Kecocokan Jabatan

Kecocokan Jabatan

Kecocokan Jabatan

Untuk memprakirakan apakah kita akan cocok di jabatan tertentu, perlu ditinjau hal-hal sebagai berikut:

Ideal hidup sebagai pedoman dan pegangan pokok

misalnya seorang perawat akan berbahagia karena memang berideal melayani kebutuhan orang lain (berkeitan dengan nilai-nilai kehidupan).

Cita-cita dalam hal bekerja

yang merupakan perwujudan konkret dari ideal hidup, misalnya baik guru maupun perawat melayani kebutuhan orang lain, tetapi yang satu di bidang pendidikan dan yang lain di bidang perawatan kesehatan.

Minat terhadap pekerjaan tertentu

misalnya seorang modiste suka mengurusi pakaian wanita.(Butir b dan c sering terdapat bersama-sama).

Kemampuan otak dan / atau bakat khusus

misalnya seorang hakim harus sangat pandai; seorang sekretaris tata usaha tak perlu pandai sekali, tetapi harus terampil dan cekatan.

Sifat-sifat kepribadian

misalnya seorang pramugari harus sabar dan ramah, sedangkan seorang pengarang boleh saja bersifat pendiam.

Apakah dituntut persiapan khusus melalui studi di PT atau kursus, misalnya seorang guru harus mempunyai Akta mengajar, sedangkan modiste cukup ikut kursus.

Prospek masa depan

yaitu apakah suatu pekerjaan memberikan banyak kesempatan untuk maju dan berkembang atau hanya sedikit. Misalnya: ahli ekonomi prospeknya tidak begitu gemilang karena lulusan fakultas ekonomi sudah terlalu banyak (kecuali bila dia mempunyai kenalan atau saudara yang ikut mengorbitkannya).

Baca juga:

Bimbingan Karir tentang Bidang-Bidang Pekerjaan dan Jabatan

Bimbingan Karir tentang Bidang-Bidang Pekerjaan dan Jabatan

Bimbingan Karir tentang Bidang-Bidang Pekerjaan dan Jabatan

Pengelompokan macam-macam pekerjaan dan jabatan menurut bidangnya:

Teknik dan industri

misalnya: montir, masinis, penerbang, pemborong, arsitek, insiyur, ahli pertambangan, ahli tekstil, ahli kimia, dan ahli percetakan.

Niaga

misalnya: akuntan, penjaga toko, pengusaha angkutan, makelar, pembuat iklan, dan pengusaha asuransi.

Perkantoran

misalnya: sekretaris, penyusun statistik, kasir, programer komputer, dan resepsionis.

Pelayanan masyarakat/jasa

misalnya: apoteker, dokter, perawat, guru, hakim, jaksa, notaris, pramugari, kapster, petugas hotel, tentara, polisi, petugas pemerintahan, pekerja sosial, perencana mode, penari, pencipta lagu, bintang film, peragawati, pengarang, wartawan, penyiar rasio/ televisi, dan guide.

Pekerja di lapangan

(pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, arkeologi), misalnya: dokter hewan, ahli perairan, nelayan, ahli purbakala, dan botanis.

2. Atas dasar kesukaan seseorang dapat disebutkan sejumlah bidang pekerjaan dan jabatan menurut golongan minat, yaitu apakah orang lebih suka berurusan dengan orang, benda, atau ide/gagasan.

a. Berurusan dengan orang, misalnya: pramugari, perawat, dokter, wartawan, manajer, polwan, psikolog, psikiater, guru, pekerja sosial, resepsionis, pramuniaga toko, karyawati hotel, agen biro travel, dan konselor sekolah. Semua pekerjaan ini menuntut kemampuan untuk bergaul dengan orang secara luwes dan untuk bekerja sama dengan rekan-rekan sepekerjaan.

Baca juga: Teks Proklamasi

b. Berurusan dengan benda/barang, misalnya: insinyur, penata perpustakaan, karyawan bank, peneliti di laboratorium kimia atau fisika, asisten laboratorium rumah sakit, karyawan kantor pos, sekretaris, akuntan, arsitek, modiste, penata rambut, komponis, pelukis, dan ahli foto. Semua pekerjaan ini menuntut kemampuan untuk berkonsentrasi dan bekerja sendiri serta berpikir kreatif.

c. Berurusan dengan ide/gagasan, misalnya: pengarang, ahli ekonomi, pengacara, hakim, pegawai tinggi di departemen/lembaga tinggi negara, ahli penelitian, dan dosen di PT. Semua jabatan ini menuntut kemampuan untuk berpikir dalam, untuk bertahan menghadapi tantangan, dan untuk bertukar pikiran dengan rekan-rekan sepekerjaan.

Ciri ciri Ikan Gurame Layak jadi Indukan

Ciri ciri Ikan Gurame Layak jadi Indukan

Ciri ciri Ikan Gurame Layak jadi Indukan

Ada ciri-ciri ikan gurami (gurame) yang menandakan bahwa ikan gurami tersebut baik untuk indukan. Berikut adalah ciri-ciri induk ikan gurami yang berkualitas baik adalah:

  • Berumur antara 2-5 tahun.
  • Mempunyai pertumbuhan yang cepat.
  • Bentuk badan normal yaitu perbandingan panjang dan berat badan.
  • Ukuran kepala relatif kecil
  • Susunan sisik teratur, licin, berwarna cerah dan mengkilap serta tidak luka.
    Gerakannya lincah.
  • Bentuk bibir indah seperti pisang, bermulut kecil dan tidak berjanggut.
  • Ada beberapa ciri-ciri yang dapat digunakan untuk membedakan antara induk ikan gurami jantan dan betina.

Berikut adalah Cara Membedakan Induk Gurami Jantan dan Betina:

Ciri2 Gurame Betina

  • Dasar sirip dada terang gelap kehitaman.
  • Dagu putih kecoklatan.
  • Dahi meninjol.
  • Jika diletakkan pada tempat datar ekor hanya bergerak-gerak.
  • Jika perut distriping tidak mengeluarkan cairan.

Ciri2 Gurame Jantan

  • Dasar sirip dada terang keputihan.
  • Dagu kuning.
  • Dahi menonjol.
  • Jika diletakkan di tempat datar ekornya akan naik.
  • Jika perut distriping mengeluarkan cairan sperma berwarna putih.

Pemeliharaan Induk Gurami

Induk-induk terpilih (20-30 ekor untuk kolam seluas 10 m 2 ) disimpan dlm kolam penyimpanan induk. Beri makanan selama dlm penampungan. Untuk setiap induk dengan berat antara 2-3 kg diberi makanan daun-daunan sebanyak 1/3 kg setiap hari pada sore hari. Makanan tambahan berupa dedak halus yg diseduh air panas diberikan 2 kali seminggu dengan takaran 1/2 blekminyak tanah setiap kali pemberian.

Pembenihan

Bila proses pematangan gonada (kandung telur & sperma) di kolam penampungan sudah mencapai puncaknya, induk segera dimasukkan dlm kolam pemijahan. Adapun cara pemijjahan ikan gurame adalah sbg berikut:
Kolam dikeringkan terlebih dahulu selama 5 hari, perbaiki tanggul & dasar kolam.

Lakukan pengapuran & pemupukan. Pemupukan dasar dengan pupuk kandang dosis 7,5 kg/100 meter persegi & biarkan selama 3 hari.
Tanami dasar kolam dengan tanaman ganggang buntut anjng
Isikan air yg telah dicampur dengan pupuk buatan TSP sebantak 500 gram/100 meter persegi, biarkan selama 1 minggu kemudian isikan air hingga kedalaman 75 cm.

Untuk kolam seluas 100 meter persegi bisa disebar induk sebanyak 30 ekor betina & 10 ekor jantan. Setelah pemijahan berlangsung, 1-2 hari induk betina akan melepaskan telur-telurnya ke dlm sarang yang kemudian disemproti sperma oleh si jantan sehingga terjadi pembuahan sel telur. 20-30 hari kemudian, induk-induk yg terpelihara baik akan berpijah lagi & beberapa hari kemudian telur akan menetas.

Sumber: https://www.kebun.co.id/