkungan Hidup

 

Baca Juga :

Drs. Sumarno Dwi Saputro, MSi, Dosen Ekonomi Unisri, Purna Tugas Sukses Berwirausaha

Drs. Sumarno Dwi Saputro, MSi, Dosen Ekonomi Unisri, Purna Tugas Sukses Berwirausaha

Drs. Sumarno Dwi Saputro, MSi, Dosen Ekonomi Unisri, Purna Tugas Sukses Berwirausaha

Drs. Sumarno Dwi Saputro, MSi, Dosen Ekonomi Unisri, Purna Tugas Sukses Berwirausaha
Drs. Sumarno Dwi Saputro, MSi, Dosen Ekonomi Unisri, Purna Tugas Sukses Berwirausaha

Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar acara sambut purna tugas,

Drs. Sumarno Dwi Saputro, Msi, yang telah memasuki masa pensiun.

Acara tersebut berlangsung di Ruang Sidang, Jumat (1/2/2019). Sebagaimana diketahui, Sumarno, lahir di Boyolali, 9 Januari 1954, telah mengabdi sejak tahun 1985.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi, Edi Wibowo, SE, MM, mengucapkan terimakasih atas pengabdian selama 34 tahun di Unisri.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

“Kami atas nama keluarga besar Fakultas Ekonomi mengucapkan terimakasih

atas pengabdian pak Marno. Beliau termasuk salah satu dosen yang sangat berjasa dalam ikut membesarkan Fakultas Ekonomi. Loyalitas dan komitmen beliau sangat luar biasa,” ungkapnya, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim ke Joglosemarnews.
Baca Juga : Tingkatkan Kompetensi, Guru SDIT Nur Hidayah Dilatih Flipbook sebagai Bahan Ajar

Edi Wibowo sangat mengapresiasi komitmen Sumarno dalam menjalankan tugas setiap hari pulang pergi dari rumahnya di Kalasan,Yogyakarta ke kampus Unisri di Solo. Kewajiban tersebut dijalani tanpa mengeluh selama 34 tahun.

Saat pamitan di hadapan para dosen dan karyawan, Sumarno mengucapkan terimakasih

kepada civitas akademik Unisri, seraya berpesan agar tetap menjaga semangat gotong royong.
Baca Juga : Siswa SMK Mandala Bhakti Meriahkan HUT RI dengan Permainan Tradisional

Lebih lanjut, Sumarno, memaparkan saat ini telah memiliki kesibukan pasca pensiun dengan berwirausaha. Mendirikan usaha Bakpia Ratu di rumahnya. Produknya tersebar di toko oleh-oleh kawasan Yogya, Solo dan sekitarnya.

Pendirian usaha memang telah dipersiapkan kurang lebih dua tahun sebelum memasuki masa pensiun. Usahanya kini

 

Sumber :

https://www.getoutfox.com/forum/index.php?/profile/3134-ojelhtcmandiri/

253 Pramuka Ikuti KOMPBI di Unisri

253 Pramuka Ikuti KOMPBI di Unisri

253 Pramuka Ikuti KOMPBI di Unisri

253 Pramuka Ikuti KOMPBI di Unisri
253 Pramuka Ikuti KOMPBI di Unisri

Universitas Slamet Riyadi (Unisri) menggelar Kompetisi Penegak Binwil Surakarta (KOMPBI)

se wilayah Surakarta. Acara ke-5 yang berlangsung di kampus setempat itu dihelat dua hari, Sabtu (26/1/2019) dan Minggu (27/1/2019).

Menurut Ketua Pelaksana, Augustina Dewayanti, kegiatan itu bertujuan untuk menumbuhkembangkan jiwa intelektual pada anggota Pramuka penegak dan mewujudkan karya nyata penegak dalam meningkatkan SDM yang berkualitas serta meningkatkan rasa persaudaraan antara Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK dan MAN se Surakarta.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

Acara tersebut diikuti oleh 253 peserta Pramuka Penegak SMA/SMK yang terdiri dari 12 sangga

putra dan 11 sangga putrid, dengan 13 kontingen antara lain dari SMAN 1, SMAN 3, SMAN 5, SMKN5, SMKN6 dan SMKN7 Surakarta.

Ada juga SMAN 1 Pracimantoro, SMAN 1 Mojolaban, SMAN 1 Polanharjo, SMKN 2 Wonogiri, SMK Slamet Riyadi Gemolong, SMKN Citramedika dan Ta’mirul Islam.

“Pramuka menjadi salah satu benteng penghalang dari pengaruh negatif globalisasi. Lakukanlah pekerjaan sebagai pengabdian yang tulus,” ujar Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo saat membacakan sambutan Walikota Surakarta, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirimkan ke Joglosemarnews.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiwaan Alumni dan Kerjasama, Dr Sutoyo

, MPd. Dalam sambutannya, Dr Sutoyo menyampaikan, KOMPBI ke-5 kali ini mengusung tema “Membentuk Karakter Yang Memiliki Solidaritas, Disiplin, Berkarya dan Inovatif.”
Baca Juga : Sambut HUT ke-74, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Adakan Berbagai Lomba

“Apa yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi tentang revolusi mental, Pramuka menjadi salah satu pilar untuk mewujudkan itu. Dan lomba yang digelar ini mengarah ke sana,” ujarnya.

Untuk diketahui, lomba yang dipertandingkan dalam kegiatan tersebut antara lain PBB, Pionering, Hasta Karya, Drama Tari, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan dan Ketahanan Pangan.
Baca Juga : SD Marsudirini Maju Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kota Solo

Peserta akan memperebutkan Piala Bergilir Walikota Solo dan Piala Rektor Unisri. KOMPBI dilaksanakan secara rutin setiap setahun sekali. suhamdan

 

Sumber :

http://kw.pm.org/wiki/index.cgi?pakguru

Jokowi Jadi Primadona Karena Tampil Beda

Jokowi Jadi Primadona Karena Tampil Beda

Jokowi Jadi Primadona Karena Tampil Beda

 

Jokowi Jadi Primadona Karena Tampil Beda

 

Nama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo selalu masuk dalam survei calon presiden atau calon wakil presiden. Bahkan, tak jarang elektabilitas pria yang akrab disapa Jokowi itu lebih tinggi dibandingkan tokoh-tokoh lainnya. Padahal, dalam pentas politik Tanah Air, Jokowi tergolong orang baru.

Hasil kerjanya sebagai orang nomor satu di DKI juga belum bisa dikatakan sukses.

Lalu apa yang membuat Jokowi jadi primadona?. Pengamat Politik Universitas Indonesia, Kamarudin menilai, Jokowi berbeda dengan tokoh-tokoh lainnya.

“Beliau tampil apa adanya, populis, dia mau blusukan, dia mau masuk ke gorong-gorong,” kata dia kepada Okezone, Selasa (19/3/2013).

Bagi masyarakat,

Sudah sekian lama tidak pernah menemukan pemimpin dengan karakter seperti Jokowi. “Kita memang tidak tahu hasil kerja beliau di Jakarta, tapi di Solo beliau sangat dicintai, dia juga pernah jadi wali kota terbaik. Itu saya kira berpengaruh,” terangnya.

Kata dia, masyarakat merindukan pemimpin yang dekat dengan rakyat. Dan itu ditemukan pada figur mantan wali kota Solo itu. Belum lagi, pemberitaan Jokowi di media massa juga sangat luar biasa. Publik, menurutnya, tentu sudah cerdas siapa pemimpin yang layak dipilih atau tidak.

“Beliau (Jokowi) ini jadi penghapus kekecewaan publik dengan pemimpin yang berjarak. Dia kan beda sekali dengan gubernur sebelumnya,” terangnya.

Hasil kerja memang belum bisa mengatakan Jokowi sukses.

Tapi, gebrakannya selama memimpin Jakarta beberapa bulan terakhir, dia menilai, membuat masyarakat punya harapan terhadap Jokowi. Jokowi tak segan-segan menggeser posisi jajarannya jika memang dirasa tidak bisa bekerja baik.

“Dalam beberapa hal publik melihat Jokowi beda, jadi ada harapan lah,” terangnya.

Psikolog Universitas Indonesia, Hamdi Muluk juga memberikan penilaian yang sama terhadap Jokowi. Menurutnya, yang membuat Jokowi diidolakan karena masyarakat berharap ada pemimpin yang berbeda.

“Jokowi itu sosok pemimpin yang keseluruhannya beda dengan yang lain. Jadi orang melihat sesuatu yang berbeda, tentu dalam hal yang positif,” kata Hamdi.

Jokowi, dia menilai, sosok pemimpin yang tampil apa adanya, tak jaga image, dekat dengan rakyat, tak banyak protokoler, tulus bekerja dan ceplas-ceplos tapi suka kerja. “Selama ini kan banyak ngomongnya doang tapi tidak ada kerjanya,” tukasnya.

Menurutnya, secara kompetensi Jokowi memang tidak hebat, bukan juga konseptor ulung.

Tapi, Hamdi yakin jika integritas Jokowi terjaga. Integritas yang kuat, membuat pemimpin tidak mudah disetir oleh kelompok yang punya kepentingan pribadi.

“Mungkin banyak tokoh yang jago, tapi kan orang mencari yang tulus, jujur, apa adanya dan lebih banyak bekerja. Sosok seperti itu kan jarang,” pungkasnya.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

 

Pengertian dan Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, dan Interogatif

Pengertian dan Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, dan Interogatif

Pengertian dan Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, dan Interogatif

 

Pengertian dan Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, dan Interogatif

Kalimat mempunyai beragam jenis, dan bisa digolongkan ke dalam berbagai kelompok. Pada kesempatan ini, kita akan membahas jenis kalimat berdasarkan fungsinya. Berdasarkan fungsnya, kalimat diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu kalimat imperatif, kalimat deklaratif, dan kalimat interogatif.

 

1. KALIMAT IMPERATIF

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian kalimat imperatif adalah kalimat yang bersifat memerintah atau memberi komando, mempunyai hak memberi komando, dan bersifat mengharuskan. Dengan kata lain, kalimat imperatif adalah kalimat yang di dalamnya mengandung perintah. Kalimat ini berfungsi untuk meminta / melarang seseorang untuk melakukan sesuatu.

Contoh Kalimat Imperatif :

– Buka gerbang rumah sebelum ayah datang
– Buanglah sampah itu pada tempatnya
– Berikanlah ia sepotong roti

2. KALIMAT DEKLARATIF

Jenis kalimat selanjutnya adalah kalimat deklaratif. Kata deklaratif berasal dari bahasa latin, declaratio, yang artinya pernyataan. Sedangkan pengertian kalimat deklaratif adalah kalimat berisi suatu pernyataan yang berfungsi untuk memberi informasi atau berita tentang sesuatu hal.

Contoh Kalimat Deklaratif :

– Orang tua saya telah kembali dari Mekkah
– Tadi pagi ada kecelakaan motor di depan rumah ani
– Saya akan menjenguk nenek di rumah sakit

3. KALIMAT INTEROGATIF

Sesuai dengan makna asal dari kata interogasi, yang berarti pertanyaan. Kalimat interogatif memiliki perngertian sebagai kalimat yang di dalamnya mengandung pertanyaan. Kalimat ini berfungsi untuk menanyakan suatu informasi kepada orang lain.

Kalimat interogatif bisa dibedakan menjadi dua, yaitu :

1. kalimat interogatif yang membutuhkan jawaban Ya / Tidak
Contoh :
– Apakah kamu yang membawa kambing itu?
– Apakah dia orang yang akan menikahimu?
– Apakah ayahmu seorang polisi?

2. kalimat interogatif yang membutuhkan jawaban berupa informasi.
Contoh :
– Mengapa kamu pergi dari rumah?
– Di mana kamu akan tinggal setelah ini?
– Bagaimana cara untuk membuat roti?

Dalam komunikasi sehari-hari kita membutuhkan kalimat yang sesuia dengan situasi, kondisi, dan tujuan komunikasi. Metamorfosis Penggunaan kalimat secara tepat akan membantu keberhasilan komunikasi.

PENGERTIAN MAKNA LEKSIKAL, MAKNA KONTEKSTUAL (SITUASIONAL), MAKNA STRUKTURAL, DAN METAFORIS

PENGERTIAN MAKNA LEKSIKAL, MAKNA KONTEKSTUAL (SITUASIONAL), MAKNA STRUKTURAL, DAN METAFORIS

PENGERTIAN MAKNA LEKSIKAL, MAKNA KONTEKSTUAL (SITUASIONAL), MAKNA STRUKTURAL, DAN METAFORIS

PENGERTIAN MAKNA LEKSIKAL, MAKNA KONTEKSTUAL (SITUASIONAL), MAKNA STRUKTURAL, DAN METAFORIS

Makna sebuah kata terbentuk dari beberapa proses yang dialaminya. Avertebrata Makna kata tidak hanya ditentukan oleh kamus saja, akan tetapi banyak hal yang turut mempengaruhi makna sebuah kata. Pada kesempatan ini kita akan membahas macam-macam makna dan contoh-contohnya.

1. MAKNA LEKSIKAL


Makna Leksikal adalah makna yang sesuai dengan konsep yang digambarkan pada kata tersebut.
Contoh :

– Kerbau : binatang mamalia bertanduk pemakan rumput

2. MAKNA KONTEKSTUAL

Makna kontekstual adalah makna yang muncul sesuai dengan konteks kata tersebut dipergunakan.
Artinya, makna tersebut muncul sebagai makna tambahan di samping makna sebenarnya berupa kesan-kesan yang ditimbulkan oleh sebab situasi tertentu
Contoh :

– Kerbau : Orang bodoh/Orang yang kerajaanya makan dan tidur saja

3. MAKNA STRUKTURAL (GRAMATIKAL)

Makna srtuktural adalah makna yang muncul akibat kata mengalami afiksasi atau penambahan imbuhan serta reduplikasi dan komposisi.
Contoh :

– Terdengar : Tidak sengaja mendengar
– Mendengarkan : Sengaja mendengar

4. MAKNA METAFORIS

Makna metaforis adalah makna yang ditimbulkan oleh adanya unsur perbandingan di antara dua hal yang memiliki ciri makna yang sama.

Contoh :

– Kaki   : Makna sebenarnya adalah bagian bawah tubuh manusia
Makna metaforis
– Kaki langit  : horizon (batas pandang)
– Kaki gunung : lembah
– Kaki meja   : tiang penyangga meja

Sinar Mas Bantu Pembangunan Kampus Muallimin Muhammadiyah

Sinar Mas Bantu Pembangunan Kampus Muallimin Muhammadiyah

Sinar Mas Bantu Pembangunan Kampus Muallimin Muhammadiyah

Sinar Mas Bantu Pembangunan Kampus Muallimin Muhammadiyah
Sinar Mas Bantu Pembangunan Kampus Muallimin Muhammadiyah

Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) memberikan bantuan atau donasi sebesar Rp 10 miliar

untuk pembangunan kampus Muallimin Muhammadiyah, di Yogyakarta.

Muallimin Muhammadiyah didirikan KH Ahmad Dahlan pada 1918. Untuk pembangunan kampus berfasilitas sangat lengkap dan modern ini, membutuhkan dana sekitar Rp 500 miliar di lahan seluas 10 hektare (ha).

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin, dan Managing Director Sinar Mas, Gandi Sulistyo, memberikan langsung bantuan dana untuk pembangunan Kampus Muallimin Muhammadiyah. Bantuan senilai Rp 10 miliar diterima langsung Ketua Pembangunan Kampus Muallimin, Buya Syafii Maarif.

“Nanti diharapkan grup usaha lain juga dapat berpartisipasi. Dan pembicaraan ke arah

itu terus dilakukan. Semoga bulan suci Ramadan ini ikut membawa berkah,” ucap Saleh Husin, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (29/5/2019).

Buya Syafii Maarif mengucapkan terimakasih atas sumbangan dana untuk pembangunan kampus Muallimin Muhammadiyah di Yogyakarta. “Saya tak terbayangkan dengan uang sebesar itu. Terimakasih,” kata mantan Ketua PP Muhammadiyah ini.

Managing Director Sinar Mas Grup, Gandi Sulistyo, berharap, sumbangan tersebut

bermanfaat untuk pembangunan kampus Muallimin di Yogyakarta. Kendati di Yogyakarta tidak ada unit usaha besar Sinar Mas.

“Tapi kami memberikan perhatian khusus kepada Muallimin Muhammadiyah di Yogyakarta kendati kami tidak memiliki unit usaha besar di Yogyakarta. Kami hanya punya cabang asuransi dan perbankan di Yogyakarta,” kata Sulistyo.

 

Baca Juga :

IGI Sebut Kebijakan Rotasi Guru ke Daerah Terpencil Tidak Efektif

IGI Sebut Kebijakan Rotasi Guru ke Daerah Terpencil Tidak Efektif

IGI Sebut Kebijakan Rotasi Guru ke Daerah Terpencil Tidak Efektif

IGI Sebut Kebijakan Rotasi Guru ke Daerah Terpencil Tidak Efektif
IGI Sebut Kebijakan Rotasi Guru ke Daerah Terpencil Tidak Efektif

Untuk mengatasi kekosongan atau kekurangan guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan membuat kebijakan rotasi. Semua guru diwajibkan mengabdi di daerah tersebut dalam waktu yang telah disepakati.

Merespons kebijakan tersebut, Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim mengatakan, kebijakan rotasi guru ke daerah 3T ini sangat tidak efektif. Sebab menurutnya, guru perlu mengajar dengan tenang, nyaman, dan bahagia agar ilmu dan akhlak yang ditularkan ke siswa bisa membawa berkah dan bermanfaat.

“Jika guru dikirim ke daerah 3T secara rotasi bagaimana dengan keluarga mereka? Jangan sampai para guru 3T ini mendidik anak orang lain tetapi justru menghancurkan keluarganya sendiri. Mendidik anak orang lain sementara anak sendiri tak jelas pendidikannya,” kata Ramli kepada SP, Kamis (13/6).

Ramli menambahkan, untuk mengatasi kekosongan guru di daerah 3T, IGI

telah menyampaikan beberapa usulan kepada Kemdikbud. Namun, usulan tersebut tidak direalisasikan hingga saat ini.

Ada pun usulan tersebut meliputi beberapa hal. Pertama, kontrak kerja untuk guru 3T jangan hanya lima tahun tapi minimal 20 tahun dan tidak boleh pindah sekolah kecuali dalam zona yang ditetapkan dan tetap dalam 3T.

Pertimbangan kontrak 20 tahun itu adalah, jika kontrak hanya berlaku lima tahun, berarti para guru 3T hanya menunggu putaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) saja. Jika pilkada berlangsung biasanya mereka akan terlibat sebagai tim sukses sehingga lebih mudah membujuk bupati untuk keluar dari daerah 3T.

Apalagi jika guru daerah 3T itu adalah mantan aktivis mahasiswa. Namun, apabila kontrak berlaku 20 tahun, maka kemungkinan besar dia akan bertahan hingga pensiun karena akan berkeluarga dan beranak pihak di daerah 3T tersebut.

“Jika guru terangkat di usia 25 tahun maka berakhir di usia 45 tahun, motivasi untuk pindah

kampung sudah sangat kecil. Kontrak lima tahun itu jelas sangat buruk,” jelasnya.

Kedua, dengan waktu yang lama, guru tersebut dapat mendidik calon guru baru dari anak asli daerah 3T agar mampu menjadi guru yang profesional dan andal. Menurut Ramli, jika anak daerah 3T yang dididik, mereka sudah mengenali kampungnya dan sangat mudah beradaptasi. Namun jika anak kota yang dibawa ke daerah 3T, maka ia akan mengajukan beribu alasan untuk kembali ke kota.

Selain itu, Ramli juga mempertanyakan kebijakan rotasi guru ini karena dinilai tidak mempertimbangkan jumlah guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang setiap tahun pensiun. Berdasarkan data Kemdikbud 2019, dalam jangka waktu lima tahun ke depan ada 441.133 guru yang akan pensiun. Perinciannya, 2019 (58.628 guru), 2020 (68.621 guru), 2021 (65.973 guru), 2022 (85.650 guru), 2023 (83.841 guru), dan 2024 (78.420 guru). Sedangkan berdasarkan data kebutuhan guru saat ini, Indonesia mengalami kekurangan guru sebanyak 707.324 guru.

“Rentang 2017-2025, ada guru PNS pensiun 544.690. Belum lagi yang jadi pengawas sekolah

dan kepala sekolah yang tak punya kewajiban mengajar, belum yang meninggal, mengundurkan diri dan yang pindah ke struktural,” ujarnya.

Diketahui, total guru secara keseluruhan ada 3.017.296 guru yang terdiri dari guru PNS ada 1.483. 265 dengan rincian 104.325 mengabdi di sekolah swasta dan 1.378.940 di sekolah negeri. Sedangkan, total guru bukan PNS atau honorer secara keseluruhan ada 1.534.031 jiwa dengan sebaran 375.825 di sekolah negeri dan 798.206 sekolah swasta.

 

Sumber :

https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/sejarah-dharmasraya/