Alat Senam Irama

alat senam irama

Alat Senam Irama

alat senam irama

Berikut adalah alat-alat yang digunakan dalam senam irama (jika diperlukan):

1. Pita

Dalam senam irama pita yang terbuat dari bahan lembut seperti satin digunakan, yang dilengkapi dengan tongkat plastik atau kayu dengan diameter 1 cm dan panjang 35 cm.

Pita itu sendiri memiliki panjang 5 meter (untuk anak-anak) dan 6 meter (untuk dewasa). Yang digunakan dengan memutar, mengayun, spiral dan banyak lainnya sebagai iringan gerakan atlet dengan senam ritmik. Hal yang sama berlaku jika pesenam memegang bola selama koreografi dan tidak boleh menjatuhkan tongkat.

2. Simpai

Simpai dengan diameter 51 hingga 90 cm dan berat minimum 300 gram. Simpai terbuat dari kayu atau plastik, memiliki warna alami atau dapat juga disesuaikan dengan kostum senam.

Dimainkan dengan melempar dan kemudian ditangkap lagi, dilempar, diputar dengan lengan, dada, leher dan pinggul dan banyak gerakan yang dilakukan oleh atlet.

3. Tali

Lalu ada tali, tali ini terbuat dari bahan yang halus dan nyaman dan bisa dipegang oleh pesenam, biasanya serat sintetis. Panjang tali disesuaikan dengan posisi tinggi atlet. Cara memainkannya dengan mengayunkan lingkaran, melompat, melempar, dll, dan atlet tidak boleh jatuh dari tali tersebut.

4. Bola

Bola ini terbuat dari karet atau plastik dengan berat bola 4000 gram. Dimainkan dengan melempar, memegang, atau menggulir sesuai variasi atau pada permukaan tubuh, dan bola tidak boleh jatuh ke lantai ketika atlet melakukan koreografi.

Unsur-unsur dalam Senam Irama

Berikut adalah unsur-unsur yang terdapat dalam senam irama:

1. Ketepatan

Senam irama membutuhkan penghitungan yang baik, karena atlet tidak hanya menghitung pola kecepatan dalam ruangan, tetapi tidak hanya hitungan detik ketika instrumen jatuh ketika mulai direkam ulang, tetapi juga harus selaras dengan musik yang menyertai kinerjanya.

2. Fleksibilitas

Fleksibilitas atau keluwesan merupakan gerakan menunjukkan kedalaman pelatihan yang telah diselesaikan oleh para atlet, karena fleksibilitas ini hanya dapat dicapai dengan berlatih koreografi yang disusun secara teratur.

Fleksibilitas ini juga berfungsi jika seorang atlet harus diimprovisasi kapan saja selama pertunjukan. Dalam konteks ini, fleksibel bukan hanya soal tubuh, tetapi juga soal reaksi spontan terhadap berbagai peristiwa.

3. Keseimbangan

Keseimbangan juga penting untuk koreografi gerakan. Keseimbangan yang baik tentu saja diperlukan untuk gerakan yang sulit, seperti membalikkan kaki saat menangkap bola.

4. Keterampilan

Salah satu yang dievaluasi dalam senam irama adalah kemampuan atau kreativitas atlet senam irama untuk menciptakan koreografi gerakan. Secara umum, senam dengan berbagai varian gerakan mendapat poin bagus, terutama jika atlet dapat membuat gerakan baru yang secara teknis sulit dan memiliki nilai keindahan.

5. Kekuatan

Kekuatan jelas merupakan dasar bagi seorang atlet yang melakukan senam irama. Tanpa kekuatan yang baik, jelas mustahil bagi atlet untuk melakukan gerakan yang sulit. Belum lagi gerakan sulit, bahkan gerakan cepat mungkin tidak bisa dilakukan untuk waktu yang lama.

6. Kelenturan

Kelenturan jelas merupakan tujuan dari senam irama, karena bagaimanapun, senam irama sangat ketat dengan nuansa akrobatik dan balet yang menekankan gerakan dan gerakan membungkuk, diikuti oleh lekuk tubuh dan persendian yang ekstrem.

7. Keindahan

Poin ini penting karena senam irama lahir dalam seni pertunjukan dan masih tetap menjadi elemen penting senam iram yang dapat menghasilkan keindahan dan kesehatan.

Aliran Senam Irama

Dari diskusi tentang sejarah senam ritmik, beberapa tokoh yang diberikan gagasan untuk membentuk dasar senam irama. Ketika digambarkan, aliran senam irama datang dari tiga ilmu yang berbeda, yaitu teater, musik dan tari.

Aliran teater senam irama diciptakan oleh Francois Delsarte (1811-1871). Sementara itu, Rudolf Bode (1881-1970) dimulai dengan kehadiran unsur-unsur musik dalam senam irama.

Akhirnya, aliran tarian senam irama sangat ketat dan warna indah karena dimulai oleh berbagai karakter seperti Peter Henry Ling dan Catharine Beecher.

Di era senam modern, banyak tokoh senam irama terus melakukan riset untuk memperbarui senam irama ini. Tokoh penting yang dipraktikkan dalam senam irama saat ini adalah Hinrich Medau yang melakukan berbagai perkembangan senam irama dan memeriahkan gagasan senam irama dengan alat yang dapat kita temukan dalam kompetisi senam irama saat ini.

Demikianlah artikel tentang Senam Irama ini jaga selalu kesehatan anda dengan melakukan senam, senam jenis apapun memiliki manfaatnya masing-masing, semoga bermanfaat terimakasih.


Baca Juga :