Bentuk Dan Jenis Koperasi

Terbaru.co.id – Sebelum Anda melibatkan diri pada usaha koperasi, ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu bentuk dan jenis koperasi yang ada di Indonesia. Koperasi adalah kegiatan berlandaskan ekonomi kerakyatan, yaitu dibentuk oleh warga masyarakat (dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk kepentingan rakyat).
Koperasi harus bermanfaat orang banyak, karena asas koperasi sendiri adalah asas kekeluargaan, yaitu harus ada rasa saling percaya antara antaranggota koperasi itu sendiri.
Pendirian koperasi tentu saja dilatarbelakangi oleh beberapa hal. Salah satunya adalah keinginan pemerintah agar terciptanya kemendirian warga masyarakan di bidang ekonomi.
Pemerintah tentu sudah memikirkan apa fungsi koperasi bagi masyarakat. Karena tidak mungkin mendirikan sebuah badan usaha tanpa menimbang manfaat kedepannya. Bahkan, fungsi koperasi itu kemudian dilegalkan dalam UU No. 25 tahun 1992 Pasal 4 tentang fungsi koperasi.

Bentuk Dan Jenis Koperasi

Sesuai yang tercantum dalam pasal 15 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, bentuk koperasi ada 2:

  1. Koperasi primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang seorang, dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 (duapuluh) orang.
  2. Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi, dibentuk oleh sekurang-kurangnya 3(tiga) koperasi.

Tentang jenis koperasi ini terdapat dalam pasal 17 Bagian 6 UU No.12 tahun 1967, dilakukan dengan:

1. Lapangan Usahanya

  • Koperasi konsumsi, yang berusaha untuk menyediakan barang barang yang dibutuhkan para anggotanya, baik barang keperluan sehari-hari maupun barang-barang kebutuhan sekunder yang dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para anggotanya, dalam arti dapat dijangkau oleh daya belinya.
  • Koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit, yang berusaha untuk mencegah para anggotanya terlibat dalam jeratan kaum lintah darat pada waktu mereka memerlukan sejumlah uang atau barang keperluan hidupnya, dengan jalan menggiatkan tabungan dan mengatur pemberian pinjaman uang atau barang dengan bunga yang serendah-rendahnya.
  • Koperasi produksi, yang berusaha untuk menggiatkan para aggotanya dalam menghasilkan produk tertentu yang biasa diproduksinya serta sekaligus mengkoordinir pemasarannya, dengan demikian para produsen akan memperoleh kesamaan harga yang wajar atau layak dan mudah memasarkannya.
  • Koperasi serba usaha, yang berusaha dalam beberapa macam kegiatan ekonomi yang sesuai dengan kepentingan-kepentingan para anggotanya.

Golongan Masyarakat yang berkumpul mendirikannya:

a. Koperasi pegawai negeri, yang anggota-anggotanya terdiri dari para pegawai negeri dalam suatu daerah kerja.
b. Koperasi di lingkungan Angkatan Bersenjata (PRIMKOPAD, PRIMKOPAL, PRIKOPARADA, PRIMKOPOL), yang merupakan wadah penampungan kegiatan-kegiatan kekaryaan anggota angkatan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota beserta keluarganya.
c. Koperasi wanita, koperasi guru, koperasi veteran, koperasi kaum pensiunan dan sebagainya, yang masing-masing berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi (hidup) para anggotanya dalam golongannya masing-masing.

Jenis Koperasi Berdasarkan Usahanya

Secara umum, usaha koperasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu koperasi produksi, koperasi konsumsi, dan koperasi simpan pinjam.

Koperasi Produksi

Koperasi produksi merupakan jenis koperasi yang terdiri atas orang-orang yang dapat memproduksi barang dengan tujuan untuk memperlancar dan meningkatkan hasil produksi mereka. Dengan kata lain, koperasi ini dijalankan dengan cara membuat barang, kemudian menjualnya bersama-sama.
Biasanya, para anggota koperasi produksi mempunyai suatu usaha. Melalui koperasi produksi, para anggota koperasi ini mendapatkan bantuan modal dan pemasaran.

Koperasi Konsumen

Koperasi konsumsi merupakan jenis koperasi yang menyediakan keperluan sehari-hari bagi para anggotanya, seperti kebutuhan perabot rumah tangga, bahan makanan, pakaian, dan sebagainya. Koperasi konsumsi menjalankan usahanya secara bersama-sama dalam bidang ekonomi.
Koperasi konsumsi dibentuk dengan tujuan untuk membantu, mendidik, dan melayani anggotanya demi kesejahteraan mereka. Dengan demikian, setiap anggotanya dapat membeli berbagai barang konsumsi berkualitas baik, namun dengan harga yang murah dan terjangkau.

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit merupakan jenis koperasi yang didirikan dengan maksud menolong para anggotanya dengan cara meminjamkan uang atau kredit. Pinjaman atau kredit yang diberikan kepada anggotanya ini disertai dengan bunga yang ringan. Uang yang dipinjamkan tersebut adalah untuk produktivitas atau kesehjateraan anggotanya.
Selain memberikan dana pinjaman, koperasi simpan pinjam juga menampung simpanan para anggotanya. Untuk para anggota yang menabung atau meninjam dana akan diberikan imbalan jasa. Besarnya jasa bagi mereka ditentukan melalui rapat anggota.

Koperasi Berdasarkan Keanggotaannya

Jenis koperasi berdasarkan keanggotaannya ada banyak sekali. Namun, berikut ini hanya akan menjelaskan tiga contoh dari pengelompokkan koperasi ini.

Koperasi Unit Desa (KUD)

Koperasi Unit Desa atau KUD merupakan jenis koperasi yang para anggotanya adalah masyarakat pedesaan. KUD dibentuk dengan menyatukan beberapa koperasi pertanian kecil dan banyak jumlahnya di pedesaan. KUD melakukan kegiatan atau aktivitas usaha ekonomi pedesaan, terutama bidang pertanian.
Oleh karena itu, aktivitas yang umum dilakukan KUD tidak jauh dari pertanian, seperti menyediakan pupuk, benih, alat pertanian, obat pemberantas hama tanaman, dan memberi penyuluhan teknis pertanian.

Koperasi Sekolah

Koperasi sekolah merupakan jenis koperasi yang anggotanya merupakan warga sekolah, yaitu guru, karyawan, dan para siswa. Koperasi jenis ini hanya berada di lingkungan sekolah saja. Koperasi sekolah diadakan dengan tujuan untuk memajukan kesejahteraan para anggotanya, juga masyarakat.
Koperasi sekolah memiliki kegiatan untuk menyediakan kebutuhan anggotanya, seperti alat tulis, buku tulis, buku pelajaran, makanan, dan sebagainya. Dengan adanya koperasi, para siswa, guru, dan seluruh staf sekolah dapat belajar cara belajar dan menghidupkan koperasi.

Koperasi Pedagang Pasar

Koperasi pedagang pasar merupakan jenis koperasi yang anggotanya terdiri atas para pedagang di pasar yang saling bekerja sama. Koperasi ini siap memberikan dukungan dan bimbingan yang memadai kepada para anggotanya. Bahkan, mereka siap untuk melatih disiplin para anggotanya agar mencicil pinjamannya dengan baik karena mereka sadar bahwa hanya dengan pengembalian yang baik akan terbuka kesempatan untuk anggota lainnya.

Share:

admin

Halo, perkenalkan saya merupakan owner dari Terbaru Online. Silahkan kontak kami untuk bekerjasama melalui website ini

Leave a Reply