Connect with us

Hi, what are you looking for?

Business

Cara Menanam Bawang Merah Dalam Botol Bekas

Cara Menanam Bawang Merah Dalam Botol Bekas

Harga bawang mewah yang cukup stabil, walau terkadang naik, membuat banyak orang yang ingin menanam bawang merah. Lalu bagaimana cara menanam bawang merah dalam botol bekas?

Bawang merah atau (Allium cepa var ascalonicum (L) Back) merupakan tanaman yang sering dijadikan sebagai bumbu masakan hampir si seluruh dunia. Bawang merah pun menempati urutan teratas dalam komodita agro industri Indonesia.

Menanam bawang merah dalam botol bekas, menjadi salah satu alternatif bagi sebagian kalangan untuk melakukan budidaya bawang merah. Caranya pun tidak terlalu mudah, tidak memerlukan lahan yang cukup luas, cukup dihalaman rumah saja, anda bisa melakukan budidaya bawang merah dalam boto bekas.

Sebelum ke pembahasan lebih jauh, ada info menarik neh, tentang cara budidaya cabai merah. Simak infonya di: Cara Budidaya Cabai Merah.

Cara Menanam Bawang Merah Dalam Botol Bekas

Tanam Bawang Merah Dalam Botol

Hal yang harus kamu lakukan pertama kali, yaitu tentu memilihi bibit bawang merah yang berkualitas. Selanjutnya botol bekas yang akan digunakan sebagai media untuk menanam bawang merah.

Bibit Bawang Merah

Biasanya, untuk melakukan budidaya bawang merah dalam skala besar, bibit bawang merah berupa biji. Akan tetapi karena harganya yang cukup mahal. Maka siung bawang merah pun bisa dijadikan sebagai bibit.

Langkah-langkah memperiapkan bibit bawang merah:

Advertisement. Scroll Untuk Melanjutkan Membaca.
  1. Pilih 10 butir bawang merah yang utuh berukuran sedang dan bulat.
  2. Potong bagian atasnya, atau sekitar 1/3 ujung siung.
  3. Persipkan wadah yang sudah terisi tanah basah sekitar kurang lebih 5 cm.
  4. Apabila tanah yang kering, bisa disemprot dengan air, jangan terlalu basah, karena kurang bagus
  5. Tanam bibit bawang merah dengan jarak kurang lebih 1 cm
  6. Letakan wadah yang sudah ditanami bibit bawang di tempat yang teduh
  7. Lakukan penyemprotan dengan air setiap pagi.

Jangan lupa untuk menutup wadah sehabis di semprot pada pagi hari sampai sore. Kemudian buka tutup wadah pada malam hari sampai pagi. Penutup wadah bisa menggunakan kain.

Lakukan proses diatas, secara berulang kembali, sampai muncul tunas dari bibit bawang merah. Apabila tunas sudah berukuran kurang lebih 5cm, wadah bisa dibuka sepanjang hari, namun tetap melakukan penyemprotan.

Persiapan Media Botol Bekas

Pemilihan botol disesuaikan dengan selera atau yang sesuai dengan ukuran bibit bawang merah. Saran yaitu menggunakan botol 600 ml bekas air mineral. Potong bagian ujung yang mengerucut pada botol, kemudian buatlah beberapa lubang pada bagian bawah botol dan pinggirnya. Sehingga botol bekas pun menyerupai gelas tinggi.

Persiapan Tanah dan Kompos

Media yang akan dimasukan kedalam botol bekas yaitu berupa tanah yang lembab dan kompos. Perbandingannya yaitu 2 bagian tanah dan 1 bagian kompos.

Campurkan kedua bahan tersebut, kemudian semprot dengan air sampai kedua campuran tersebut menjadi lembab. Selanjutnya masukan kedalam botol, sisakan 1 cm dari ujung botol.

Menanam Bibit Bawang Merah

Bibit yang akan ditanam sebaiknya sudah memiliki dan akar yang cukup. Perkiraan 10 sampai 15 hari di pemotongan bibit yang sudah diuraikan diatas.

Sebelum melakukan pengambilan bibit pada wadah, sebaiknya semprot dengan air agar saat pencabutan bibit tidak merusak akar. Ambil bibit sesuai dengan jumlah botol bekas yang disediakan.

Buat lubang dalam botol yang sudah terisi campuran tanah dan kompos sedalam 3cm, diameter lubang kurang lebih 1 cm.

Advertisement. Scroll Untuk Melanjutkan Membaca.

Tanam bibit bawah merah tersebut, kemudian rapatkan kembali lubang tersebut. Semprot dengan air, hingga tanah menjadi lembab.

Cara Memelihara Bawang Merah Dalam Botol Bekas

Bawang Merah

Setelah melakukan penanaman bibit bawang merah dalam botol bekas seperti diatas, maka langkah selajutnya yaitu pemeliharaan. Kelembaban tanah menjadi prioritas utama dalam melakukan budidaya bawang merah dalam botol.

Pemeliharaan dan Perawatan

Setelah bibit ditanam pada botol, maka sangat diperlukan perawatan dan pemeliharaan yang baik. Hal-hal yang diperhatikan antara lain penyiraman untuk menjaga kelembaban/kadar air, intensitas cahaya, penyiangan gulma dan pemanenan.

Penyiraman

Penyiraman bertujuan untuk menjaga kadar air dalam media tanam. Untuk mengurangi frekuensi penyiraman, botol bisa diletakkan di atas nampan dan diberi air, tinggi air maksimal adalah 2 cm. Air akan secara kontinyu meresap ke semua bagian media tanam dan menjaga kelembaban tanaman. Jika diperlukan, semprot tanaman pada pagi dan sore hari.

Intensitas cahaya

Tanaman bawang merah memerlukan cahaya matahari penuh di sepanjang hari. Tanaman bisa di letakkan pada tempat yang memiliki cahaya matahari penuh setidaknya setelah 3 hari dari masa penanaman bibit ke dalam botol plastik.

Penyiangan Gulma

Gulma adalah tanaman lain/rumput yang ikut tumbuh di sekitar tumbuhan. Gulma akan sangat menghambat pertumbuhan tanaman utama, sehingga gulma sangat perlu untuk dibersihkan secara berkala.

Pemanenan

Pada umumnya, panen dilakukan setidaknya setelah tanaman berusia 60 – 75 hari dari masa bibit ditanam di botol. Namun, kita bisa memanen bawang merah setelah tanaman memiliki ciri-ciri:

Advertisement. Scroll Untuk Melanjutkan Membaca.
  1. Tanaman menguning, roboh
  2. Beberapa siung bawang merah menyembul ke permukaan tanah
  3. Kita juga bisa secara manual mengecek ukuran siung dengan mengorek tanaman secara perlahan.

Pemanenan dilakukan dengan menekan-nekan botol pada bagian umbi, sehingga tanah menjadi gembur, setelah itu, cabut perlahan-lahan daun bawang, sehingga umbinya keluar. Siung bawang merah bisa langsung dikeringkan dengan cara dijemur atau diangin-anginkan.

Itulah informasi mengenai cara menanam bawang merah dalam botol bekas. Cara ini bisa anda coba sendiri dirumah, dengan harga yang cukup terjangkau tentunya. Mau mencoba, budidaya tanaman porang? Simak artikel Cara Budidaya Tanaman Porang.

Written By

Menurut pepatah belajar itu tidak ada waktunya. So, belajar terus, sampai menemukan apa yang kamu inginkan.

Comments

Jangan Terlewatkan

Advertisement