Bimbingan Karir tentang Bidang-Bidang Pekerjaan dan Jabatan

Bimbingan Karir tentang Bidang-Bidang Pekerjaan dan Jabatan

Bimbingan Karir tentang Bidang-Bidang Pekerjaan dan Jabatan

Pengelompokan macam-macam pekerjaan dan jabatan menurut bidangnya:

Teknik dan industri

misalnya: montir, masinis, penerbang, pemborong, arsitek, insiyur, ahli pertambangan, ahli tekstil, ahli kimia, dan ahli percetakan.

Niaga

misalnya: akuntan, penjaga toko, pengusaha angkutan, makelar, pembuat iklan, dan pengusaha asuransi.

Perkantoran

misalnya: sekretaris, penyusun statistik, kasir, programer komputer, dan resepsionis.

Pelayanan masyarakat/jasa

misalnya: apoteker, dokter, perawat, guru, hakim, jaksa, notaris, pramugari, kapster, petugas hotel, tentara, polisi, petugas pemerintahan, pekerja sosial, perencana mode, penari, pencipta lagu, bintang film, peragawati, pengarang, wartawan, penyiar rasio/ televisi, dan guide.

Pekerja di lapangan

(pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, arkeologi), misalnya: dokter hewan, ahli perairan, nelayan, ahli purbakala, dan botanis.

2. Atas dasar kesukaan seseorang dapat disebutkan sejumlah bidang pekerjaan dan jabatan menurut golongan minat, yaitu apakah orang lebih suka berurusan dengan orang, benda, atau ide/gagasan.

a. Berurusan dengan orang, misalnya: pramugari, perawat, dokter, wartawan, manajer, polwan, psikolog, psikiater, guru, pekerja sosial, resepsionis, pramuniaga toko, karyawati hotel, agen biro travel, dan konselor sekolah. Semua pekerjaan ini menuntut kemampuan untuk bergaul dengan orang secara luwes dan untuk bekerja sama dengan rekan-rekan sepekerjaan.

Baca juga: Teks Proklamasi

b. Berurusan dengan benda/barang, misalnya: insinyur, penata perpustakaan, karyawan bank, peneliti di laboratorium kimia atau fisika, asisten laboratorium rumah sakit, karyawan kantor pos, sekretaris, akuntan, arsitek, modiste, penata rambut, komponis, pelukis, dan ahli foto. Semua pekerjaan ini menuntut kemampuan untuk berkonsentrasi dan bekerja sendiri serta berpikir kreatif.

c. Berurusan dengan ide/gagasan, misalnya: pengarang, ahli ekonomi, pengacara, hakim, pegawai tinggi di departemen/lembaga tinggi negara, ahli penelitian, dan dosen di PT. Semua jabatan ini menuntut kemampuan untuk berpikir dalam, untuk bertahan menghadapi tantangan, dan untuk bertukar pikiran dengan rekan-rekan sepekerjaan.